Bale Jabar

Nih, 4 Program Baru Unpad Rangkul Warga Jatinangor

×

Nih, 4 Program Baru Unpad Rangkul Warga Jatinangor

Sebarkan artikel ini
Rektor Unpad Prof. Tri Hanggono Achmad saat pertemuan dengan Camat Jatinangor di Bale Rucita Gedung Rektorat Unpad Kampus Jatinangor, Sabtu (19/3). by Humas Unpad
Rektor Unpad Prof. Tri Hanggono Achmad saat pertemuan dengan Camat Jatinangor  di Bale Rucita Gedung Rektorat Unpad Kampus Jatinangor, Sabtu (19/3). by Humas Unpad
Rektor Unpad Prof. Tri Hanggono Achmad saat pertemuan dengan Camat Jatinangor di Bale Rucita Gedung Rektorat Unpad Kampus Jatinangor, Sabtu (19/3). by Humas Unpad

JATINANGOR – Sejumlah program yang akan dilakukan Universitas Padjadjaran diharapkan bukan sekadar meningkatkan kualitas mahasiswa dan kampus, tapi juga harus memiliki dampak luas bagi masyarakat, terutama di kawasan Kecamatan Jatinangor. Setelah melaksanakan sejumlah program dengan melibatkan warga Jatinangor, kini Unpad kembali merangkul warga sekitar kampus untuk menyukseskan sejumlah program baru yang akan segera dilaksanakan.

Rektor Unpad Prof. Tri Hanggono Achmad menyebutkan ada empat program utama yang ia sampaikan saat pertemuan dengan Camat Jatinangor Drs. Maman Wasman beserta perwakilan Kepala Desa di Kecamatan Jatinangor di Bale Rucita Gedung Rektorat Unpad Kampus Jatinangor, Sabtu (19/3/16) siang.

Program pertama, terkait rencana penataan lingkungan kampus Jatinangor. Penataan yang dilakukan berupa program penghijauan lingkungan kampus serta pengurangan kadar emisi gas buang kendaraan bermotor di dalam kampus.

“Kami akan mulai melakukan penataan lingkungan dimulai dari dalam kampus yang secara paralel bergerak ke seluruh wilayah Jatinangor,” kata Rektor.

Terkait pengurangan emisi gas buang, Rektor berencana akan menertibkan jumlah kendaraan yang berlalu lalang di dalam kampus. “Sebisa mungkin mengurangi jumlah kendaraan di dalam kampus,” imbuhnya.

Melalui rencana ini akan ada pembatasan jumlah kendaraan bermotor yang boleh masuk ke dalam kampus, termasuk diantaranya penghapusan moda transportasi ojek di dalam kampus.

“Kami sadar dengan adanya ojek di Unpad masyarakat bisa sejahtera, maka dengan hilangnya ojek di kampus, masyarakat juga harus tetap sejahtera. Kami tetap bertanggung jawab,” kata Tri Hanggono.

Bukan hanya ojek, kata Tri, kendaraan civitas akademika dan tenaga kependidikan Unpad juga akan dibatasi. Untuk itu, program ini akan menambah jumlah sarana angkutan dalam kampus sebagai akses utama menuju gedung di dalam kampus Jatinangor.

“Teman-teman yang selama ini di ojek akan dikonversikan untuk ikut terlibat mengelola transportasi di dalam kampus. Bahkan angkutan kampus untuk mengantar mahasiswa dari kost-an menuju kampus atau sebaliknya,” jelas Rektor.

Program kedua yang akan dijalankan, terkait standardisasi tempat kost di Jatinangor. Pada tahun akademik mendatang, Unpad akan mewajibkan seluruh mahasiswa baru untuk tinggal di asrama pada tahun pertama. Pada tahun kedua, mahasiswa dipersilakan untuk tinggal di kost-an yang sudah terstandardisasi di Jatinangor.

“Tahun pertama kita didik mereka (mahasiswa) di kampus. Pada tahun kedua diharapkan mereka dapat berbaur dengan masyarakat dengan tetap mengutamakan pola kehidupan, tata krama, dan karakter yang bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk masyarakat,” paparnya.

Program ketiga adalah pemberlakuan akses masuk dan keluar kampus melalui satu pintu. Kondisi saat ini ialah banyaknya akses keluar masuk ke kampus Jatinangor. Pemberlakuan satu pintu ini guna mendukung ketertiban dan penataan lingkungan kampus Jatinangor. “Karena banyaknya pintu yang tidak jelas akan memunculkan berbagai risiko,” ungkap Rektor.

Program keempat ialah penguatan kontribusi masyarakat dalam mengelola kampus Unpad hingga peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Jatinangor.

Menanggapi rencana program tersebut, Camat Jatinangor Maman Wasman pun mengapresiasinya. “Kita akan mendukung upaya ini. Saya berpikir membangun gedung di Jatinangor itu mudah, tapi yang terpenting adalah bagaimana menciptakan kondisi sosial masyarakat yang bisa mendukung Jatinangor sebagai kawasan prototipe pendidikan,” kata Maman.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Polda Jawa Barat akhirnya menangkap Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita, perempuan asal Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, yang kasusnya menyita perhatian publik dalam beberapa hari terakhir. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, penangkapan dilakukan setelah tim penyidik berhasil melacak keberadaan tersangka melalui aktivitas transaksi perbankan yang […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebadung.com – Dewan Pakar Majelis Musyawarah Sunda (MMS) Yudi Latif menilai Indonesia membutuhkan revolusi Pancasila yang mampu menghadirkan pemerataan keadilan ekonomi sekaligus memperkuat pemahaman nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda. Hal itu disampaikan Yudi Latif saat menyampaikan Pidato Kebangsaan pada peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar MMS di Gedung Indonesia Menggugat, Kota Bandung, Senin […]

Bale Jabar

SORONG, balebandung.com – Ketua Umum Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) Dadang Supriatna menghadiri dan menyambut baik Deklarasi 42 Kepala Daerah se-Tanah Papua dalam Gerakan Nasional Pemberantasan Tuberculosis (TBC) Berbasis Komunitas di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Sabtu 30 Mei 2026. Kang Dadang Supriatna (KDS) yang juga menjabat sebagai Bupati Bandung ini mengatakan, deklarasi ini […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Ganesha Business Festival (GBF) 2026 yang diselenggarakan Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) berhasil menarik lebih dari 7.000 pengunjung di Sawarga Courtyard Summarecon Mall Bandung, Sabtu (30/5/2026). Ajang tahunan yang menampilkan berbagai inovasi, karya bisnis, dan kreativitas mahasiswa itu mengusung tema “Human Edge: The Power Beyond Technology”. Tema tersebut […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Ketua Harian DKM Masjid Raya Al Jabbar KH Tata Moch Tasdiq SH mengajak umat Islam memaknai Idul Adha tidak hanya sebagai ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai momentum menyembelih sifat sombong, egoisme, dan kecintaan berlebihan terhadap dunia. Hal itu disampaikan KH Tata Moch Tasdiq yang juga pimpinan Pondok Pesantren Al-Qur’an Fajar Ashshidiqi, […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana atau DP3AKB Jawa Barat mendorong penguatan edukasi kesehatan reproduksi sebagai bagian dari upaya membangun keluarga berkualitas. Kepala DP3AKB Jawa Barat, Siska Gerfianti, mengatakan keluarga yang kuat menjadi fondasi penting pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat. Menurut dia, kesehatan reproduksi tidak boleh dipandang sebagai […]