Bale Bandung

Antara Citarum dan Kertasari

×

Antara Citarum dan Kertasari

Sebarkan artikel ini
Lahan garapan warga di tepi hutan Gunung Wayang, Kec Kertasari, Kab Bandung. by Pépén Afandy
Lahan garapan warga di tepi hutan Gunung Wayang, Kec Kertasari, Kab Bandung. by Pépén Afandy

KERTASARI – Saat telapak kaki telanjang menginjak tanah di kaki Gunung Wayang, terasa ada kesejukan yang merambat ke sekujur tubuh. Ya, itulah yang disebut well grounded, menyatunya raga diri dengan raga bumi. Selepas melewati sisa hutan di tepian Situ Cisanti, segera mata disergap open space, lahan terbuka yang ditanami sayuran, ada kol, kentang, wortel dan beragam jenis tanaman lainnya. Telinga pun dikejutkan suara chain saw yang meraung-raung entah menebang pohon di mana. Semua terang benderang terjadi di pagi yang cerah.

Padahal baru pada hari Kamis (26/5) kemaren, ada acara Ngariung Ngobrolkeun Banjir Bandung Selatan di ITB yang dihadiri Wakil Gubernur Jabar, Wakil Bupati Bandung dan semua stakeholder. Hasilna? Wakil Gubernur ngomong banjir teh karena “dosa bersama”…Begitu juga rekan-rekan aktivis lingkungan menyatakan bahwa tanggal 24 Mei menjadi “Hari Citarum”, setelah “Koalisi Masyarakat Melawan Limbah” memenangkan gugatan di PTUN Bandung atas pembuangan limbah di Rancaekek yang diijinkan oleh Pemkab Sumedang.

Lantas saat kita saba ke hulu Sungai Citarum di Kertasari, ceritanya menjadi lain….

“Kita harus berbuat apa lagi ? Kita harus bertani di mana?” begitu timpalnya saat bertemu dengan seorang petani tua di ladangnya di tepi hutan Gunung Wayang, tempat mata air Citarum berasal.

Lahan mana yang dapat digarap oleh petani di tengah sempitnya lahan saat ini. Jumlah lahan masih tetap, sementara jumlah penduduk terus bertambah. Apalagi di Kertasari kebanyakan lahan telah dikuasai oleh Perhutani dan PTPN VIII.

Bapak tani tua ini sangat merasakan keganasan banjir lumpur yang menimpa kampungnya pada tahun 2007, karena rumahnya sendiri yang jadi korban. Petani tua itu pun menyadari kalau semua ini bersumber dari pengolahan lahan pertanian yang tak tepat, serta makin jarangnya wilayah hutan di Kertasari. Faktor kebutuhan ekonomi bagi kehidupan sehari-hari adalah yang paling utama.

Lantas saat berbincang dengan tokoh pecinta alam setempat, mengakui ada keterbatasan lahan bagi petani di Kertasari. Beban Kertasari semakin banyak saat banyaknya pensiunan pegawai perkebunan tinggal di daerah ini. Kekurangan lahan, membuat masyarakat banyak yang membabat hutan. Keadaan ini diperparah dengan lemahnya penegakan hukum.

“Upaya reboisasi pun tak efektif karena tak ada lagi sinergitas antara Perhutani dan masyarakat. Programnya ada, tetapi hasilnya tak pernah terasa” begitu celotehnya.

Permasalahan di Kertasari memang menjadi test case bagi semua pihak untuk menjaga kelestarian lingkungan, khususnya hulu Sungai Citarum. Jika masalah di Kertasari tak terselesaikan, tak menutup kemungkinan semua permasalahan yang menyangkut Citarum juga akan berlarut-larut….#?serentaun2citarum?#, by Denni Hamdani

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna bergerak cepat menangani banjir luapan Sungai Cisunggalah yang selama ini rutin terjadi di wilayah Kecamatan Solokanjeruk dan Majalaya. Keseriusan itu ditunjukkan melalui rapat koordinasi forum pentahelix penanganan banjir Sungai Cisunggalah yang dipimpin langsung Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS), di Aula Kecamatan Solokanjeruk, Sabtu 18 April 2026. Rakor tersebut […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com –  Borondong, makanan tradisional khas Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung, tampil dengan wajah baru pada ajang Bandung Bedas Expo 2026 di Jalan Raya Al Fathu Soreang, Jumat 17 April 2026. Melalui program bertajuk “Explore Borondong: Menjaga Tradisi, Menggugah Rasa, Mendorong Inovasi Budaya”, camilan legendaris tersebut diperkenalkan kembali kepada masyarakat dengan kemasan dan varian rasa […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bunda Pajak Kabupaten Bandung Emma Dety Permanawati berharap kader Tim Penggerak PKK Kabupaten Bandung dapat bersinergi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk menjadi agen pajak di lingkungan masyarakat. Hal itu disampaikan Emma Dety yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Bandung, saat Sosialisasi Optimalisasi Penerimaan Opsen PKB dan Opsen BBNKB, yang digelar Bapenda […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Pengasuh Pondok Pesantren Daar El Jannah Kutawaringin, Ust H Andris Fajar, S.Ag., M.Pd., mengajak para guru untuk memaknai kebahagiaan hidup sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW. Pesan itu disampaikannya saat memberikan tausiyah pada kegiatan halal bihalal anggota PGRI Kecamatan Kutawaringin di GOR Saluyu, Desa Gajahmekar, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Jumat (17/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pengasuh Pondok Pesantren Daar El Jannah Kutawaringin Kabupaten Bandung, Ust H Andris Fajar, S.Ag., M.Pd., mengajak umat Islam untuk senantiasa mensyukuri setiap nikmat yang diberikan Allah SWT. Pesan tersebut disampaikannya saat menjadi khatib Salat Jumat di Masjid Agung Al Fathu Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (17/4/2026). Dalam khutbahnya, Ust Andris Fajar mengangkat tema […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker)menggelar Job Fair Bedas Expo 2026, di Jalan Raya Al Fathu Soreang, Jumat 17 April 2026. Job fair ini sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385 yang menjadi peluang besar bagi ribuan pencari kerja (pencaker) untuk mengakses lowongan pekerjaan (loker) dari berbagai sektor […]