Bale Jabar

Perbaiki Kesemrawutan Data Kemiskinan

×

Perbaiki Kesemrawutan Data Kemiskinan

Sebarkan artikel ini
BB-LEDIA HANIFA2
Anggota Komisi VIII DPR RI Ledia Hanifa Amaliah. by ist

BANDUNG – Penanganan kemiskinan akan sulit terwujud bila data kemiskinan masih semrawut. Hal ini diungkapkan anggota Komisi VIII DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah dari Dapil Jabar I (Kota Bandung, Kota Cimahi).

“Ketika melakukan kunjungan kerja, saya banyak menerima curhat baik dari warga maupun ketua RT, RW dan lurah. Dalam kunker Agustus lalu saja di sekitar 40 wilayah kunker saya dapati curhat ini. Rata-rata mengeluhkan penerimaan bantuan yang tidak tepat sasaran,” kata Ledia dalam rilisnya, Senin (5/9/16).

Di antara curhatan yang dicatat Ledia terdapat keluhan soal warga miskin yang seharusnya mendapatkan berbagai program bantuan seperti PKH (Program Keluarga Harapan), KUBe (Kelompok Usaha Bersama), BSM (Bantuan Siswa Miskin) bahkan PBI JK (Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan) tetapi tidak dapat. Sementara banyak warga tidak miskin, warga yang sudah pindah, bahkan warga yang sudah meninggal dunia justru terdata sebagai penerima program bantuan.

“Warga yang sudah meninggal dunia dapat kartu KIS (Kartu Indonesia Sehat), ada pula anak SMA yang dapat kartu KIP (Kartu Indonesia Pintar) SD, dan warga yang sudah menikah dapat kartu KIP, yang akibatnya terjadi keresahan dan komplain warga baik ke ketua RT, RW atau lurah,” ungkapnya.

Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera ini sangat prihatin mengingat kesemrawutan ini salah satunya bermula dari proses validasi dan verifikasi data yang tidak termenej dengan baik. Ledia juga membeberkan bahwa data kemiskinan saat ini berbasis pada data tahun 2011, yang artinya sangat besar sudah terjadi perubahan di tengah masyarakat. Sementara Undang-undang Penanganan Fakir Miskin No 13/2011 yang mengamanahkan validasi data setiap 2 tahun belum terlaksana dengan baik.

“Kita ingat bagaimana upaya validasi data tahun 2015 sempat digesa di bulan Oktober untuk terselesaikan pada Desember. Padahal mencakup puluhan juta sasaran validasi dan verifikasi secara nasional, akhirnya tidak tercapai sehingga ujung-ujungnya data kemiskinan masih mengacu pada data 2011.”

Karena itu Ledia mengingatkan pemerintah agar rencana validasi dan verifikasi pada 2017 tidak mengulang kesemrawutan serupa. Termasuk laporan yang menyatakan bahwa dari 1,7 juta data yang sudah terhapus dari masterfile PBI JK ternyata baru terganti sekitar 850 ribuan nama.

“Pada 2017 akan ada lagi verifikasi dan validasi data penerima bantuan iuran jaminan kesehatan dengan target 94,4 juta jiwa serta verifikasi dan validasi data 50 juta PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial). Untuk itu saya meminta pemerintah bersiap sejak sekarang dan sekaligus mensosialisasikan mekanisme penggantian atau perubahan data secara meluas. Begitu pula para kepala desa, ketua RT, RW, lurah harus menjadi mitra untuk perubahan data penduduk miskin ini sehingga ke depan tidak ada lagi penerima bantuan yang tidak tepat sasaran,” tegasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

JATINANGOR, balebandung.com — Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tidak cukup hanya menguasai teori pemerintahan. Mereka dituntut menjadi birokrat yang mampu melahirkan kebijakan berbasis ilmu pengetahuan sekaligus menjunjung tinggi integritas dalam melayani masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Tito saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda IPDN Tahun Akademik 2025/2026 di Gedung […]

Bale Jabar

JATINANGOR, balebandung.com — Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa upaya mencegah korupsi di daerah pada akhirnya bergantung pada integritas masing-masing kepala daerah. Menurutnya, sebaik apa pun sistem pengawasan dan pembinaan yang dibangun pemerintah, penyimpangan tetap bisa terjadi apabila integritas penyelenggara pemerintahan lemah. Hal itu disampaikan Tito Karnavian saat doorstop usai Wisuda Institut Pemerintahan Dalam […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Festival Al Jabbar tengah disiapkan menjadi agenda tahunan berskala nasional bahkan internasional yang akan digelar di kawasan Masjid Raya Al Jabbar, Kota Bandung. Rencananya, festival berlangsung selama satu bulan, mulai pekan kedua Oktober hingga pekan kedua November 2026. Festival ini merupakan tindak lanjut dari penyelenggaraan Festival Al Mumtaz yang sebelumnya telah digelar […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Puluhan wartawan mendatangi Mapolda Jawa Barat, Jumat (24/7/2026), dengan satu tuntutan yang tidak bisa ditawar: Polri harus menuntaskan proses hukum terhadap Hotman Paris Hutapea dan tidak boleh menghentikan perkara dengan alasan apa pun. Aksi yang dipimpin Taufik M itu menjadi simbol perlawanan terhadap pernyataan yang dinilai telah merendahkan martabat profesi wartawan. Bagi […]

Bale Jabar

TASIKMALAYA, Balebandung.com – Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih terus mendorong lahirnya generasi emas Indonesia yang berkarakter sekaligus memperkuat profesionalisme prajurit TNI AD. Komitmen tersebut ditegaskan saat melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kodim 0612/Tasikmalaya, Kamis (23/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, Pangdam menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional di Gedung Islamic Center Kabupaten Tasikmalaya sebelum melanjutkan agenda dengan memberikan […]

Bale Jabar

TANGERANG, balebandung.com – Lembaga Seni Budaya dan Peradaban Islam (LSBPI) MUI Jawa Barat dipercaya menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) LSBPI MUI berikutnya. Keputusan tersebut menjadi salah satu hasil penting Rakornas LSBPI MUI Tahun 2026 yang digelar di Pondok Modern Daar El Qolam, Kabupaten Tangerang, Banten, 18–19 Juli 2026. Penunjukan tersebut merupakan bentuk kepercayaan […]