Bale Bandung

Bupati DS Minta Pemerintah Desa Dukung Peningkatan IPM

×

Bupati DS Minta Pemerintah Desa Dukung Peningkatan IPM

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadag Supriatna, saat Sosialisasi Hasil Pengolahan Data SWP di Sutan Raja, Soreang, Selasa (11/10/21). by Hms

SOREANG, Balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna meminta pemerintah desa, untuk turut mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Bandung.

Hal itu diungkapkan Bupati Bandung, di sela acara Sosialisasi Hasil Pengolahan Data Satuan Wilayah Pengembangan (SWP) Dalam Menentukan Typologi Pembangunan Desa Melalui Aplikasi Sistem Informasi Statistik Daerah (Simasda) di Sutan Raja, Soreang, Selasa (11/10/2021).

“Ada tiga indikator yang harus kita tingkatkan, yang pertama adalah masalah pendidikan, kedua kesehatan, dan ketiga daya beli masyarakat. Saya optimis, kalau ketiga indikator ini bergerak bersamaan, maka IPM Kabupaten Bandung akan meningkat secara drastis,” ungkap bupati.

Ia pun meminta Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bandung, untuk mengevaluasi ulang data yang berhubungan dengan ketiga indikator tersebut. Dirinya pun menyebutkan program-program yang dilakukan pemerintah daerah, dalam upaya meningkatkan IPM.

“Pada sektor pendidikan, tahun ini Insha Allah kami akan mendirikan 17 sekolah. Karena masyarakat kita banyak yang ingin bersekolah tetapi terbatas oleh ketersediaan sarana dan prasarana yang belum mencukupi,” ujar Kang DS, sapaan Dadang Supriatna.

Selain itu, ia berencana memberikan beasiswa untuk mahasiswa tidak mampu secara ekonomi, tetapi memiliki kompetensi lebih.

“Kemudian di bidang kesehatan, karena kesehatan merupakan hak dasar bagi masyarakat, pada pertengahan tahun 2022 nanti kita akan membangun 5 rumah sakit. Dengan harapan, tidak ada lagi kasus pasien tidak bisa tertangani dengan baik, karena akses ke rumah sakit yang jauh,” imbuh Kang DS.

Ia juga menyebutkan beberapa program lain, yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan daya beli masyarakat.

“Sesuai janji saya, saya akan memberikan bantuan kepada masyarakat sebesar 60 juta per RW, tanpa bunga. Itu sekaligus sebagai upaya meminimalisir peredaran bank emok, yang justru menyengsarakan masyarakat,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Kang DS turut mengapresiasi sejumlah desa dan kelurahan yang masuk dalam kategori typologi mandiri di tahun 2021. Desa yang menyandang predikat tersebut, dinilainya telah memiliki pelayanan publik yang optimal, serta penyelenggaraan pemerintahan yang baik.

“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada 83 desa dan 7 kelurahan, yang telah masuk ke dalam kategori mandiri. Data ini berdasarkan hasil perhitungan typology SWP yang sudah dilakukan Diskominfo melalui aplikasi Simasda. Artinya, desa dan kelurahan tersebut sudah memiliki pelayanan dasar yang baik, kondisi infrastruktur yang memadai, serta tersedianya akses transportasi yang layak,” jelas Kang DS.

Ia juga menuturkan keinginannya, untuk membuat dashboard yang memuat informasi lengkap dari masing-masing desa. Sehingga mempermudah masyarakat menggali informasi hingga daerah terpencil, tanpa harus datang ke lokasi.

“Saya minta aplikasi Simasda ini terus dikembangkan. Selain untuk pengolahan data, saya juga ingin aplikasi ini menjadi sarana komunikasi antara bupati dengan desa. Cukup diklik, kita akan dapat informasi mengenai semua data, termasuk misalnya data warga miskin, yang menyajikan lengkap hingga alamat RT RW nya,” ungkap Kang DS.

Sementara itu Kepala Dinas Kominkasi, Informatika dan Statistika (Diskominfo) Yudi Abdurrahman mengungkapkan, selain sebagai pengolahan data, aplikasi Simasda dapat memuat potensi-potensi yang ada di desa, sehingga dapat menjadi nilai tambah bagi desa tersebut.

“Contohnya kan sekarang banyak orang mencari tempat yang bagus, instagramable. Potensi desa ini harus bisa kita promosikan. Ini yang akan kita kembangkan dari berbagai sektor di desa, mulai dari pendidikan, pariwisata, IPM dan lainnya,” kata Yudi. (iwa ahmad sugriwa)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]