Bale Bandung

Bandung Bedas Run 2026 Diikuti 4.737 Peserta, KDS: Junjung Tinggi Sportivitas

×

Bandung Bedas Run 2026 Diikuti 4.737 Peserta, KDS: Junjung Tinggi Sportivitas

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatna menyerahkan hadiah kepada pemenang Bandung Bedas Run 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (6/9/26).

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Sebanyak 4.737 peserta ambil bagian dalam Bandung Bedas Run 2026 yang digelar di kawasan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (6/9/2026).

Peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan sejumlah warga negara asing. Mereka turun dalam dua kategori lomba, yakni 5 kilometer (5K) dan 10 kilometer (10K).

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan tingginya partisipasi peserta menjadi salah satu indikator semakin besarnya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan olahraga yang digelar di Kabupaten Bandung.

“Semoga dalam Bandung Bedas Run yang kedua tahun 2026 ini kita semua senantiasa diberikan kesehatan dan bisa berjalan lancar,” ujar Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) saat membuka kegiatan.

Menurut KDS, Bandung Bedas Run bukan sekadar kompetisi untuk mengejar garis finis. Ia meminta seluruh peserta menjaga sportivitas dan keselamatan selama mengikuti lomba.

“Tidak berlama-lama, junjung tinggi sportivitas. Selamat mengikuti, hati-hati, tetap sportivitas terjaga, sehat selalu,” katanya.

Pada pelaksanaan tahun kedua ini, Bandung Bedas Run juga menghadirkan hadiah utama yang menjadi daya tarik bagi peserta. Pemerintah Kabupaten Bandung menyiapkan dua paket umrah, yang diperuntukkan bagi peserta yang beruntung.

KDS mengatakan hadiah tersebut sepenuhnya merupakan rezeki peserta yang mendapatkannya.

“Siapapun nanti pemenangnya, insya Allah nanti ada doorprize umrah. Untuk peserta 4.700 orang, mudah-mudahan siapapun yang mendapatkan itu sudah rezekinya,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bandung beserta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Bandung Bedas Run 2026.

“Terima kasih kepada Ketua KORMI Kabupaten Bandung beserta seluruh jajaran yang sudah mengadakan kegiatan ini yang sangat luar biasa,” kata KDS.

Ketua KORMI Kabupaten Bandung Emma Dety Permanawati mengatakan Bandung Bedas Run 2026 digelar dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43.

Dari total 4.737 peserta, sebanyak 3.612 peserta mengikuti kategori 5K, sedangkan 1.125 peserta mengikuti kategori 10K.

Peserta tidak hanya berasal dari Jawa Barat, tetapi juga datang dari berbagai daerah. Tercatat peserta berasal dari 22 provinsi, serta terdapat 11 warga negara asing yang ikut ambil bagian.

“Bandung Bedas Run kedua ini dalam rangka merayakan Hari Olahraga Nasional ke-43,” ujar Emma.

Ia berharap Bandung Bedas Run dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk bergerak, berkarya dan berprestasi sekaligus mendorong budaya olahraga di Kabupaten Bandung.

Emma juga mengajak peserta menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum untuk membangun kebiasaan hidup aktif.

“Mari kita mulai acara ini dengan penuh semangat. Selamat berlari, junjung tinggi sportivitas,” katanya.

Bupati KDS pun secara resmi membuka Bandung Bedas Run 2026 dengan mengibarkan tanda dimulainya perlombaan.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Bandung Bedas Run kedua tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” ucap KDS.***

***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong pemenuhan kebutuhan penerangan jalan umum (PJU) melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), menyusul keterbatasan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), terutama setelah adanya pengurangan Transfer ke Daerah (TKD). Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Hilman Kadar mengatakan, berdasarkan survei dan data panjang jalan dari Dinas […]

Bale Bandung

DAYEUHKOLOT, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna atau KDS menegaskan pentingnya integritas, kapasitas, dan pemahaman terhadap aturan bagi kepala desa dalam mengelola pemerintahan dan keuangan desa. Menurut KDS, besarnya anggaran yang dikelola pemerintah desa harus diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. Hal tersebut penting agar anggaran desa benar-benar memberikan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 963/B/O/2026 Telkom University (Tel-U) secara resmi membuka Fakultas Kedokteran (FK Tel-U) sebagai langkah strategis dalam menjawab kebutuhan layanan kesehatan nasional yang terus berkembang. Bertempat di Gedung N kampus Tel-U Bandung, pada Selasa (1/9/2026), peresmian ini menandai era baru pendidikan kedokteran di Indonesia […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat mengecam keras aksi seorang oknum yang mengaku wartawan dan mengamuk di SDN 2 Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Ketua PWI Jawa Barat Terpilih Tantan Sulthon Bukhawan menegaskan, tindakan tersebut tidak mencerminkan perilaku seorang wartawan dan telah mencederai marwah profesi kewartawanan. “PWI Jawa Barat mengecam keras tindakan oknum yang […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menyatakan dukungan Pemerintah Kabupaten Bandung terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prakarsa DPRD tentang pencegahan pembuatan, penyebarluasan dan penggunaan pornografi serta penanganan terhadap anak yang menjadi korban pornografi. Menurut Dadang, regulasi tersebut memiliki arti penting di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin terbuka. Kondisi tersebut menghadirkan tantangan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna atau yang akrab disapa KDS mendorong seluruh sumber daya manusia (SDM) kesehatan di Kabupaten Bandung tidak hanya meningkatkan kompetensi medis, tetapi juga memperkuat kemampuan komunikasi, empati, sikap, dan etika dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurut KDS, kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis tenaga kesehatan. Sikap […]