Bale Jabar

dr Adang Inginkan Perbaikan Arah Kebijakan Rumah Sakit

×

dr Adang Inginkan Perbaikan Arah Kebijakan Rumah Sakit

Sebarkan artikel ini
Anggota DPR RI Komisi IX FPKS dr. H. Adang Sudrajat, MM.AV. ist by FPKS
Anggota DPR RI Komisi IX FPKS
dr. H. Adang Sudrajat, MM.AV. ist by FPKS

JAKARTA, Balebandung.com – Pasca advokasi mempertahankan tarif BPJS Kelas III agar tidak naik bersama seluruh rekan di fraksi dan komisi, kini Anggota Komisi IX DPR RI dr Adang Sudrajat berharap ada perbaikan pada sistem kesehatan nasional pasca dikeluarkannya Permenkes Nomor 3 tahun 2020 yang ditetapkan pada tanggal 14 Januari 2020 lalu.

Anggota Fraksi PKS DPR RI ini berharap, pemerintah melakukan sosialisasi penjelasan sederhana kepada seluruh masyarakat agar mampu memahami situasi regulasi kesehatan di negaranya.

“Banyak perubahan mendasar dari Permenkes Nomor 3 tahun 2020 ini. Mulai dari klasifikasi rumah sakit berdasar jumlah tempat tidur, Sistem Pembayaran BPJS akan menggunakan single tarif/tarif tunggal, hingga INA CBGs akan diganti dengan INA GROUPING, dengan tarif tunggal”, jelas dr Adang dalam rilisnya, Rabu (5/2.20).

Legislator asal Jawa Barat II ini meminta kepada pemerintah, dengan adanya Permenkes nomor 3 tahun 2020 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit, penerapannya akan membawa perbaikan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus memberi kenyamanan kepada seluruh tenaga medis dalam menjalankan tugasnya.

Rumah Sakit dipersilakan untuk memperluas SDM dan sarana prasarana, karena rujukan akan berdasarkan ketersediaan SDM dan kompetensi. Tidak ada lagi sistem rujukan berjenjang. Rumah sakit tipe apa saja bisa merujuk ke rumah sakit tipe apa saja, asalkan di rumah sakit tujuan bisa dan mampu menangani pasien tersebut. “Semoga kebijakan ini membawa ke arah yang lebih baik”, ucap Adang.

Berdasar Permenkes Nomor 3 tahun 2020, Rumah Sakit diklasifikasi berdasar jumlah tempat tidur sebagai berikut : Rumah Sakit Type A memiliki 250 Tempat Tidur. Rumah Sakit Type B memiliki 200 Tempat Tidur. Rumah Sakit Type C memiliki 100 Tempat Tidur. Rumah Sakit Type D memiliki 50 Tempat Tidur.

Sedangkan Pelayanan Medik di Rumah Sakit tetap dibagi menjadi 3 Kategori, yaitu: Pelayanan Medik Umum, berupa Pelayanan Medik Dasar; Pelayanan Medik Spesialis berupa Pelayanan Medik Dasar (P.Dalam, Anak, Bedah, Obgyn) dan Pelayanan Medik Spesialis Lain; serta Pelayanan Medik Subspesialis berupa Pelayanan Subspesialis Dasar dan Pelayanan Subspesialis Lain

Adang mengatakan, Lahirnya PMK No 3 Tahun 2020 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit pada tanggal 14 Januari 2020 dan telah diundangkan pada tanggal 16 Januari 2020, menjadikan Permenkes No 30 Tahun 2019 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit dinyatakan telah dicabut dan tidak berlaku.

“Yang paling saya tekankan kepada pemerintah adalah, pada Sistem Pembayaran BPJS akan menggunakan single tarif/tarif tunggal, yakni Tidak ada lagi kelas 1,2, atau 3 sesuai Undang-undang tentang Sistem Jaminan Sosial. Saya menyarankan kepada pemerintah, agar pada penerapan single tarif iuran berlaku bagi seluruh warga negara Indonesia, bukan atas dasar survei”, tegasnya.

“Saya melihat bahwa selama ini Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan yang salah, bukan pada BPJS-nya. Semoga perpres ini segera dicabut atau ditarik sehingga dapat menyelesaikan keruwetan pada sistem kesehatan nasional kita”, tutup Adang.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Seniman, budayawan, sekaligus pendekar silat Abah Nanu menitipkan filosofi kepemimpinan Sunda “Wana, Wani, Wanoh” kepada Ketua Pelaksana Festival Al Jabbar, Bambang Melga, sebagai bekal mengawal penyelenggaraan festival yang akan memadukan seni, budaya, dan spiritualitas Islam. Dalam perbincangan yang berlangsung penuh kehangatan, Abah Nanu menekankan bahwa memimpin sebuah perhelatan besar tidak cukup hanya […]

Bale Jabar

Tantangan yang dihadapi dunia pers hari ini benar-benar tidak main-main. Di tengah gempuran teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), ruang redaksi dituntut bergerak secepat kilat. Tapi, di balik kecepatan itu, ada harga mahal yang dipertaruhkan: kepercayaan publik. Realitas inilah yang mendasari pandangan Tantan Sulthon B, M.Sos., calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2026-2031. Baginya, organisasi […]

Bale Jabar

BOGOR, balebandung.com – Calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2027–2031 yang juga Pemimpin Redaksi InilahKoran, Tantan Sulthon Bukhawan menyambangi Sekretariat PWI Kota Bogor, Jalan Tirto Adhi Soerjo nomor 4, Kecamatan Tanah Sareal pada Senin (3/8/2026). Tantan berdiskusi dengan jajaran PWI Kota Bogor perihal visi mewujudkan ‘PWI Jabar Istimewa’ dengan tagline ‘Wartawannya Kompeten, Organisasinya Hebat, Anggotanya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Tidak banyak orang yang memilih menjadikan musik sebagai jalan untuk mendekatkan masyarakat kepada Al-Qur’an. Di tengah perkembangan berbagai metode pembelajaran, Drs. H. Ahmad Kholid HS, M.Li. justru mengambil jalur yang berbeda. Ia memadukan irama, seni baca Al-Qur’an, dan pendekatan pembelajaran yang lebih mudah diterima berbagai kalangan. Nama Ahmad Kholid dikenal sebagai pendiri Metode […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Festival Al Jabbar 2026 mulai memperkuat jajaran kreatifnya dengan menggandeng dua maestro seni pertunjukan Jawa Barat, Rosikin WK, S.Sn., M.Sn. dan aktor teater sekaligus film senior R. Irwan Guntari WK, S.Sn. Keduanya dipercaya menggarap konsep pembukaan dan penutupan festival yang diproyeksikan menjadi salah satu atraksi utama dalam perhelatan budaya tersebut. Kedua seniman itu […]