Senin, Oktober 25, 2021
BerandaBale BandungCibarangbang, Keindahan Sunyi Tepi Citarum

Cibarangbang, Keindahan Sunyi Tepi Citarum

cibarangbang-rmh-phnBOJONGSOANG – Cibarangbang memang bukan seperti Teras Cikapundung yang penuh estetika beautifikasi. Di sini tak ada elemen artificial buat berselfie-ria. Ya, memang di tempat ini tak ada plang apalagi tulisan huruf menyolok seperti di taman-taman tematik Kota Bandung. Tempat ini jauh dari hingar bingar dan hanya kesunyian yang seakan menjadi kesenduan atas nasib Sungai Citarum.

cibarangbang-gerbangCibarangbang adalah sebuah kampung yang terletak di Desa Bojongsari, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, merupakan lahan yang tersisa dari sebuah sudetan Sungai Citarum di Km 50 dari titik 0 Situ Cisanti di Gunung Wayang. Di sini masih tersisa genangan Sungai Citarum purba yaitu Leuwinini, yang seakan mewakili nama yang terlupakan seperti juga sudetan lainnya yaitu Leuwipasar, Cibisoro dan sudetan lainnya.

Menuju tempat ini dapat dilalui dari jalan inspeksi di tepi kanan Jembatan Citarum di Bojongsoang, atau kalau tak mau ajrug-ajrugan mah, bisa melalui jalan masuk dari perumahan Stella di Jl. Siliwangi, Baleendah sebelum Pasirmunjul.

Di tepian bantaran sungai kita akan dihadang keteduhan pepohonan tanaman Multi Purpose Tree Species (MPTS) seperti alpukat, aren, asam Jawa, jambu biji, jeruk, kemiri, kina, mangga, nangka, rambutan, pinang dan tentu saja petai. Selain itu ada juga tanaman produktif seperti albasia, sengon, jabon, suren, akasia dll.

Dibawahnya ditanam tumpang sari seperti bawang merah, bawang putih, bayam, buncis, cabe hijau, cabe merah, cabe rawit, jagung, jahe, kacang merah, kacang panjang, kacang tanah, kangkung, kedelai dan ketimun.

Saung Utama tempat ngariung para petani desa. by Denni H
Saung Utama tempat ngariung para petani desa. by Denni H

Di tempat ini juga ada saung untuk ngariung para petani desa sekitar dan saung untuk para pemuda belajar mengenai upaya bagaimana menyelamatkan Citarum dan mushala yang semuanya dibangun dengan bambu. Sementara bekas genangan sudetan yang awalnya kotor dan penuh gulma, kini sebagian dibuat sawah, kolam ikan dan kandang ternak domba.

Saung untuk para pemuda belajar mengenai upaya bagaimana menyelamatkan Citarum. by Denni H
Saung untuk para pemuda belajar mengenai upaya bagaimana menyelamatkan Citarum. by Denni H

Tempat ini dihimpit perumahan elit dan dinding pabrik yang bentengnya telah menyita sempadan sungai, malah sebagian lahan bekas timbunan sudetan telah diakuisisi pabrik, entah bagaimana ceritanya.

Abah Karmana (bertopi biru) bersama para pengunjung.ist
Abah Karmana (bertopi biru) bersama para pengunjung.ist

Tak terasa sudah empat tahun Abah Karmana menata tepian Citarum sepanjang 13 km, mulai dari Sapan sampai Bojongsari, sudah 27.000 pohon tertanam meneduhi tepian Citarum yang sunyi…

“Jadi, tak usahlah kita menghujat siapapun, kita semua sudah tahu bagaimana sakitnya Citarum. Mari kita selamatkan yang masih bisa diselamatkan, kita benahi bersama”, begitu kata abah…by Denny Hamdani

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

TERKINI