Bale Bandung

Sadis, Pegawai Pabrik Bacok Istri dan Ibu Kandungnya Pakai Arit dan Cangkul

×

Sadis, Pegawai Pabrik Bacok Istri dan Ibu Kandungnya Pakai Arit dan Cangkul

Sebarkan artikel ini
Kapolsek Pameungpeuk Kompol H Rahmat Dasep menjenguk Hera Jumiati (28) yang jadi korban pembacokan oleh suaminya sendiri DIman Jurianto (30), di RS Al Ihsan Baleendah, Selasa (8/5/18). by ist

ARJASARI – Iblis sepertinya merasuki Diman Jurianto (30) hingga tega menganiaya ibu kandungnya Enung Juariah (64) sampai tewas dalam kondisi yang sangat mengenaskan. Tidak cukup ibunya, istrinya sendiri Hera Jumiati (28) dibantainya hingga mengalami luka kritis di sekujur tubuh.

Peristiwa sadis itu terjadi sekitar pukul 21.00 WIB Senin (7/5/18) di Kp.Talun RT 05/RW 08 Desa Batukarut Kec. Arjasari Kab.Bandung. Kedua korban dibacok dengan senjata tajam berupa arit atau clurit, juga cangkul di rumah ibu kandungnya itu.

Menurut keterangan saksi Tuti Kusmiati (40), kakak kandung pelaku yang rumahya berdekatan dengan rumah ibunya, malam itu ia melihat ibunya dan istri pelaku sedang di luar rumah.

Kemudian datanglah Diman yang baru pulang kerja yang langsung masuk rumah. Lantas pelaku keluar lagi membawa cangkul yang berada di teras rumah dan langsung membacokannya ke istrinya.

Melihat kejadian itu, ibu kandung korban bermaksud melerai pertengkaran antara anaknya dengan menantunya itu. Tapi nahas, ibunya pun terkena bacokan cangkul dan arit yang diayunkan pelaku.

Setelah membacok, pelaku diam di luar rumah, tepat di pinggir kedua korban sambil tetap memegang cangkul dan arit. “Melihat kejadian itu saya kaget dan langsung berteriak meminta tolong,” kata Tuti kepada polisi. Kemudian tetangganya saksi Udin (45), keluar dari rumahnya.

Saksi Udin waktu itu melihat pelaku sedang memegang cangkul dan arit, dan mendengar pelaku berteriak, “Bongan saha teu ngagugu!” (salah siapa tidak menurut).

Setelah itu warga sekitar keluar rumah, namun tidak berani medekat/menolong, karena pelaku sedang memegang arit dan cangkul. Warga pun menelepon ke Polsek Pemeungpeuk.

Kemudian anggota piket Polsek Pameungpeuk langsung dipimpin Kapolsek Pameungpeuk Kompol Rahmat Dasep beserta Kanit Reskrim , Kanit Intel dan Danramil Pameungpeuk, menuju TKP.

Sesampai di TKP, pelaku dibujuk supaya menyerahkan diri namun tidak didengarnya. Kemudian Kapolsek Pameungpeuk memerintahkan anggotanya menggunakan Apar (alat pemadam kebakaran) yang dipinjamnya dari PT Adetex, dan menyemprot pelaku, sampai akhirnya pelaku bisa ditangkap oleh anggota Polsek Pameungpeuk dibantu dari Polres Bandung, serta dari Koramil Pameungpeuk serta warga sekitar.

Setelah berhasil ditangkap, pelaku langsung dibawa oleh anggota Polres Bandung ke Mapolres Bandung dan Kedua korban dibawa ke Rumah Sakit Al-Ihsan Baleendah.

“Ibunya meninggal dunia di RS Al Ihsan Baleendah sekitar jam 04.00 WIB Selasa (8/5/18) dan mayatnya dibawa ke RS. Sartika Asih untuk diautopsi. Sedang istrinya dalam kondisi kritis di Ruang UGD Al Ihsan Baleendah dengan kondisi tangan kirinya patah dan terdapat beberapa luka bacokan di sekujur tubuh, kuping istrinya juga nyaris putus akibat bacokan ke arah kepala korban,” ungkap Pameungpeuk Kompol Rahmat Dasep kepada Balebandung.com, Selasa (8/5/18).

Kapolsek menuturkan, menurut kesaksian Tuti, kakak kandung pelaku, bahwa pelaku sesudah menikah dengan Hera kurang lebih setahun lalu dan tidak mempunyai anak. Mereka berdua tinggal di Kota Bandung, kemdian pindah ke rumah ibu pelaku di Kp.Talun Ds.Batukarut baru sebulan lalu.

“Memang menurut pengakuan saksi Tuti yang kakak kandungnya sendiri, pelaku Diman itu dalam minggu-minggu ke belakang sering melamun dan menangis sendiri,” ungkap Kompol Dasep. Karena itu pihaknya masih mendalami kondisi kejiwaan pelaku dan motif pelaku menganiaya ibu kandung dan istrinya itu.

“Untuk sementara saya mengambil kesimpulan, pelaku mengalami depresi mental. Tersangka sudah kami titipkan ke Mapolres Bandung,” pungkas Kompol Dasep. ***

Nih, Motif Tersangka Bantai Istri dan Ibu Kandungnya Pakai Arit dan Cangkul

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Kabupaten Bandung yang menargetkan 4.718 unit pada 2026 dinilai perlu diperkuat dari sisi kualitas agar bantuan benar-benar menghasilkan hunian layak bagi masyarakat penerima manfaat. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung MA Hailuki mengatakan, program Rutilahu tidak cukup hanya mengejar jumlah rumah yang diperbaiki. Menurut dia, pemerintah […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Bagi Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna, kepedulian terhadap lingkungan hidup dan sanitasi bukan lagi sekadar program pelengkap, melainkan kebijakan mutlak yang tidak dapat ditawar-tawar. Demikian ditegaskan Toto Izul Fatah, Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, dalam kajiannya yang menyoroti peran Bupati Bandung Dadang Supriatna di bidang sanitasi dan pelestarian lingkungan. Ada […]

Bale Bandung

PANGALENGAN, balebandung.com — Kondisi Jembatan Cisangkuy yang menjadi akses menuju kawasan Dodik Secata Rindam III/Siliwangi, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, mendapat perhatian setelah bagian pondasi atau abutment dilaporkan bergeser lebih dari satu meter dan tanah di sekitar struktur mengalami penurunan. Kondisi tersebut mencuat pada 23 September 2026 setelah video kondisi pondasi jembatan beredar di media sosial. […]

Bale Bandung

BANDUNG — Nama KH. Yusuf Ali Tantowi dalam beberapa tahun terakhir tidak hanya dikenal dalam lingkungan Nahdlatul Ulama Kabupaten Bandung, tetapi juga melalui kiprahnya sebagai Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung. Kedua posisi tersebut membuat pengalaman Yusuf berada pada persimpangan antara organisasi keumatan, pengelolaan lembaga, penghimpunan dana masyarakat, pemberdayaan, serta hubungan dengan berbagai […]

Bale Bandung

BOJONGSOANG, balebandung.com – Nonton bareng film Ibadah dan Cinta menjadi momen emosional bagi kader Fatayat NU Bandung Raya. Bukan hanya karena pesan keluarga, cinta dan keikhlasan yang dibawa film tersebut, tetapi juga karena kehadiran sosok almarhumah Margaret Aliyatul Maimunah yang ikut bermain dalam film itu. Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Bandung Susanti mengatakan, keterlibatan Margaret dalam […]

Bale Bandung

BOJONGSOANG, balebandung.com — Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Bandung menggelar nonton bareng (nobar) film Ibadah dan Cinta bersama sekitar 40 kader Fatayat NU se-Bandung Raya, termasuk dari Kabupaten Bandung, Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat. Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Bandung Susanti mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus kesempatan bagi kader untuk menikmati […]