Bale Jabar

Aha, Sumedang Pernah Jadi Jawara Adu Muncang di Pulau Jawa!

×

Aha, Sumedang Pernah Jadi Jawara Adu Muncang di Pulau Jawa!

Sebarkan artikel ini

SUMEDANG, Balebandung.com – Kerajaan Sumedang Larang pernah menjadi daerah yang memiliki muncang atau buah kemiri paling kuat di Pulau Jawa atau di daerah kekuasaan Kerajaan Mataram. Muncang Sumedang Larang, bisa mengalahkan muncang lainnya dalam sebuah acara adu muncang.

Buktinya ada di Museum Prabu Geusan Ulun Sumedang berupa gamelan kuno dan antik. Bila kita melongok museum, di salah satu ruangan bernama Ruang Gamelan, ada seperangkat gamelan bergaya Jawa. Di salah satu gamelannya, ada catatan bahwa gamelan tersebut merupakan hadiah dari Mataram atas “prestasi” Sumedang dalam adu muncang. Namanya Gamelan Sari Oneng.

Gamelan hadiah dari Mataram atas prestasi Sumedang dalam adu muncang ini, berada dalam ruangan sama dengan gamelan bernama Sari Oneng lainnya yang pernah melanglangbuana ke Belanda, namun kembali lagi ke Tanah Sunda, kemudian menjadi penghuni Museum Prabu Geusan Ulun, Sumedang.

“Gamelan ini, memang hadiah dari Mataram karena Sumedang menjadi jawara dalam adu muncang,” tutur seroang petugas museum, Ny. Lilis.

Sayangnya, di museum tidak ada bukti fisik berupa muncang terkuat di daerah kekuasaan Mataram tersebut. Pasalnya, konon, muncang Sumedang yang memenangkan sayembara adu muncang, diserahkan ke Kerajaan Mataram.

Keterangan dalam gamelan tersebut, betapapun, telah menjadi bukti penting bahwa adu muncang sudah ada sejak jaman dulu. Hal itu juga menjadi pertanda bahwa adu muncang merupakan warisan budaya leluhur di Tanah Jawa, termasuk di Sumedang, sama halnya dengan balap kuda. Adu muncang menjadi kalangenan orang tua kita dulu.

Fakta soal adu muncang pernah menjadi bagian kehidupan orang Sumedang dulu termasuk para menak dan keluarganya, sepertinya sudah dilupakan. Di Sumedang, kalangenan adu muncang ini, kini bahkan sudah mulai hilang. Ini patut disayangkan. Kita, seharusnya melestarikan budaya adu muncang tersebut, agar tidak punah.

Mungkin, ada baiknya dipikirkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk menggelar acara rutin adu muncang, misalnya dalam peringatan hari jadinya. Kalau tidak, oleh Yayasan Pangeran Geusan Ulun Sumedang, karena dulu pun kalangenan itu digemari sekali oleh para menak dan keluarganya.*** by Mang Ape, Aam Permana Sutarwan

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Puluhan wartawan mendatangi Mapolda Jawa Barat, Jumat (24/7/2026), dengan satu tuntutan yang tidak bisa ditawar: Polri harus menuntaskan proses hukum terhadap Hotman Paris Hutapea dan tidak boleh menghentikan perkara dengan alasan apa pun. Aksi yang dipimpin Taufik M itu menjadi simbol perlawanan terhadap pernyataan yang dinilai telah merendahkan martabat profesi wartawan. Bagi […]

Bale Jabar

TASIKMALAYA, Balebandung.com – Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih terus mendorong lahirnya generasi emas Indonesia yang berkarakter sekaligus memperkuat profesionalisme prajurit TNI AD. Komitmen tersebut ditegaskan saat melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kodim 0612/Tasikmalaya, Kamis (23/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, Pangdam menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional di Gedung Islamic Center Kabupaten Tasikmalaya sebelum melanjutkan agenda dengan memberikan […]

Bale Jabar

TANGERANG, balebandung.com – Lembaga Seni Budaya dan Peradaban Islam (LSBPI) MUI Jawa Barat dipercaya menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) LSBPI MUI berikutnya. Keputusan tersebut menjadi salah satu hasil penting Rakornas LSBPI MUI Tahun 2026 yang digelar di Pondok Modern Daar El Qolam, Kabupaten Tangerang, Banten, 18–19 Juli 2026. Penunjukan tersebut merupakan bentuk kepercayaan […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sebanyak 50,2 juta warga Jawa Barat atau 96,98 persen penduduk telah terdaftar sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hingga 1 Juli 2026. Dari jumlah tersebut, 38,9 juta peserta atau 74,58 persen berstatus aktif dan dapat mengakses layanan kesehatan sesuai ketentuan. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada jutaan peserta tersebut, BPJS Kesehatan Kedeputian […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Ketua Aliansi Kebangsaan Pontjo Sutowo mengingatkan pemerintah agar tidak lagi menjadikan isu lingkungan sebatas kegiatan seremonial. Menurutnya, ancaman bencana akibat kerusakan alam sudah nyata sehingga dibutuhkan gerakan penghijauan yang berkelanjutan, bukan sekadar penanaman pohon untuk kepentingan acara. “Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan rapat, seminar, slogan, dan seremoni Hari Lingkungan Hidup. Kita membutuhkan gerakan […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus memperluas cakupan layanan kesehatan di Indonesia. Hingga akhir 2025, jumlah peserta JKN mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen dari total penduduk Indonesia. Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito mengatakan sepanjang 2025 Program JKN mencatat 725,3 juta pemanfaatan layanan kesehatan, atau rata-rata 1,9 juta layanan setiap […]