Bale Bandung

Cucun A Syamsurijal Tekankan Seni Qasidah Harus Adaptif dengan Perkembangan Zaman dan Angkat Kearifan Lokal

×

Cucun A Syamsurijal Tekankan Seni Qasidah Harus Adaptif dengan Perkembangan Zaman dan Angkat Kearifan Lokal

Sebarkan artikel ini
Waka DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal saat pembukaan Festival Qasidah LASQI NJ se-Kab Bandung, di Gedung M Toha Soreang, Jumat (10/10/25).

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menekankan pentingnya negara untuk hadir dalam rangka menumbuhkembangkan seni qasidah. Terlebih qasidah saat ini sudah adaptif dengan perkembangan zaman.

Hal itu diungkapkan pimpinan DPR RI dari Fraksi PKB ini, saat menghadiri pelantikan DPD Lembaga Seni Qasidah Indonesia Nusantara Jaya (LASQI NJ) Kabupaten Bandung dan pembukaan Festival Qasidah se-Kabupaten Bandung dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional, di Gedung M Toha Soreang, Jumat 10 Oktober 2025.

“Kehadiran negara ini penting dalam menumbuhkembangkan seni qasidah, termasuk melalui institusi pendidikan dan untuk mengangkat kearifan lokal. Apalagi sekarang ada amanat dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan,” tandas Cucun.

Ia sendiri sebagai Waka DPR RI Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) membawahi Kementerian Kebudayaan, sehingga fungsi pengawasan legislasi pun berjalan sesuai amanat UU Pemajuan Kebudayaan.

Lebih dari itu pihaknya pun akan mendorong kebudayaan sebagai panglima pembangunan dan agen sosial yang mampu membangun karakter anak bangsa. Melalui media dakwah dan ruang berekspresi kreativitas masyarakat, kata Cucun, seni qasidah ini mampu menanamkan nilai-nilai moral, kemanusiaan dan kebangsaan bisa ditanamkan melalui syair-syair islami yang menyentuh hati.

“Jadi, saya juga hadir di sini untuk melihat qasidah yang adaptif dengan perkembangan zaman. Sekarang alat musik qasidah bukan lagi hanya rebana, tapi sudah dikolaborasi dengan alat-alat musik lainnya seperti organ dan kendang, sehingga orang lebih tertarik lagi untuk mendengarnya. Termasuk tampak ada pengurus dari generasi muda, padahal biasanya qasidah itu kan emak-emak,” ungkap Cucun.

Menurutnya, sebagai media dakwah qasidah mampu menggambarkan berbagai fenomena yang ada di lingkungan masyarakat, menyampaikan pesan moral dan pentingnya persatuan kesatuan dalam kehidupan berbangsa bernegara.

“Kami menyambut baik kehadiran DPD LASQI NJ Kabupaten Bandung, apalagi sudah terlihat adanya pengurus dari generasi muda. Siapkan saja LASQI NJ Jawa Barat untuk tampil menjadi juara umum di Festival Qasidah tingkat nasional, kita akan siapkan anggarannya dari Kementerian Kebudayaan untuk mengikuti setiap festival qasidah tingkat nasional,” ungkap Cucun.

Lebih jauh Cucun menuturkan, sejak jaman dulu syair biasa dikumandangkan oleh para muharrik atau pelopor penggerak kegiatan-kegiatan keagamaan, ulama dan seniman untuk menumpahkan isi hati ke dalam bentuk naskah syair yang sekaligus untuk menguatkan keimanan.

Dalam perkembangannya syair itu diimplementasikan dalam seni qasidah penuh makna yang menyampaikan pesan kehidupan tentang moral dan pentingnya persatuan kesatuan dalam kehidupan berbangsa bernegara.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

KATAPANG, Balebandung.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta kepala daerah tidak khawatir maupun beranggapan Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan menurun akibat kebijakan pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi masyarakat berpenghasilan rendah dalam Program 3 Juta Rumah. Menurut Mendagri, kebijakan tersebut justru akan menggerakkan sektor […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung,com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menegaskan komitmennya membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter melalui pemenuhan hak-hak anak sejak usia dini. Komitmen tersebut disampaikan saat Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Kabupaten Bandung di Kompleks Pemerintah Kabupaten Bandung, Soreang, Sabtu (25/7/2026). Peringatan HAN tahun ini berlangsung semarak dengan melibatkan sekitar 5.000 […]

Bale Bandung

KATAPANG, balebandung.com — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan Jawa Barat menjadi salah satu daerah prioritas Program 3 Juta Rumah. Hal itu ditandai dengan lonjakan kuota rumah subsidi melalu Skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang meningkat dari sekitar 6.000 unit tahun sebelumnya menjadi 46.000 unit pada tahun ini. “Peningkatan kuota rumah […]

Bale Bandung

balebandung.com – Majalaya dikenal sebagai salah satu kawasan industri tekstil terbesar di Kabupaten Bandung. Julukan sebagai “Kota Dolar” pernah melekat karena geliat ekonominya yang tumbuh pesat sejak dekade 1960-an. Di balik deretan pabrik dan aktivitas industri yang tak pernah berhenti, ternyata masih hidup satu warisan budaya yang usianya jauh lebih tua dari mesin-mesin produksi itu: […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, Balebandung.com – Tabuhan rebana berpadu kembali menggema di sejumlah kampung di Kecamatan Rancaekek. Masyarakat setempat lebih akrab menyebut kesenian ini sebagai teureubangan atau terbangan. Teureubangan merupakan salah satu kesenian tradisional Islam yang telah lama berkembang di berbagai daerah di Jawa Barat. Terbangan adalah kesenian tradisional yang memakai tabuhan rebana atau terbang, di mana irama […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Ketua DPRD Kabupaten Bandung Renie Rahayu Fauzi kembali menjadi perhatian publik. Berdasarkan data resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), total harta kekayaan yang dilaporkan mencapai Rp20.555.150.000. Laporan tersebut disampaikan kepada KPK pada 19 Maret 2025 untuk periode pelaporan tahun 2024. Berdasarkan dokumen LHKPN, harta kekayaan Ketua DPRD […]