Bale Bandung

Jawa Barat Jadi Prioritas Nasional, Kuota Rumah Subsidi Melonjak Jadi 46 Ribu Unit

×

Jawa Barat Jadi Prioritas Nasional, Kuota Rumah Subsidi Melonjak Jadi 46 Ribu Unit

Sebarkan artikel ini
Kunjungan Kerja Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman di Desa Cilampeni Kecamatan Katapang Kabupaten Bandung, Minggu (25/7/26).

KATAPANG, balebandung.com — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan Jawa Barat menjadi salah satu daerah prioritas Program 3 Juta Rumah. Hal itu ditandai dengan lonjakan kuota rumah subsidi melalu Skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang meningkat dari sekitar 6.000 unit tahun sebelumnya menjadi 46.000 unit pada tahun ini.

“Peningkatan kuota rumah subsidi di Jawa Barat tinggi sekali, sekarang menjadi 46 ribu unit,” kata Menteri PKP saat kunjungan kerja di Desa Cilampeni, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Minggu (26/7/2026).

Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan dan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Manteri Maruarar yang akrab disapa Bang Ara ini mengatakan pemerintah tidak hanya memperbanyak pembangunan rumah, tetapi juga memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah agar lebih mudah memiliki rumah layak huni.

Menurutnya, pemerintah telah membangun sinergi dengan Kementerian ATR/BPN sehingga penerima BSPS maupun masyarakat berpenghasilan rendah dapat memperoleh sertifikat tanah secara gratis.

“Kami juga ingin ekonomi keluarganya ikut tumbuh melalui akses KUR Perumahan,” ujarnya. Ia pun menjelaskan masyarakat kini bisa memperoleh KUR hingga Rp100 juta tanpa agunan dengan bunga hanya 0,5 persen.

Selain itu, pemerintah juga menurunkan bunga pinjaman Permodalan Nasional Madani (PNM) dari sekitar 20 persen menjadi 8 persen sebagai bagian dari kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ekonomi masyarakat kecil.

Untuk sektor perumahan, pemerintah terus memperluas pembangunan rumah subsidi, baik rumah tapak (berdiri sendiri) maupun rumah susun.

Bang Ara menyebut pembangunan rumah susun di Kiaracondong Kota Bandung pun akan dimulai tahun ini dengan target sekitar 1.000 unit.

Sementara itu, masyarakat yang membeli rumah subsidi mendapat berbagai kemudahan berupa Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) gratis, uang muka hanya 1 persen yang sudah termasuk asuransi, serta bunga kredit sekitar 5 persen.

Ia mengungkapkan capaian penyaluran rumah subsidi melalui skema FLPP tahun lalu menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

“Tahun lalu mencapai 278 ribu unit dalam satu tahun. Sebelumnya rekor tertinggi hanya sekitar 229 ribu unit pada 2023,” ujarnya.

Menteri PKP menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah, mulai dari gubernur, bupati, wali kota hingga jajaran Kementerian Dalam Negeri yang mendorong lahirnya berbagai regulasi daerah untuk mempercepat pembangunan perumahan.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada anggota DPR RI Rajiv yang dinilai memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui Program BSPS secara tepat sasaran.

“Yang dibantu memang masyarakat yang membutuhkan dan rumahnya memang tidak layak huni. Tambahan bantuan Rp20 juta per rumah tentu sangat membantu,” katanya.

Maruarar juga mengumumkan kebijakan baru untuk mempercepat penyaluran BSPS. Jika sebelumnya syarat utama penerima harus memiliki bukti kepemilikan tanah, kini masyarakat yang menguasai atau menempati lahan juga dapat memperoleh bantuan cukup dengan surat keterangan dari kepala desa atau lurah.

“Kita harus mempermudah rakyat. Dasarnya sekarang bukan hanya kepemilikan, tetapi juga penguasaan atau penempatan yang dibuktikan dengan surat dari kepala desa atau lurah,” ujarnya.

Menurut Bang Ara, perubahan aturan tersebut telah dikoordinasikan dengan berbagai kementerian, termasuk Menteri ATR/BPN, Menteri Dalam Negeri, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Kementerian Hukum agar memiliki dasar hukum yang kuat.

Terkait besaran bantuan BSPS yang saat ini masih Rp20 juta per unit, Maruarar mengakui pemerintah bersama DPR tengah membahas kemungkinan kenaikan nilai bantuan tersebut. “Wacananya sudah ada. Nanti akan kami bahas bersama DPR,” katanya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

KATAPANG, Balebandung.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta kepala daerah tidak khawatir maupun beranggapan Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan menurun akibat kebijakan pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi masyarakat berpenghasilan rendah dalam Program 3 Juta Rumah. Menurut Mendagri, kebijakan tersebut justru akan menggerakkan sektor […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung,com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menegaskan komitmennya membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter melalui pemenuhan hak-hak anak sejak usia dini. Komitmen tersebut disampaikan saat Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Kabupaten Bandung di Kompleks Pemerintah Kabupaten Bandung, Soreang, Sabtu (25/7/2026). Peringatan HAN tahun ini berlangsung semarak dengan melibatkan sekitar 5.000 […]

Bale Bandung

balebandung.com – Majalaya dikenal sebagai salah satu kawasan industri tekstil terbesar di Kabupaten Bandung. Julukan sebagai “Kota Dolar” pernah melekat karena geliat ekonominya yang tumbuh pesat sejak dekade 1960-an. Di balik deretan pabrik dan aktivitas industri yang tak pernah berhenti, ternyata masih hidup satu warisan budaya yang usianya jauh lebih tua dari mesin-mesin produksi itu: […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, Balebandung.com – Tabuhan rebana berpadu kembali menggema di sejumlah kampung di Kecamatan Rancaekek. Masyarakat setempat lebih akrab menyebut kesenian ini sebagai teureubangan atau terbangan. Teureubangan merupakan salah satu kesenian tradisional Islam yang telah lama berkembang di berbagai daerah di Jawa Barat. Terbangan adalah kesenian tradisional yang memakai tabuhan rebana atau terbang, di mana irama […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Ketua DPRD Kabupaten Bandung Renie Rahayu Fauzi kembali menjadi perhatian publik. Berdasarkan data resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), total harta kekayaan yang dilaporkan mencapai Rp20.555.150.000. Laporan tersebut disampaikan kepada KPK pada 19 Maret 2025 untuk periode pelaporan tahun 2024. Berdasarkan dokumen LHKPN, harta kekayaan Ketua DPRD […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali memberikan kuliah umum kepada Perwira Siswa (Pasis) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad), di Kompleks Seskoad Kota Bandung, Rabu (22/7/2026). Kehadiran SBY menjadi bagian dari pembekalan kepemimpinan strategis bagi para calon pemimpin TNI AD dalam menghadapi dinamika geopolitik dan tantangan pertahanan yang terus […]