Bale Bandung

Hari Pertama Kerja, Kang DS Sidak ke Bapenda dan BKAD: Stabilitas Fiskal Pemkab Bandung Tetap Terjaga

×

Hari Pertama Kerja, Kang DS Sidak ke Bapenda dan BKAD: Stabilitas Fiskal Pemkab Bandung Tetap Terjaga

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat sidak ke Bapenda hari pertama masuk kerja usai libur dan cuti bersama Idul Fitri, Rabu (25/3/26).

SOREANG, balebandung.com – Pemkab Bandung tengah berfokus untuk menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam rangka mengimbangi berkurangnya Transfer ke Daerah (TKD) yang sebesar Rp993 miliar. Berkurangnya TKD ini sangat berdampak terhadap postur APBD 2026.

Salah satu upaya dilakukan yaitu dengan optimalisasi pemanfaatan aset milik pemerintah daerah, selain yang bersumber dari pajak lainnya, termasuk dari Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Hal itu diungkapkan Bupati Bandung Dadang Supriatna seusai inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), pada hari pertama masuk kerja usai libur dan cuti bersama Idul Fitri 1 Syawal 1447 H, Rabu (25/3/2026).

Sidak Bupati Bandung ini didampingi Wakil Bupati Ali Syakieb dan Sekretaris Daerah Cakra Amiyana. Dalam sidak tersebut, bupati menerima paparan terkait capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga saat ini.

Bupati Bandung menyebut pajak dari sekor Opsen PKB dan BBNKB menjadi lima besar kontributor untuk PAD hingga mampu meningkatkan pendapatan cukup signifikan.

“Realisasi pajak dari Opsen PKB dan BBNKB hingga Maret 2026 ini sudah mencapai Rp197 miliar dari total pendapatan yang masuk ke Bank Bjb hingga saat ini yang sebesar Rp320 miliar. Kalau pajak dari opsen ini sudah bisa mencapai Rp300 miliar, maka kita sudah sepakat dari awal akan dialokasikan untuk infrastruktur seperti perbaikan dan pembangunan jalan,” kata bupati seusai sidak.

Opsen PKB-BBNKB ini telah mendukung upaya kemandirian fiskal daerah. Implementasi opsen terbukti meningkatkan realisasi PAD secara signifikan. Kebijakan ini memang diwajibkan untuk memperkuat APBD, guna mendukung pelayanan dan pembangunan infrastruktur di tingkat daerah.

Pada kesemaptan itu bupati yang akrab disapa Kang DS ini juga menyampaikan apresiasi kepada para wajib pajak yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui kepatuhan membayar pajak dan retribusi.

“Saya berharap Bapenda terus melakukan optimalisasi dan memaksimalkan peningkatan pendapatan daerah demi keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Bandung,” ucapnya.

Upaya kedua, imbuh Kang DS, yaitu dengan mengoptimalkan aset milik pemda untuk bisa dijadikan salah satu sumber PAD. Oleh karena itu Kang DS berharap agar seluruh aset Pemkab Bandung segera disertifikasi untuk bisa dioptimalkan fungsinya menjadi salah satu sumber PAD.

Kang DS menyebut saat ini tercatat ada 2.530 bidang aset miliki Pemkab Bandung di atas lahan 193 hektare yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten Bandung maupun di luar wilayah Kabupaten Bandung, seperti lahan di Kecamatan Arcamanik Kota Bandung.

“Kalau aset pemda ini sudah tersertifikasi dengan baik lengkap dengan titik kordinat dan eviden foto-foto lokasinya, maka kita bisa tawarkan kepada pihak ketiga melalui DPMPTSP untuk berinvestasi di atas lahan yang menjadi aset pemda, dalam rangka peningkatan pendapatan dan mengimbangi pengurangan TKD Rp933 miliar,” ungkap bupati.

Lahan yang ditawarkan kepada pihak ketiga itu menurutnya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan investasi perkebunan maupun pertanian dalam rangka ketahanan pangan.

Pada kesempatan itu Bupati Kang DS juga menyoroti soal lahan milik Pemkab Bandung di Arcamanik Kota Bandung yang dikelola Pprov Jabar dengan Hak Pakai. Berdasarkan informasi, luas tanah aset Pemkab Bandung di kawasan Arcamanik yang awalnya tercatat sekitar 100 hektare.

“Saya akan menanyakan kepada Pemprov Jawa Barat terkait status tanah seluas 67,5 hektare milik Pemkab Bandung. Saya ingin mengetahui progres kompensasinya kepada Pemkab Bandung sudah seperti apa, saya ingin minta dokumen dan kejelasannya,” tegas Bupati Bandung.

Sementara itu Kepala Bapenda Kabupaten Bandung Erwan Kusuma Hermawan mengakui pajak PKB dan BBNKB termasuk lima besar kontributor PAD. Menurut Erwan, kobtributor pajak terbesar Kabupaten Bandung bersumber dari sektor pajak daerah.

“Kalau diurutkan dari target pajak, yang besar pertama bersumber dari pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Kedua, dari pajak listrik, ketiga PKB, keempat PBB dan kelima BBNKB,” urai Erwan.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmennya memperkuat program Bisyarah Guru Ngaji sebagai bagian dari upaya membentuk generasi muda yang berkarakter dan berakhlakul karimah. Hal itu disampaikan KDS saat menghadiri Bimbingan Teknis (BIMTEK) Persatuan Guru Ngaji Indonesia (PGNI) Kabupaten Bandung, Senin (10/8/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti sekitar 200 peserta […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bandung meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) Pemerintah Kabupaten Bandung sebagai bagian dari upaya memperkuat digitalisasi transaksi belanja daerah sekaligus meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Peluncuran KKI dilakukan Bupati Bandung Dadang Supriatna di Grand Sunshine Soreang, Senin (10/8/2026). Peluncuran ini menjadi bagian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung untuk menindak tegas tenaga kesehatan (nakes) yang diduga melakukan perundungan atau bullying terhadap pasien melalui media sosial. Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menyatakan kecewa dan prihatin atas perilaku tersebut, terlebih terjadi sebelum pasien yang bersangkutan meninggal dunia. KDS pun meminta Badan Kepegawaian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bandung Bedas Run 2026 makin menunjukkan potensinya sebagai penggerak sport tourism di Kabupaten Bandung. Hingga Sabtu (8/8/2026), sebanyak 3.242 peserta telah mendaftar dan sekitar 20 persen di antaranya berasal dari luar Jawa Barat. Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan tingginya peserta dari luar daerah menunjukkan Bandung Bedas Run yang bakal digelar 6 September […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Dandim 0624 Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah mengimbau masyarakat menghindari aktivitas di luar rumah pada malam hari jika tidak memiliki keperluan yang penting. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Kabupaten Bandung. “Kalau tidak ada kepentingan yang terlalu penting, kalau bisa dihindari untuk keluar malam. […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M.A. Hailuki menilai Operasi Berkala Besar yang digelar aparat gabungan TNI-Polri bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) merupakan bentuk responsivitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di tengah maraknya aksi begal. “Operasi Berkala Besar yang dilaksanakan semalam adalah wujud responsivitas aparat keamanan bersama Forkopimda untuk […]