Bale Bandung

Satgas Citarum Harum Cor Saluran Pembuangan Limbah Pabrik di Rancaekek

×

Satgas Citarum Harum Cor Saluran Pembuangan Limbah Pabrik di Rancaekek

Sebarkan artikel ini
Dansektor 21, Kol Inf Yusef Sudrajat

RANCAEKEK – Satgas Citarum Harum Sektor 21 menutup saluran pembuangan limbah cair milik PT Senotexindo Jaya Lestari, di Kampung Pansor, Desa Nanjungmekar, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Rabu (4/7.18). Penutupan saluran limbah cair terpaksa dilakukan karena pabrik tersebut masih membuang limbah yang dinilai belum dikelola dengan baik.

Proses penutupan saluran pembuangan limbah cair dengan proses pengecoran semen di anak Sungai Cimande itu cukup menyulitkan anggota Satgas, yang harus membendung air sungai terlebih dahulu agar pipa pembuangan yang ditanam di bawah permukaan air itu bisa terlihat.

Komandan Sektor 21, Kolonel Infantri Yusef Sudrajat mengatakan, penemuan saluran pembuangan limbah cair yang masih digunakan untuk membuang limbah tanpa dikelola dengan benar tersebut berdasarkan dari penelusuruan anggota Subsektor 1 Citarik.

“Hari Sabtu (30/6) kemarin anggota memberikan video pembuangan limbah yang masih bau dan warnanya hitam pekat milik PT Senotexindo. Maka dari itu, kami lakukan penutupan dulu,” jelas Yusef di lokasi.

Menurut Yusef, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak pabrik sebelum melakukan penutupan saluran pembuangan limbah itu. Sebelumnya, kata Yusef, pihak pabrik sempat bersikeras bahwa limbah yang dibuang ke anak Sungai Cimande itu sudah memenuhi baku mutu.

“Kata orang pabrik, warna hitam itu tidak masuk aturan baku mutu. Pasalnya mereka mengacu regulasi Kementerian Lingkungan Hidup. Padahal jika ditelaah lagi, warna hitam itu Biological Oxygen Demand (BOD) dan Chemical Oxygen Demand (COD),” kilah Yusef. Ia menyebutkan jika standar baku mutu untuk BOD adalah 60 PPMdan C0D adalah 160 PPM.

Satgas Sektor 21 akan kembali membuka semen coran penutup saluran limbah, jika pabrik sudah memperbaiki instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Pabrik yang saluran limbahnya dicor, harus melapor ke Satgas Sektor 21 jika IPAL sudah diperbaiki.

“Mereka wajib laporan dulu dan enggak boleh bongkar corannya sendiri. Nanti yang membongkar corannya kami sendiri dan itu jika pabrik sudah betul-betul menuntaskan dan memperbaiki masalah IPAL-nya,” tandas dia.

Yusef menyebutkan, penutupan saluran pembungan air limbah oleh Satgas Sektor 21 ini adalah kali ke 19 kalinya. Menurut dia, dari ke 19 pabrik yang ditutup saluran limbahnya untuk memperbaiki IPAL-nya itu tidak ada perlawanan yang berarti. Sebab, kata Yusef, pabrik-pabrik tidak bisa mengelak untuk mempertahankan argumen jika pabrik tidak membuang limbah yang tidak diproses dengan baik.

“Ini ke 19 kalinya kami menutup saluran pembuangan. Kami masih akan melakukan penutupan lagi karena masih ada laporan beberapa pabrik yang masih membuang limbah tanpa pengolahan yang baik dan benar ,” ungkapnya.

Menurut Yusef, sebagian besar pabrik-pabrik yang ditutup saluran pembuangan air limbahnya memang menempatkan saluran pembuangannya secara tertutup. Artinya, pipa saluran pembuangan air limbah memang sengaja dibuat seolah tidak terlihat dengan cara dipasang di bawah permukaan air sungai.

Hal ini, kata Yusef, dinilai salah satu cara untuk mengelabuhi warga atau petugas tentang keberadaan pipa saluran pembuangan itu. Sehingga, air limbah yang dibuang ke sungai langsung bercampur dengan air sungai.

“Tapi jika diperhatikan, di titik-titik yang ada pipa pembuangannya, warna airnya pasti berbeda. Bisa hitam, biru atau bahkan berbau tidak sedap. Kami akan terus melakukan pengawasan kepada pabrik-pabrik ini,” kata dia.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.om – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung MA Hailuki menyoroti serius insiden robohnya plafon ruang kelas di SMKN 1 Soreang yang menyebabkan sejumlah siswa menjadi korban. Ia meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat untuk bersikap terbuka dan transparan terkait pihak pelaksana proyek pembangunan tersebut, mengingat bangunan tersebut diketahui baru sekitar enam bulan digunakan. “Saya […]

Bale Bandung

KATAPANG, balebandung.com – Kondisi Jembatan Junti Hilir di Jalan Raya Katapang–Andir Baleendah, tepatnya di Kampung Junti Hilir, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, kini mengkhawatirkan. Jalan di sisi jembatan mulai ambles dan pondasi terancam tergerus aliran Sungai Cikasungka, namun hingga kini belum terlihat penanganan nyata dari Dinas PUTR Kabupaten Bandung. Air sungai yang terus mengikis badan jalan […]

Bale Bandung

BALEENDAH, balebandung.com – Jembatan Hijau Cijeruk yang menghubungkan Kecamatan Bojongsoang dan Baleendah kembali menjadi sorotan warga. Belum genap beberapa bulan sejak diresmikan Bupati Bandung Dadang Supriatna pada 9 Januari 2026, akses masuk jembatan itu justru harus diperbaiki karena dinilai terlalu curam, sempit, dan menyulitkan pengendara sepeda motor. Padahal saat peresmian, jembatan sepanjang 60 meter tersebut […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna kembali menorehkan prestasi tingkat nasional dengan menerima Outstanding Achievement in Free Nutritious Meals & Food Security Award di Food Summit 2026 di Jakarta, Senin (27/4/2026). Penghargaan ini diberikan atas pencapaian luar biasa Pemerintah Kabupaten Bandung dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Dalam […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menerima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri M Tito Karnavian atas prestasinya meraih predikat “Berkinerja Tinggi” dalam hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EPPD) tahun 2025 yang digelar Kementerian Dalam Negeri. Penghargaan diberikan dalam rangka peringatan Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026 yang digelar secara hybrid dan dipusatkan di Kantor […]

Bale Bandung

KERTASARI, balebandung.com – Memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-76 Fatayat Nahdlatul Ulama, Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Kabupaten Bandung menggelar giat penanaman 1.000 bibit pohon kopi, di Desa Cihawuk, Kecamatan Kertasari, Minggu 26 April 2026. Kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi antara Kelompok Tani Fatayat Desa Cihawuk, Kecamatan Kertasari dengan Dinas Pertanian Kabupaten Bandung. Ketua PC Fatayat Kabupaten […]