Bale Bandung

Polresta Bandung Tangani Kasus Pesta Miras Oplosan yang Menyebabkan Empat Pemuda Meninggal Dunia

×

Polresta Bandung Tangani Kasus Pesta Miras Oplosan yang Menyebabkan Empat Pemuda Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo saat memperlihatkan barang-barang yang sempat digunakan pesta miras oplosan di Mapolresta Bandung, Soreang, Selasa (23/8/2022)/bb2/bbcom/

SOREANG, balebandung.com – Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengungkapkan, bahwa jajaran Polresta Bandung menindaklanjuti laporan masyarakat yang terjadi pada 19 Agustus 2022, atas hilangnya nyawa empat pemuda karena miras oplosan yang dirancik sendiri di Desa Cileunyi Kulon Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung.

“Berdasarkan laporan itu, kami melakukan penyelidikan, dan penelusuran tentang awal mula terjadinya miras oplosan ini diracik dan diminum bersama-sama, sampai dengan adanya yang meninggal dunia. Empat orang meninggal dunia dari 12 orang yang minum miras oplosan tersebut,” kata Kusworo kepada wartawan di Mapolresta Bandung, Soreang, Selasa (23/8/2022).

Jadi pada tanggal 16 Agustus 2022 pukul 19.00, lanjut Kusworo, 12 pemuda ini mulai minum miras oplosan yang diracik sendiri oleh saudara AH dengan ET. “Saudara AH dan ET, keduanya almarhum, membeli minuman alkohol yang dibeli di toko kimia, kemudian diracik dengan sprit, diracik dengan soda, diracik dengan air putih kemudian dikonsumsi bersama-sama,” tutur Kapolresta Bandung.

Menurutnya, pada tanggal 16 Agustus 2022 malam, miras oplosan itu dikonsumsi sekali, kemudian tanggal 17 Agustus 2022 dikonsumsi kembali yang kedua kalinya. “Mulai empat orang dari 12 orang ini, masuk rumah sakit. Kemudian bertambah menjadi enam, bertambah dua lagi menjadi delapan,” jelas Kusworo.

Dari delapan orang yang ada di rumah sakit, kata Kusworo, empat orang meninggal dunia pada 19 Agustus 2022, kemudian empat orang lainnya pulang ke rumah.

“Saat ini, kondisi empat orang meninggal dunia, dan delapan orang saat ini dalam kondisi sehat,” katanya.

Dari situ, lanjut dia, polisi melakukan penyelidikan, melakukan pemeriksaan terhadap pemuda yang masih sehat dan diambil keterangan. “Didapat keterangan tadi, bahwa peracik minuman adalah saudara AH dan saudara ET atas kesepakatan keduabelas pemuda tersebut. Sepakat minum bersama-sama, menyepakati kedua ini yang meracik dan menyepakati keduabelas pemuda itu minum bersama,” ujarnya.

Menurutnya, usia para pemuda itu dari mulai 25 tahun sampai 37 tahun. “Tidak ada yang dibawah umur, dari usia 25 tahun sampai 37 tahun itu bervariatif,” katanya.

Kusworo menjelaskan lokasi pesta mirasnya di Desa Cileunyi Kulon Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung. “Lokasinya di perumahan, yang sempat didokumentasikan oleh korban dengan menggunakan kamera handphone,” katanya.

Belajar dari pengalaman ini, kata Kusworo, baik dari jajaran Polresta Bandung maupun Pemkab Bandung, memberikan himbauan kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Bandung khususnya, umumnya Indonesia.

“Agar tidak melakukan minum-minuman keras, khususnya yang terutama diracik sendiri. Karena dari alhokol yang dicampur dengan minuman yang lain, ini akan menghasilkan methanol yang sifatnya racun bagi tubuh. Jadi kami menghimbau untuk tidak melakukan hal tersebut,” tuturnya.

Kapolresta Bandung juga sudah menghimbau ke toko-toko, yang membeli alkohol agar menanyakan peruntukannya untuk apa. “Dan memberikan himbauan agar tidak dioplos dengan minuman yang lain, untuk dikonsumsi atau untuk diminum. Apalagi kalau membeli alkoholnya itu dibarengi dengan minuman-minuman atau serbuk-serbuk rasa bahan campuran untuk dikonsumsi,” katanya.

Ia berharap para toko yang menjual alkohol untuk memberikan himbauan kepada para konsumennya dan menanyakan kepentingannya untuk apa. “Alkohol dicampur dan kemudian dikonsumsi bisa menimbulkan racun bagi tubuh. Empat orang sudah meninggal dunia dan berharap kejadian ini yang terakhir dan tidak ada kejadian lainnya yang mengikuti,” katanya.

Sebelumnya, empat korban meninggal dunia diduga akibat pesta miras, yakni Giran Suryadi (21) warga Kecamatan Bungbulang Kabupaten Garut, Gilar Rahmat Sopandi (31) warga Kampung Galumpit Desa Cileunyi Kulon Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung. Dua korban lainnya, Edih Permana (21) warga Kp. Galumpit Desa Cileunyi Kulon Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung, dan Ape Hanafiah (25) warga Kampung Babakan Kinim Desa Cileunyi Kulon Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung.***

 

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna bergerak cepat menangani banjir luapan Sungai Cisunggalah yang selama ini rutin terjadi di wilayah Kecamatan Solokanjeruk dan Majalaya. Keseriusan itu ditunjukkan melalui rapat koordinasi forum pentahelix penanganan banjir Sungai Cisunggalah yang dipimpin langsung Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS), di Aula Kecamatan Solokanjeruk, Sabtu 18 April 2026. Rakor tersebut […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com –  Borondong, makanan tradisional khas Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung, tampil dengan wajah baru pada ajang Bandung Bedas Expo 2026 di Jalan Raya Al Fathu Soreang, Jumat 17 April 2026. Melalui program bertajuk “Explore Borondong: Menjaga Tradisi, Menggugah Rasa, Mendorong Inovasi Budaya”, camilan legendaris tersebut diperkenalkan kembali kepada masyarakat dengan kemasan dan varian rasa […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bunda Pajak Kabupaten Bandung Emma Dety Permanawati berharap kader Tim Penggerak PKK Kabupaten Bandung dapat bersinergi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk menjadi agen pajak di lingkungan masyarakat. Hal itu disampaikan Emma Dety yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Bandung, saat Sosialisasi Optimalisasi Penerimaan Opsen PKB dan Opsen BBNKB, yang digelar Bapenda […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Pengasuh Pondok Pesantren Daar El Jannah Kutawaringin, Ust H Andris Fajar, S.Ag., M.Pd., mengajak para guru untuk memaknai kebahagiaan hidup sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW. Pesan itu disampaikannya saat memberikan tausiyah pada kegiatan halal bihalal anggota PGRI Kecamatan Kutawaringin di GOR Saluyu, Desa Gajahmekar, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Jumat (17/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pengasuh Pondok Pesantren Daar El Jannah Kutawaringin Kabupaten Bandung, Ust H Andris Fajar, S.Ag., M.Pd., mengajak umat Islam untuk senantiasa mensyukuri setiap nikmat yang diberikan Allah SWT. Pesan tersebut disampaikannya saat menjadi khatib Salat Jumat di Masjid Agung Al Fathu Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (17/4/2026). Dalam khutbahnya, Ust Andris Fajar mengangkat tema […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker)menggelar Job Fair Bedas Expo 2026, di Jalan Raya Al Fathu Soreang, Jumat 17 April 2026. Job fair ini sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385 yang menjadi peluang besar bagi ribuan pencari kerja (pencaker) untuk mengakses lowongan pekerjaan (loker) dari berbagai sektor […]