Bale Jabar

Ciletuh-Palabuan Ratu Disiapkan Jadi UNESCO Global Geopark

×

Ciletuh-Palabuan Ratu Disiapkan Jadi UNESCO Global Geopark

Sebarkan artikel ini
Gubernur Aher saat penandatanganan kesepakatan bersama pengembangan Kawasan Geopark Ciletuh Palabuan Ratu, di Gedung Sate Bandung, Senin (28/11). by Humas Pemprov Jabar
Gubernur Aher saat penandatanganan kesepakatan bersama pengembangan Kawasan Geopark Ciletuh Palabuan Ratu, di Gedung Sate Bandung, Senin (28/11). by Humas Pemprov Jabar

BANDUNG – Kawasan Geopark Ciletuh telah ditetapkan menjadi Kawasan Geopark Nasional Ciletuh -Palabuhan Ratu dengan sertifikat yang diterbitkan pada 22 Desember 2015. Kini kawasan berpotensi wisata dunia tersebut, tengah disiapkan untuk jadi UNESCO Global Geopark pada 2017.

Rencananya, pada Maret 2017 asesor Global Geopark dari UNESCO mau datang lagi ke Jabar. Maka menjelang kedatangannya, segala kelengkapan kawasan Geopark Ciletuh-Palabuan Ratu pun disiapkan lebih matang lagi, agar memenuhi persyaratan sebagai kawasan UNESCO Global Geopark.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, wilayah Geopark Ciletuh-Palabuan Ratu juga diperluas yang sebelumnya hanya tiga kecamatan meliputi Ciemas, Surade dan Ujunggenteng, dalam rangka persiapan kawasan geopark diperluas meliputi 74 desa di delapan kecamatan.

Dengan luas area 126,100Ha atau sekitar 126,1 Km2 yang berada di delapan kecamatan 74 desa, Geopark Nasional Ciletuh-Palabuanratu dibagi jadi tiga wilayah bagian dengan setiap wilayah punya tema Geoarea masing-masing. Geoarea Cisolok dengan tema pergeseran jalur magmatik, Geoarea Simpenan dengan tema Plato Jampang, Geoarea Ciletuh bertema fosil subduksi.

Tak sampai di situ, Kawasan Ekonomi Khusus Kepariwisataan di Ciletuh pun sedang disiapkan dalam rangka menuju Global Geopark. “Dokumen-dokumen telah disiapkan, pengembangan kawasan juga sudah kita lakukan semenjak tahun lalu, tahun lalu kita ngebangun jalan di sana. Tahun 2017 yang akan datang kita anggarkan Rp200 milyaran di sana untuk jalan dan jembatan, akan ada jalan sepanjang pantai dari jalan Pantai Loji membentang terus pinggir pantai sampai ke Puncak Darma, lalu ke kawasan pokoknya di Ciletuh,” kata Gubernur Aher, usai penandatanganan kesepakatan bersama pengembangan Kawasan Geopark Ciletuh Palabuan Ratu, di Gedung Sate Bandung, Senin (28/11/16).

Pengembangan kawasan geopark juga akan didukung dengan pembangunan fasilitas lainnya yang tengah dikerjakan seperti pembangunan Bandara Citarate. Dengan diakui sebagai UNESCO Global Geopark, akan menjadikan kawasan Geopark Ciletuh-Palabuan Ratu sebagai kawasan wisata dunia.

“Ciletuh itu barusan ada kerjasama dalam rangka pengembangan Geopark Ciletuh-Palabuan Ratu, antara Pemprov Jabar, Pemkab Sukabumi, Kementerian LH dan Kehutanan, PT Perkebunan Nusantara VIII, PT Bio Farma (Persero), Universitas Padjadjaran, PD Jawi, Paguyuban Alam Pakidulan Sukabumi (PAPSI) dan Forum Komunikasi Kelompok Penggerak Pariwisata (FK. KOMPEPAR) Kab Sukabumi tentang Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Geopark Nasional Ciletuh Palabuan Ratu. Kita bekerjasama untuk terus mengembangkan Geopark Nasional Palabuan Ratu menjadi UNESCO Global Geopark,” tutur Aher.

Sementara terkait investasi, imbuh gubernur, pihaknya mengaku masih akan terus bekerjasama dengan BUMN. “Ke depan pada posisi yang pas yang saling menguntungkan. Kita bisa bekerjasama dengan investor yang lain,” ujarnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Seniman, budayawan, sekaligus pendekar silat Abah Nanu menitipkan filosofi kepemimpinan Sunda “Wana, Wani, Wanoh” kepada Ketua Pelaksana Festival Al Jabbar, Bambang Melga, sebagai bekal mengawal penyelenggaraan festival yang akan memadukan seni, budaya, dan spiritualitas Islam. Dalam perbincangan yang berlangsung penuh kehangatan, Abah Nanu menekankan bahwa memimpin sebuah perhelatan besar tidak cukup hanya […]

Bale Jabar

Tantangan yang dihadapi dunia pers hari ini benar-benar tidak main-main. Di tengah gempuran teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), ruang redaksi dituntut bergerak secepat kilat. Tapi, di balik kecepatan itu, ada harga mahal yang dipertaruhkan: kepercayaan publik. Realitas inilah yang mendasari pandangan Tantan Sulthon B, M.Sos., calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2026-2031. Baginya, organisasi […]

Bale Jabar

BOGOR, balebandung.com – Calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2027–2031 yang juga Pemimpin Redaksi InilahKoran, Tantan Sulthon Bukhawan menyambangi Sekretariat PWI Kota Bogor, Jalan Tirto Adhi Soerjo nomor 4, Kecamatan Tanah Sareal pada Senin (3/8/2026). Tantan berdiskusi dengan jajaran PWI Kota Bogor perihal visi mewujudkan ‘PWI Jabar Istimewa’ dengan tagline ‘Wartawannya Kompeten, Organisasinya Hebat, Anggotanya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Tidak banyak orang yang memilih menjadikan musik sebagai jalan untuk mendekatkan masyarakat kepada Al-Qur’an. Di tengah perkembangan berbagai metode pembelajaran, Drs. H. Ahmad Kholid HS, M.Li. justru mengambil jalur yang berbeda. Ia memadukan irama, seni baca Al-Qur’an, dan pendekatan pembelajaran yang lebih mudah diterima berbagai kalangan. Nama Ahmad Kholid dikenal sebagai pendiri Metode […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Festival Al Jabbar 2026 mulai memperkuat jajaran kreatifnya dengan menggandeng dua maestro seni pertunjukan Jawa Barat, Rosikin WK, S.Sn., M.Sn. dan aktor teater sekaligus film senior R. Irwan Guntari WK, S.Sn. Keduanya dipercaya menggarap konsep pembukaan dan penutupan festival yang diproyeksikan menjadi salah satu atraksi utama dalam perhelatan budaya tersebut. Kedua seniman itu […]