Bale Bandung

Ekonomi Kreatif Kab Bandung Terbentur Branding

×

Ekonomi Kreatif Kab Bandung Terbentur Branding

Sebarkan artikel ini
Assisten Deputi Peningkatan Daya Saing Ekonomi Kawasan Kemenko Perek, Dr. Ir. Hamdan, MM., saat Rapat Pembahasan Pengembangan Ekonomi Kreatif di Ruang Rapat Sekda Kab Bandung, Kamis (6/4). by Humas Pemkab Bandung
Assisten Deputi Peningkatan Daya Saing Ekonomi Kawasan Kemenko Perek, Dr. Ir. Hamdan, MM., saat Rapat Pembahasan Pengembangan Ekonomi Kreatif di Ruang Rapat Sekda Kab Bandung, Kamis (6/4). by Humas Pemkab Bandung

SOREANG – Terkait ekonomi kreatif, rata-rata pengusaha di Kabupaten Bandung hanya memproduksi, tetapi tidak mempunyai branding. Padahal potensi dan kualitasnya sangat baik, tidak kalah dengan produk-produk asing atau produk di luar Kabupaten Bandung.

Selain itu, beberapa pengusaha yang berhasil rata-rata tidak menularkan kepada rekan-rekannya sesama pengusaha. “Seharusnya mereka yang berhasil, membagikan kiat-kiat sukses kepada pengusaha lain sebagai bahan pembelajaran,” kata Assisten Ekjah Kabupaten Bandung, H. Marlan, S.Ip., M.Si saat Rapat Pengembangan Ekonomi Kreatif di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Kamis (6/4/17).

Dari 14 sub sektor, lanjut Marlan, baru 6 sub sektor yang sudah maksimal di Kabupaten Bandung. Dalam artian sudah ada komunitasnya yaitu desain, kerajinan, kuliner, seni pertunjukan, musik dan fashion. Sementara periklanan, arsitektur, film dan video meski sudah ada komunitasnya, namun sifatnya masih sporadis.

Diakui Marlan, dalam ekonomi kreatif ini Pemkab Bandung belum maksimal. Namun diharapkan komunitas-komunitas lain terbentuk dan bermunculan. Pemkab Bandung sedang berupaya mendorong salah satunya dengan membentuk klinik kreatif yaitu adanya rencana memanfaatkan salah satu ruangan di Gedong Budaya Sabilulungan agar nantinya komunitas-komunitas baru dari sub sektor lain bisa terbentuk.

Sebagaimana halnya kampung topi dan kampung jeans, bagaimana Pemkab Bandung berupaya meningkatkan para pengrajin agar bisa mengekspor produknya, salah satunya dengan mengikutsertakan produknya dalam pameran-pameran.

“Selama ini kreatifnya ada di Kabupaten Bandung itu, namun pasarnya di Kota Bandung. Untuk itu dengan adanya pendampingan dari Kementerian Kordinasi Perekonomian ini nantinya para kreatif di Kabupaten Bandung bisa memasarkan produknya di Kabupaten Bandung,” ungkap Marlan.

Assisten Deputi Peningkatan Daya Saing Ekonomi Kawasan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Dr. Ir. Hamdan, MM.,mengungkapkan, Indonesia merupakan negara peringkat keenam dengan distribusi kekayaan terburuk, kurang lebih 1% individu terkaya menguasai 49% kekayaan nasional.

Kemudian kesenjangan antara desa dengan kota terus meningkat dan sulitnya pemberantasan kemiskinan. Ini merupakan tantangan bagi pemerintah untuk memprioritaskan pemerataan ekonomi yang berkeadilan,baik antar wilayah maupun antar kelompok masyarakat.

“Salah satu tindak kebijakannya yaitu dengan menyusun rencana nasional untuk mengurangi ketimpangan antara daerah perkotaan dan pedesaan,” sebut Hamdan.

Landasan kebijakan dalam menyusun kegiatan Peningkatan Daya Saing Ekonomi Kawasan (PDSEK) ini yaitu UU No 3 tahun 2014 tentang Perindustrian pasal 36 yang menyebutkan perlunya pengembangan dan pemanfaatan tekhnologi industri, serta pasal 43 yang menyebutkan perlunya pengembangan dan pemanfaatan kreatifitas dan inovasi.

“Kami bergerak dalam penerapan teknologi dan inovasi untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing. Sedangkan model pendekatan yang dilakukan dalam pelaksanaan PDSEK ini yaitu industri, kreativitas, inovasi dan teknologi, serta pengembangan ekonomi lokal,” pungkas Hamdan.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmennya memperkuat program Bisyarah Guru Ngaji sebagai bagian dari upaya membentuk generasi muda yang berkarakter dan berakhlakul karimah. Hal itu disampaikan KDS saat menghadiri Bimbingan Teknis (BIMTEK) Persatuan Guru Ngaji Indonesia (PGNI) Kabupaten Bandung, Senin (10/8/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti sekitar 200 peserta […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bandung meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) Pemerintah Kabupaten Bandung sebagai bagian dari upaya memperkuat digitalisasi transaksi belanja daerah sekaligus meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Peluncuran KKI dilakukan Bupati Bandung Dadang Supriatna di Grand Sunshine Soreang, Senin (10/8/2026). Peluncuran ini menjadi bagian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung untuk menindak tegas tenaga kesehatan (nakes) yang diduga melakukan perundungan atau bullying terhadap pasien melalui media sosial. Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menyatakan kecewa dan prihatin atas perilaku tersebut, terlebih terjadi sebelum pasien yang bersangkutan meninggal dunia. KDS pun meminta Badan Kepegawaian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bandung Bedas Run 2026 makin menunjukkan potensinya sebagai penggerak sport tourism di Kabupaten Bandung. Hingga Sabtu (8/8/2026), sebanyak 3.242 peserta telah mendaftar dan sekitar 20 persen di antaranya berasal dari luar Jawa Barat. Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan tingginya peserta dari luar daerah menunjukkan Bandung Bedas Run yang bakal digelar 6 September […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Dandim 0624 Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah mengimbau masyarakat menghindari aktivitas di luar rumah pada malam hari jika tidak memiliki keperluan yang penting. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Kabupaten Bandung. “Kalau tidak ada kepentingan yang terlalu penting, kalau bisa dihindari untuk keluar malam. […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M.A. Hailuki menilai Operasi Berkala Besar yang digelar aparat gabungan TNI-Polri bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) merupakan bentuk responsivitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di tengah maraknya aksi begal. “Operasi Berkala Besar yang dilaksanakan semalam adalah wujud responsivitas aparat keamanan bersama Forkopimda untuk […]