Bale Jabar

Kali Ini Giliran Bupati yang Bertanya ke Wartawan

×

Kali Ini Giliran Bupati yang Bertanya ke Wartawan

Sebarkan artikel ini

GARUT, Balebandung.com – Bupati Bandung Dadang M Naser menjadi host dalam Media Gathering yang digagas Bagian Humas Setda Pemkab Bandung, bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandung dan Ikatan Jurnalistik Televisi Indonesia (IJTI) Bandung Raya, di Hotel Santika, Garut, Jumat (18/10/19) malam.

Dalam acara bertajuk “Sabilulungan Bring ka Garut” itu bupati justru berbalik, yang biasanya ditanya wartawan, kali ini bertanya kepada wartawan, khususnya yang menjadi nara sumber Ketua PWI Kabupaten Bandung Rahmat Sudarmaji dan Ketua IJTI Bandung Raya Rezytia, serta Direktur Jabar Ekpres Suhendrik dan Marlan Asisten Ekonomi dan Kesejahteraan Pemkab Bandung.

Dalam kesempatan itu, Bupati antara lain mempertanyakan berbagai hal kaitanya fungsi jurnalistik, termasuk kode etik jurnalistik, hingga pelanggaran jurnalistik.

Bahkan Dadang juga menanyakan pejabat mana atau dinas mana yang tidak koperatif atau selalu menghindar saat dikonfirmasi wartawan. Tidak cuma itu Dadang Naser juga mempertanyakan pada Asisten Ekjah H Marlan, pengalaman selama menjabat dalam hubungannya dengan wartawan.

Dadang Naser mengapresiasi acara ini selain ajang silaturahmi dengan insan pers, juga bahkan masukan dan kritikan terhadap pembangunan di Kabupaten Bandung. Pejabat atau kepala dinas jangan takut menghadapi wartawan dan diharapkan mampu memberikan keterangan secara terbuka kepada wartawan sesuai tugas dan fungsinya masing-masing.

“Nanti dalam kegiatan lain Humas harus bisa menghadirkan nara sumber, kepala dinas atau pejabat yang sulit bila dihubungi wartawan,” seloroh Dadang Naser.

Ketua PWI Kabupaten Bandung H Rahmat Sudarmaji, yang mendapat giliran pertama ditanya bupati, menilai, media di Kabupaten Bandung dalam menjalankan fungsinya pada umumnya sudah menjalankan kode etik jurnalistik.

PWI sebagai organisasi wartawan paling tua terus berupaya agar wartawan dalam kegiatan jurnalistiknya selalu mengedepanlan kaidah kode etik jurnalistik dan berimbang dalam menyajikan beritanya. Itu harus dilakukan agar wartawan terhindar dari pelanggaran jurnalistis saat menjalankan tugasnya.

“Kita saat ini berada dalam situasi rumit. Apalagi di era digital, dengan munculnya ribuan media online. Karena itu kami selalu menekankan pentingnya kode etik jurnalistik dalam menjalankan tugas sebagi jurnalistik. Antara lain melalui pelatihan, termasuk mengikuti Ujian Kompetensi Wartawan (UKW),” tuturnya.

Menghadapi era digital PWI Kabupaten Bandung harus siap melakukan percepatan, untuk mengimbangi perkembangan zaman sesuai kebutuhan informasi di era digitalisasi.

Asisten Ekjah H Marlan yang mendapat giliran kedua, mengaku, sudah hampir 30 tahun mengabdi di Kabupaten Bandung. Selama itu ia selalu dekat dengan wartawan.

Marlan juga mengaku, ada dinamika tersendiri saat berhadapan dengan wartawan. Karena memang di lapangan ada ASN yang apatis atau alergi dengan wartawan

“Berdasarkan pengalaman, wartawan itu sebagai sosial kontrol dan bisa juga menyampaikan informasi atau sosialisasi terhadap program pembangunan yang kadang tidak bisa di-cover oleh Pemkab. Tapi juga ada hal-hal yang tidak menyenangkan, ketika saya menyampailan statemen tidak sesuai dengan yang saya sampaikan,” ujarnya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Seniman, budayawan, sekaligus pendekar silat Abah Nanu menitipkan filosofi kepemimpinan Sunda “Wana, Wani, Wanoh” kepada Ketua Pelaksana Festival Al Jabbar, Bambang Melga, sebagai bekal mengawal penyelenggaraan festival yang akan memadukan seni, budaya, dan spiritualitas Islam. Dalam perbincangan yang berlangsung penuh kehangatan, Abah Nanu menekankan bahwa memimpin sebuah perhelatan besar tidak cukup hanya […]

Bale Jabar

Tantangan yang dihadapi dunia pers hari ini benar-benar tidak main-main. Di tengah gempuran teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), ruang redaksi dituntut bergerak secepat kilat. Tapi, di balik kecepatan itu, ada harga mahal yang dipertaruhkan: kepercayaan publik. Realitas inilah yang mendasari pandangan Tantan Sulthon B, M.Sos., calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2026-2031. Baginya, organisasi […]

Bale Jabar

BOGOR, balebandung.com – Calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2027–2031 yang juga Pemimpin Redaksi InilahKoran, Tantan Sulthon Bukhawan menyambangi Sekretariat PWI Kota Bogor, Jalan Tirto Adhi Soerjo nomor 4, Kecamatan Tanah Sareal pada Senin (3/8/2026). Tantan berdiskusi dengan jajaran PWI Kota Bogor perihal visi mewujudkan ‘PWI Jabar Istimewa’ dengan tagline ‘Wartawannya Kompeten, Organisasinya Hebat, Anggotanya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Tidak banyak orang yang memilih menjadikan musik sebagai jalan untuk mendekatkan masyarakat kepada Al-Qur’an. Di tengah perkembangan berbagai metode pembelajaran, Drs. H. Ahmad Kholid HS, M.Li. justru mengambil jalur yang berbeda. Ia memadukan irama, seni baca Al-Qur’an, dan pendekatan pembelajaran yang lebih mudah diterima berbagai kalangan. Nama Ahmad Kholid dikenal sebagai pendiri Metode […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Festival Al Jabbar 2026 mulai memperkuat jajaran kreatifnya dengan menggandeng dua maestro seni pertunjukan Jawa Barat, Rosikin WK, S.Sn., M.Sn. dan aktor teater sekaligus film senior R. Irwan Guntari WK, S.Sn. Keduanya dipercaya menggarap konsep pembukaan dan penutupan festival yang diproyeksikan menjadi salah satu atraksi utama dalam perhelatan budaya tersebut. Kedua seniman itu […]