Bale Jabar

Hari Pahlawan, Aher Ajak Generasi Muda Berprestasi

×

Hari Pahlawan, Aher Ajak Generasi Muda Berprestasi

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan Wagub Jabar Deddy Mizwar, serta unsur FKPD Jabar berziarah dan tabur bunga di TMP Cikutra Kota Bandung. by Yan Humas Pemprov Jabar
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan Wagub Jabar Deddy Mizwar, serta unsur FKPD Jabar berziarah dan tabur bunga di TMP Cikutra Kota Bandung. by Yan Humas Pemprov Jabar

GESAT – Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November bisa jadi momentum kita sebagai bangsa untuk meraih kemajuan atau prestasi. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menekankan jika di masa lalu para pahlawan berjuang untuk merebut kemerdekaan, saat ini masyarakat khususnya generasi muda diharapkan memiliki semangat dan berkorban untuk meraih prestasi. Prestasi ini wujud atau aktualisasi jiwa kepahlawanan baik untuk diri sendiri, keluarga, bangsa, dan negara.

“Jika para pahlawan berkorban jiwa, tenaga, pikiran untuk kemerdekaan dan untuk mempertahankan bangsa ini, maka mari kita berkorban untuk prestasi yang sama dalam bentuk yang lain,” seru Aher usai jadi Inspektur Upacara Hari Pahlawan Tingkat Provinsi Jawa Barat di Gedung Sate, Jumat (10/11/17).

“Prestasi untuk menghadirkan kemakmuran dan kesejahteraan bagi bangsa ini, serta persatuan dan kebhinekaan yang terus kita pelihara untuk kebersamaan,” tambahnya.

Hari Pahlawan juga jadi momentum yang tepat bagi kita sebagai anak negeri, untuk memberikan apresiasi kepada para pahlawan. Untuk itu, usai upacara Aher bersama Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, serta unsur Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (FKPD) Jawa Barat melakuKan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra Kota Bandung.

Pada kesempatan tersebut, Aher dan Demiz menabur bunga di makam perintis kemerdekaan, yaitu Abdoel Moeis. Selain itu, mereka juga menabur bunga di makam tokoh nasional Dr. Setiabudi, mantan Duta Besar Saudi Arabia H. Aang Kunaefi, serta pahlawan Letjen TNI Dr. (HC) H. Mashudi, Purn. Asops Hankam Letjen TNI Mohamad Hanif, Purn. Kasum ABRI Mabes TNI Letjen TNI R. H. Himawan Sutanto, S.Sos., M.M., M.Hum, juga mantan Gubernur Jawa Barat periode 1985-1990/1990-1993 dan mantan Menteri Dalam Negeri RI (1993-1998).

Selain itu, Pemprov Jabar juga setiap tahun selalu mengajukan tokoh-tokoh dari Jawa Barat agar ditetapkan pemerintah pusat menjadi Pahlawan Nasional. Aher mengatakan pihaknya sudah mengajukan nama seperti KH. Ahmad Sanusi, Ali Sadikin, Lasminingrat, Inggid Garnasih, dan lainnya agar menjadi Pahlawan Nasional.

“Insyaallah kita ke depan terus berusaha mengajukan kembali mereka dan mengajukan nama-nama baru tentu saja sebagai Pahlawan Nasional mewakili masyarakat Jawa Barat,” ucapnya.

Hari Pahlawan tahun ini, pemerintah melalui Kementerian Sosial RI mengambil Tema: “Perkokoh Persatuan Membangun Negeri”. Sebagai bangsa yang telah meraih kemerdekaan, tema tersebut memiliki pesan fundamental bahwa setelah kemerdekaan diraih, maka tahapan selanjutnya kita harus bersatu terlebih dahulu untuk bisa memasuki tahapan bernegara selanjutnya, yakni berdaulat, adil dan makmur. Hal tersebut merupakan ikhtiar dalam meneruskan perjuangan para pahlawan bangsa yang telah gugur.

Menurut Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, dalam sambutannya di Hari Pahlawan ini mengatakan, berbagai sejarah kepahlawanan mengisahkan tentang menyala-nyalanya api “Harapan” yang menjadi pemantik dari berbagai tindakan-tindakan heroik yang mengagumkan.

“Apakah yang menjadi pemantik sehingga pendahulu kita berani memproklamirkan kemerdekaan saat itu? Keberanian itu dapat digerakkan oleh sebuah modal tak ternilai dan tidak kasat mata, modal itu adalah adanya sebuah harapan,” tutur Khofifah dalam pidatonya yang dibacakan Aher dalam Upacara Hari Pahlawan Tingkat Provinsi Jawa Barat di Gedung Sate.

Khofifah menjelaskan harapan tersebut adalah harapan yang menimbulkan optimisme dalam hidup, potensi, vitalitas, dan daya hidup kemanusiaan untuk masa depan bangsa dan negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

Di era saat ini, harapan hadir dalam Pemerintahan Presiden Bapak Joko Widodo dan Wakil Presiden Bapak H.M. Jusuf Kalla melalui sebuah visi transformatif yang mengarahkan dan menghimpun gerak seluruh elemen Republik Indonesia, yakni: “Terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan gotong royong.”

Dalam kerangka mewujudkan visi tersebut telah dirumuskan sembilan agenda prioritas pemerintahan ke depan yang disebut Nawa Cita. Kesembilan agenda prioritas itu bisa dikategorisasikan ke dalam tiga ranah; ranah mental-kultural, ranah material (ekonomi), dan ranah politik.

“Pada ketiga ranah tersebut, pemerintah saat ini berusaha melakukan berbagai perubahan secara akseleratif, berlandaskan prinsip-prinsip Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 ,” terang Khofifah.

Ketiga ranah pembangunan ini, kata Mensos, bisa dibedakan tapi tak dapat dipisahkan. Satu sama lain saling memerlukan pertautan secara sinergis. Perubahan mental-kultural memerlukan dukungan politik dan material berupa politik kebudayaan dan ekonomi budaya. Sebaliknya perubahan politik memerlukan dukungan budaya dan material berupa budaya demokrasi dan ekonomi politik.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Seniman, budayawan, sekaligus pendekar silat Abah Nanu menitipkan filosofi kepemimpinan Sunda “Wana, Wani, Wanoh” kepada Ketua Pelaksana Festival Al Jabbar, Bambang Melga, sebagai bekal mengawal penyelenggaraan festival yang akan memadukan seni, budaya, dan spiritualitas Islam. Dalam perbincangan yang berlangsung penuh kehangatan, Abah Nanu menekankan bahwa memimpin sebuah perhelatan besar tidak cukup hanya […]

Bale Jabar

Tantangan yang dihadapi dunia pers hari ini benar-benar tidak main-main. Di tengah gempuran teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), ruang redaksi dituntut bergerak secepat kilat. Tapi, di balik kecepatan itu, ada harga mahal yang dipertaruhkan: kepercayaan publik. Realitas inilah yang mendasari pandangan Tantan Sulthon B, M.Sos., calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2026-2031. Baginya, organisasi […]

Bale Jabar

BOGOR, balebandung.com – Calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2027–2031 yang juga Pemimpin Redaksi InilahKoran, Tantan Sulthon Bukhawan menyambangi Sekretariat PWI Kota Bogor, Jalan Tirto Adhi Soerjo nomor 4, Kecamatan Tanah Sareal pada Senin (3/8/2026). Tantan berdiskusi dengan jajaran PWI Kota Bogor perihal visi mewujudkan ‘PWI Jabar Istimewa’ dengan tagline ‘Wartawannya Kompeten, Organisasinya Hebat, Anggotanya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Tidak banyak orang yang memilih menjadikan musik sebagai jalan untuk mendekatkan masyarakat kepada Al-Qur’an. Di tengah perkembangan berbagai metode pembelajaran, Drs. H. Ahmad Kholid HS, M.Li. justru mengambil jalur yang berbeda. Ia memadukan irama, seni baca Al-Qur’an, dan pendekatan pembelajaran yang lebih mudah diterima berbagai kalangan. Nama Ahmad Kholid dikenal sebagai pendiri Metode […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Festival Al Jabbar 2026 mulai memperkuat jajaran kreatifnya dengan menggandeng dua maestro seni pertunjukan Jawa Barat, Rosikin WK, S.Sn., M.Sn. dan aktor teater sekaligus film senior R. Irwan Guntari WK, S.Sn. Keduanya dipercaya menggarap konsep pembukaan dan penutupan festival yang diproyeksikan menjadi salah satu atraksi utama dalam perhelatan budaya tersebut. Kedua seniman itu […]