Bale Bandung

Buang Limbah ke Situ Cileunca, Polisi Segel Pipa PT UPBS

×

Buang Limbah ke Situ Cileunca, Polisi Segel Pipa PT UPBS

Sebarkan artikel ini
Satreskrim Polres Bandung menyegel pipa pembuangan limbah kotoran sapi dari peternakan sapi milik PT UPBS di Desa Pulosari, Kec Pangalengan, Kab Bandung, Kamis (2/2). by bb8
Satreskrim Polres Bandung menyegel pipa pembuangan limbah kotoran sapi dari peternakan sapi milik PT UPBS di Desa Pulosari, Kec Pangalengan, Kab Bandung, Kamis (2/2). by bb8
Satreskrim Polres Bandung menyegel pipa pembuangan limbah kotoran sapi dari peternakan sapi milik PT UPBS di Desa Pulosari, Kec Pangalengan, Kab Bandung, Kamis (2/2). by bb8

PANGALENGAN – Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bandung menyegel pipa pembuangan limbah kotoran sapi dari peternakan sapi milik PT Ultra Peternakan Bandung Selatan (UPBS) yang menyuplai susu sapi ke Ultrajaya.

Limbah kotoran sapi tersebut dibuang langsung ke Situ Cileunca. Pencemaran limbah tersebut telah berjalan sejak bertahun-tahun. Bahkan warga setempat sudah sering mengeluhkan baik ke Pemerintahan Desa Pulosari Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung maupun langsung ke UPBS.

Kasat Reskrim Polres Bandung AKP Niko N Adi Putra mengatakan pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat mengenai pembuangan limbah kotoran sapi langsung ke Situ Cileunca.

“Awalnya warga mengeluhkan adanya pembuangan limbah kotoran sapi langsung ke Situ Cileunca dan itu sudah berlangsung sejak 2010 lalu,” ungkap Niko di lokasi penyegelan, Kamis (2/2/17). Dari situ lantas penyidik melakukan pendalaman dan penyusuran pembuangan limbah mengarah ke PT UPBS.

“Sebelumnya warga pun sudah melakukan penutupan terhadap kran saluran pembuangan limbah kotoran sapi tersebut. Namun beberapa saat setelah itu perusahaan tersebut malah mengganti kembali kran yang baru agar bisa membuang limbah itu,” ucapnya.

Menurut Niko mestinya perusahaan tersebut melakukan pengolahan limbah kotoran sapi itu agar tidak langsung dibuang ke Situ Cileunca. “Mereka biasa membuang limbah tersebut sekitar jam 7 malam karena menghindari kepergok warga,” bebernya.

Ditanya apakah pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap dinas terkait di Kabupaten Bandung, Niko menegaskan beberapa dinas tersebut ialah Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian yang membawahi peternakan dan Badan Penanaman Modal dan Perizinan.

“Di sana kita dapat keterangan bahwa izin ke Dinas Pertenakannya 600 ekor, tapi pada kenyataannya mereka memelihara hampir 4.000 ekor sapi. Bisa dibayangkan limbah yang dihasilkan berapa banyak,” tuturnya.

Akibat pencemaran yang dilakukan, PT UPBS bisa dijerat dengan Undang-undang 32 Tahun 2009 tengang perlindungan Lingkungan Hidup. “Ancamannya bisa 10 tahun penjara dan dikenakan denda maksimal mencapai Rp10 miliar,” tegasnya.

Salah seorang warga di Kp Cibuluh RT5/9 Desa Pulosari Kec Pangalengan, Suhendar mengaku warga sudah sering melapor ke pemerintahan desa atau ke perusahaan langsung. “Tapi baik oleh pihak desa maupun perusahaan tidak digubris sampai saat ini,” ungkap Suhendar.

Warga merasa dirugikan karena air Situ Cileunca tidak bisa digunakan warga baik untuk mencuci maupun mandi. “Kalau dipakai mandi pasti gatal-gatal kulitnya karena limbah yang sudah meresahkan,” bebernya.

Warna air Situ Cileunca pun menurutnya kini sudah menghitam. “Dua tahun lalu masih hijau dan kini sudah menghitam karena semakin parah pencemarannya,” keluhnya.

Sekretaris Desa Pulosari Hendri Solehudin mengakui keluhan warga tersebut sudah disampaikan kepada perusahaan, tapi tidak digubris. “Sudah sejak 2015 kita laporkan ke Dinas Lingkungan Hidup, tapi baru setahun ditindaklanjuti dan datang ke lokasi,” ujarnya. Beberapa kali pihak desa sudah melayangkan keberatan ke PT UPBS. “Tapi tidak digubris,” tukas Hendri.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

Tomé Pires mencatat istana raja Sunda bertiang 330. Prasasti Batutulis menyebut parit, balai, samida, dan talaga. Jika istana Pakuan lenyap, bukan berarti Pajajaran tidak ada. Bisa jadi karena istananya memang dibangun dari kayu, bambu, ijuk, dan umpak batu—arsitektur tropis Sunda yang menyatu dengan alam. Ada pertanyaan yang selalu muncul setiap kali orang membicarakan Kerajaan Pajajaran: […]

Bale Bandung

Perjanjian Sunda–Portugis 1522 bukan sekadar urusan dagang lada. Ia adalah manuver internasional Pajajaran untuk mempertahankan pintu lautnya dari tekanan Demak-Cirebon. Dari Pakuan ke Malaka, kerajaan Prabu Siliwangi pernah bermain dalam geopolitik global abad ke-16. Pada 21 Agustus 1522, di pesisir Sunda Kalapa, sebuah perjanjian penting dibuat antara Kerajaan Sunda/Pajajaran dan Portugis. Di atas kertas, perjanjian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – UNICEF (United Nations Children’s Fund) mengapresiasi kinerja Perumda Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung dalam penyediaan layanan air bersih bagi masyarakat. Perusahaan daerah tersebut dinilai menjadi salah satu contoh praktik baik dalam mendukung pemenuhan hak anak, terutama hak atas akses air bersih dan lingkungan yang sehat. Apresiasi itu disampaikan Kepala Perwakilan UNICEF […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna secara resmi membuka Kick Off Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang TK, SD dan SMP Tahun 2026 di Gedung Moh Toha, Kompleks Pemkab Bandung, Selasa (19/5/2026). Bupati yang akrab disapa Kang Dadang Supriatna (KDS) itu mengatakan, kegiatan kick off ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata dari […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung menyatakan siap mendukung pelaksanaan kerja sama Country Programme Action Plan atau CPAP 2026–2030 antara UNICEF dan Pemerintah Pusat. Program tersebut dinilai sejalan dengan prioritas pembangunan daerah, terutama dalam pemenuhan hak anak dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb saat menerima sosialisasi pelaksanaan kegiatan […]

Bale Bandung

balebandung.com – Dari Pakuan, Sunda Kalapa, maung, hingga nama Kodam Silliwangi dan Universitas Padjadjaran, Siliwangi bukan sekadar raja masa lalu. Ia menjadi cara orang Sunda mengingat kejayaan yang hilang. Dari sekian banyak raja Sunda, nama Prabu Siliwangi paling keras menggema di telinga rakyat Jawa Barat. Ia hadir dalam cerita rakyat, nama jalan, kesatuan militer, simbol […]