Bale Bandung

‘Sabilulungan Untuk Negeri’ Jadi Referensi Kemendikbud

×

‘Sabilulungan Untuk Negeri’ Jadi Referensi Kemendikbud

Sebarkan artikel ini
Buku ‘Sabilulungan Untuk Negeri’ karya Bupati Bandung Dadang M. Naser. by Humas Pemkab

SOREANG, Balebandung.com – Buku ‘Sabilulungan Untuk Negeri’ karya Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, resmi dijadikan referensi penyusunan Buku Panduan Pembelajaran Masa Pandemi Covid-19 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Dalam penyusunan buku panduan tersebut, Kemendikbud membentuk tim yang terdiri dari beberapa akademisi, di mana salah satu anggotanya yaitu guru SMP Negeri 1 Margahayu Siti Sa’ariah Kamila.

Siti Sa’ariah Kamila menyertakan buku ‘Sabilulungan Untuk Negeri’ saat memaparkan ‘Sabilulungan Studysaster’ kepada Kemendikbud. Studysaster sendiri adalah model pembelajaran berlandaskan kerjasama sinergis, yang diinisiasinya, untuk menghadapi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di masa pandemi Covid-19.

“Sabilulungan Studysaster, menghasilkan produk berdasarkan minat, bakat dan kemampuan peserta didik, yang disesuaikan dengan lingkungan terdekat berbasis kearifan lokal,” jelas pengajar lulusan pendidikan formal Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) ini.

Produk itu, beber Mila panggilan akrabnya, bisa berupa karya tulis, puisi, cerpen, video, foto, poster, komik dan lain-lain. Di sini, peserta didik diajak belajar memahami pengetahuan dengan cara mereka sendiri.

“Mereka bisa memahaminya dengan bantuan internet atau berdiskusi, sementara orangtua berperan sebagai fasilitator saja,” papar guru IPA yang pernah meraih juara 2 Teacher Contest JICA IMSTEP JAPAN dan juara 1 Lomba Inovasi Pembelajaran tingkat nasional tersebut.

Mila membeberkan, Sabilulungan Studysaster dinilai efektif diterapkan selama pembelajaran jarak jauh. Meski tidak bertatap muka, ia berharap peserta didik tetap bisa mendapatkan pengetahuan, pelajaran bahkan menggali potensi lain yang dimiliki.

“Mereka bisa berkreasi dalam menyelesaikan tugas, merangsang kognitifnya untuk berkembang dalam mempelajari sesuatu, menghasilkan pesan sosial yang nantinya di’share’ di media sosialnya masing-masing, misalnya membuat ragam informasi tentang Covid-19. Tentu saja informasinya lebih bermanfaat, karena hasil rancangan idenya bisa disebarluaskan,” beber peraih Anugerah Sabilulungan Award 2017 ini.

Model pembelajaran ini tambahnya, sudah diterapkan setahun lalu di SMP N 1 Margahayu. Namun untuk tahun 2020, seiring dengan mewabahnya pandemi covid-19, ia melakukan modifikasi. Melalui model tersebut, dirinya ingin mengenalkan istilah Sabilulungan yang bermakna hebat itu kepada komunitas pendidikan se-Indonesia.

“Sabilulungan dalam pembelajaran berarti seiya sekata, kerjasama antara peserta didik, guru, sekolah, orangtua, akademisi, pengusaha, aparat TNI/POLRI, pemerintah, media masa, serta stakeholder lainnya atau dikenal dengan istilah pentahelix pendidikan. Semuanya harus terlibat dalam proses pembelajaran bermakna, yang dilaksanakan dengan cara daring, luring atau gabungan keduanya,” tambahnya pula.

Studysaster berasal dari kata study yang artinya belajar, dan disaster yang berarti bencana. Jadi Sabilulungan Studysaster adalah model pembelajaran bermakna yang melibatkan kerjasama antara peserta didik, guru, pimpinan dan orangtua dalam kondisi bencana.

Kamila menuturkan pula melalui Webinar yang dilakukan beberapa waktu lalu, bahwa ‘Kurikulum New Normal Pandemi Covid-19 Dari Kabupaten Bandung Untuk Pendidikan Di Indonesia’, banyak diminati praktisi pendidikan se-Nusantara.

“Para peserta antusias terlibat dialog saat webinar berlangsung. Kemudian berlanjut dengan diskusi aktif sampai sekarang. Pembahasan berada pada koridor langkah-langkah model pembelajaran ‘Sabilulungan Studysaster’ yang dinilai efektif untuk diterapkan saat New Normal,” jelas Mila.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bandung, Juhana menyebutkan, model pembelajaran ‘Sabilulungan Studysaster’ terdiri dari 10 alternatif pola pembelajaran yang sudah pernah diterapkan saat bencana gempa bumi di Pangalengan dan Kertasari.

“Pola ini juga biasa diberlakukan di daerah bencara banjir Bandung Selatan. Hanya bedanya, saat ini implementasinya terfokus pada protokol kesehatan pencegahan covid-19,” ungkap Kadisdik.

Ia mengimbau, agar ‘Sabilulungan Studysaster’ bisa diadopsi dan diterapkan di sekolah-sekolah lainnya. Karena saat ini, tantangan dunia pendidikan semakin kompleks dan menuntut persiapan dan pemikiran yang sangat serius.

“Model ini bisa digunakan untuk berbagai mata pelajaran, dan saya harap sekolah lain juga mengadopsinya. Kita dihadapkan pada suatu perubahan yang cepat, sebagai akibat bergulirnya era revolusi Industri 4.0. Kemajuan teknologi ini, memungkinkan otomatisasi di hampir semua bidang,” jelas Juhana.

Bupati Dadang Naser sangat mengapresiasi kiprah Siti Sa’ariah Kamila yang turut berperan memberi solusi untuk pembangunan SDM di Kabupaten Bandung. Menurutnya, situasi pandemi saat ini jangan sampai mematahkan semangat peserta didik untuk belajar, meski dilakukan di rumah.

“Dalam AKB, model ‘Sabilulungan Studysaster’ ini mungkin bisa dijadikan metode pembelajaran dunia pendidikan di Indonesia, di tengah ancaman covid-19. Mudahan-mudahan, ini memicu semangat para guru untuk merumuskan model pembelajaran efektif lainnya,” kata Bupati Dadang Naser.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

balebandung.com – Pilihan Bupati Bandung Dadang Supriatna yang terus bekerja, meski diserang berbagai fitnah, memberi pesan kuat tentang sosok pemimpin daerah yang tulus, sabar dan tegar yang dibutuhkan rakyat. Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, kepada pers di Jakarta, Selasa (11/8/2026). Ia menanggapi pertanyaan wartawan soal gencarnya serangan beraroma […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmennya memperkuat program Bisyarah Guru Ngaji sebagai bagian dari upaya membentuk generasi muda yang berkarakter dan berakhlakul karimah. Hal itu disampaikan KDS saat menghadiri Bimbingan Teknis (BIMTEK) Persatuan Guru Ngaji Indonesia (PGNI) Kabupaten Bandung, Senin (10/8/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti sekitar 200 peserta […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bandung meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) Pemerintah Kabupaten Bandung sebagai bagian dari upaya memperkuat digitalisasi transaksi belanja daerah sekaligus meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Peluncuran KKI dilakukan Bupati Bandung Dadang Supriatna di Grand Sunshine Soreang, Senin (10/8/2026). Peluncuran ini menjadi bagian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung untuk menindak tegas tenaga kesehatan (nakes) yang diduga melakukan perundungan atau bullying terhadap pasien melalui media sosial. Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menyatakan kecewa dan prihatin atas perilaku tersebut, terlebih terjadi sebelum pasien yang bersangkutan meninggal dunia. KDS pun meminta Badan Kepegawaian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bandung Bedas Run 2026 makin menunjukkan potensinya sebagai penggerak sport tourism di Kabupaten Bandung. Hingga Sabtu (8/8/2026), sebanyak 3.242 peserta telah mendaftar dan sekitar 20 persen di antaranya berasal dari luar Jawa Barat. Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan tingginya peserta dari luar daerah menunjukkan Bandung Bedas Run yang bakal digelar 6 September […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Dandim 0624 Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah mengimbau masyarakat menghindari aktivitas di luar rumah pada malam hari jika tidak memiliki keperluan yang penting. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Kabupaten Bandung. “Kalau tidak ada kepentingan yang terlalu penting, kalau bisa dihindari untuk keluar malam. […]