Bale Bandung

Kang Hasan Siap Aktifkan Koperasi Nelayan Biar Tak Terjerat Utang

×

Kang Hasan Siap Aktifkan Koperasi Nelayan Biar Tak Terjerat Utang

Sebarkan artikel ini
Cagub Jabar no 2 Tubagus Hasanuddin (Kang Hasan) bersama nelayan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kab Garut saat berkunjung ke TPI Santolo, Kab Garut, Kamis (26/4/18). by HMC

GARUT – Wisata Gurilap Atau Wisata Gunung Rimba Laut dan Pantai Calon Gubernur Jawa Barat Nomor Urut 2 terus menghimpun berbagai keluhan dan masalah yang dihadapi masyarakat Jawa Barat (Jabar) Selatan.

Usai mendengar aspirasi Forum Presidium Pemekaran Di Jabar Selatan, Kamis (25/4/18) Kang Hasan menyambangi Nelayan Santolo di TPI Santolo, Desa Citeureum, Kecamatan Santolo, Kabupaten Garut.

Sampai di TPI Santolo, Calon yang mengusung tagline Hasanah itu di dlkerubuti puluhan nelayan yang siap menyampaikan aspirasinya. Salah satunya adalah Nelayan Sepuh Abah Asam yang menyampaikan tentang keterbatasan infrastruktur.

“Dermaga tempat kami menepi juga belum layak, Pak. Lalu asuransi yang dijanjikan pemerintah pusat saat ini tertahan,” ungkap Abah Asam. Abah Asam berharap Kang Hasan bisa menyelesaikan persoalan yang dihadapi nelayan Garut.

Sementara Kang Hasan mengungkapkan permasalahan yang dihadapi oleh para nelayan cukup komplek, sehingga membutuhkan pemimpin yang mengerti kebutuhan para nelayan. Nelayan seringkali terabaikan oleh pemerintah baik dari pembangunan ekonomi maupun infrastrukturnya.

Pria yang pernah menjadi ajudan Presiden Habibie itu menerangkan, dirinya siap membangun infrastruktur yang dibutuhkan oleh nelayan seperti pelabuhan, serta memenuhi kebutuhan petani untuk melaut.

Menurutnya, nelayan sebagai tulang punggung perikanan nasional, harus memiliki kehidupan yang layak dan sejahtera. “Kami telah menciptakan program yang terukur dan terjangkau. Misalnya menyiapkan cold storage, dan subsidi nelayan,” jelas Kang Hasan.

“Soal kebutuhan nelayan seperti pelabuhan atau alat tangkap itu hal wajar, karena mereka menggantungkan hidupnya dari hasil laut, maka negara harus hadir untuk membantu mereka,” ungkapnya usai meninjau Dermaga Cilautereun, TPI Santolo.

Kang Hasan juga akan mengaktifkan kembali koperasi nelayan Santolo untuk mengembangkan usaha para nelayan. “Soal koperasi juga penting itu, agar nelayan bisa mandiri tidak terjerat hutang,” tandas Kang Hasan.

Pada kesempatan tersebut, Kang Hasan dan para nelayan TPI Santolo juga berbincang terkait masalah asuransi kecelakaan nelayan, yang menjadi jaminan bagi keberlangsungan hidup para nelayan ketika terjadi kecelakaan saat melaut.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Garut, Lukmanul Hakim menyampaikan, cagub yang juga mantan anggota Komisi I DPR RI itu, memiliki kepedulian tinggi terhadap kesejahteraan para nelayan. Sehingga antusiasme Kang Hasan untuk mendengar aspirasi nelayan Santolo tersebut, patut diapresiasi dan didukung.

Lukman menegaskan, nelayan di Kabupaten Garut, khususnya nelayan Santolo yang berjumlah 4.000 lebih siap memenangkan Hasanah di Jawa Barat. Sebab menurutnya dengan sosok jenderal yang tegas disiplin, ia yakin Kang Hasan berani membantu nelayan.

“Alhamdulillah selama ini belum pernah kedatangan calon Gubernur ke wilayah kami. Baru Kang Hasan yang mau mendengar dan kami sangat bahagia. Hanya beliau yang serius terhadap permasalahan nelayan yang sangat komplek. Kami akan total mendukung,” ungkap Lukman. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]