Bale Bandung

Mensos Jamin Bansos Lebih Banyak yang Tepat Sasaran

×

Mensos Jamin Bansos Lebih Banyak yang Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini
Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita didampingi Bupati Bandung Dadang Naser saan kunjungan kerjanya terkait penyaluran bansos PKH dan BPNT, di Gedong Budaya Sabilulungan Soreang, Selasa (18/9/18). by iwa/bbcom
Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita didampingi Bupati Bandung Dadang Naser saat kunker terkait penyaluran bansos PKH dan BPNT, di Gedong Budaya Sabilulungan Soreang, Selasa (18/9/18). by iwa/bbcom

SOREANG – Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita menjamin penyaluran program bantuan sosial dari pemerintah tidak akan salah sasaran. Kalaupun masih ada, tukas menteri, kemungkinannya hanya kecil saja.

“Bantuan yang salah sasaran itu kalau ada hanya kecil saja. Biasanya akibat kesalahan data yang kami kumpulkan dari daerah-daerah. Karena memang untuk program pengentasan kemiskinan termasuk dalam pembangunan kesejahteraan sosial, kita bekerjasama pemerintah pusat dan pemda. Pemda itu yang menyuplai data para potensi penerima PKH. Jadi kalau datanya salahm tentu salah sasaran,” jelas Mensos kepada wartawan usai kunjungan kerjanya di Gedong Budaya Sabilulungan Soreang, Selasa (18/9/18).

Lebih dari itu, imbuh Agus, data itu memang sifatnya dinamis. Ia mencontohkan ada penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) yang sudah meninggal, ada yang sudah pindah domisili, ada yang anaknya tidak sekolah lagi.

“Yang jelas, program bantuan sosial seperti PKH dari pemerintah itu sifatnya kondisional. Artinya ada syaratnya dan dia penerima manfaat itu, pasti dari golongan miskin, ibu sedang hamil, ibu-ibu yang punya anak sekolah di SD atau SMP, mereka kita salurkan bansos dalam rangka pembangunan SDM dan pembangunan kesejahteraan sosial,” tandas menteri.

Termasuk penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT) pun, imbuh menteri, dilakukan secara non tunai dalam rangka untuk mengurangi kebocoran atau penyimpangan atau mencegah bantuan yang tidak tepat sasaran.

Pada kesempatan kunjungan kerjanya itu, Mensos meninjau langsung penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Penerima PKH di Kabupaten Bandung mencapai 91.917 keluarga serta BPNT 168.246 pemilik warung.

Kedatangannya ke Kabupaten Bandung, jelas menteri, ingin memastikan jika penyaluran PKH dan BPNT di Kabupaten Bandung sudah selesai di bulan September ini. “Sekaligus dalam rangka melaksanakan arahan Presiden Jokowi, agar jangan sampai ada keterlambatan dalam penyaluran program-program bantuan sosial, baik itu PKH maupun rastra dalam konteks BPNT,” ungkap Agus.

Ia menuturkan, pihaknya terus berupaya mengurangi rasio penerima KPM (Keluarga Penerima Manfaat) dan meningkatkan rasio keberhasilan KPM yang sudah berhasil dan berinisiatif membuka usaha sendiri.

“Beberapa cerita sukses, penerima manfaat PKH yang sudah lulus, kini memiliki usaha sendiri. Kami dorong succes story seperti mereka di Kabupaten Bandung ini dan kami akan terus melakukan pendampingan termasuk soal permodalan dan penjualan hasil produksi mereka,” tuturnya.

Mensos menyebut penerima manfaat PKH secara nasional mencapai 10 juta perkeluarga dengan indeks 1,8 juta perkeluarga pertahun. Pemerintah pusat sendiri berencana akan menaikan indeks PKH dalam anggaran 2019 hingga dua kali lipat dari tahun 2018.

“Jumlah penerima PKH tidak akan bertambah, tapi indeksnya yang akan kami naikan dalam rangka percepatan pengentasan kemiskinan,” pungkas mensos. ***

Nih, Kata Mensos Agus Gumiwang Soal Citarum Harum

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmennya memperkuat program Bisyarah Guru Ngaji sebagai bagian dari upaya membentuk generasi muda yang berkarakter dan berakhlakul karimah. Hal itu disampaikan KDS saat menghadiri Bimbingan Teknis (BIMTEK) Persatuan Guru Ngaji Indonesia (PGNI) Kabupaten Bandung, Senin (10/8/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti sekitar 200 peserta […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bandung meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) Pemerintah Kabupaten Bandung sebagai bagian dari upaya memperkuat digitalisasi transaksi belanja daerah sekaligus meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Peluncuran KKI dilakukan Bupati Bandung Dadang Supriatna di Grand Sunshine Soreang, Senin (10/8/2026). Peluncuran ini menjadi bagian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung untuk menindak tegas tenaga kesehatan (nakes) yang diduga melakukan perundungan atau bullying terhadap pasien melalui media sosial. Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menyatakan kecewa dan prihatin atas perilaku tersebut, terlebih terjadi sebelum pasien yang bersangkutan meninggal dunia. KDS pun meminta Badan Kepegawaian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bandung Bedas Run 2026 makin menunjukkan potensinya sebagai penggerak sport tourism di Kabupaten Bandung. Hingga Sabtu (8/8/2026), sebanyak 3.242 peserta telah mendaftar dan sekitar 20 persen di antaranya berasal dari luar Jawa Barat. Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan tingginya peserta dari luar daerah menunjukkan Bandung Bedas Run yang bakal digelar 6 September […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Dandim 0624 Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah mengimbau masyarakat menghindari aktivitas di luar rumah pada malam hari jika tidak memiliki keperluan yang penting. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Kabupaten Bandung. “Kalau tidak ada kepentingan yang terlalu penting, kalau bisa dihindari untuk keluar malam. […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M.A. Hailuki menilai Operasi Berkala Besar yang digelar aparat gabungan TNI-Polri bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) merupakan bentuk responsivitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di tengah maraknya aksi begal. “Operasi Berkala Besar yang dilaksanakan semalam adalah wujud responsivitas aparat keamanan bersama Forkopimda untuk […]