Bale Bandung

DTSEN Diberlakukan, 147 Ribu Peserta PBI JK Kab Bandung Dinonaktifkan

×

DTSEN Diberlakukan, 147 Ribu Peserta PBI JK Kab Bandung Dinonaktifkan

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat Rakor PBI JK Nonaktif, di Gedung M Toha Soreang, Rabu (9/7/25).

SOREANG, Balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengungkapkan sekitar 147 ribu Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) di Kabupaten Bandung dinonaktifkan. Penonaktifan ini menyusul pemberlakuan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), mulai Juni 2025.

Hal itu terungkap pada Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi Tata Kelola Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan dan Penanganan PBI JK Nonaktif, Pasca Pemberlakuan DTSEN, di Gedung M Toha Soreang, Rabu (9/7/2025).

“Solusi terhadap 147 ribu PBI JK yang dihapus ini, kita sudah menugaskan kepada para kepala desa dan para Ketua RT, RW, para kader PKK dan Posyandu. Termasuk PKH, TKSK untuk sama-sama dilihat CPCL-nya (Calon Penerima Calon Lokasi) di masing-masing desa langsung rumah PBI JK masing-masing,” kata Bupati Bandung.

Kalau masyarakat yang dinonaktifkan itu ternyata masih layak dibantu, lanjut bupati, maka harus segera dibuatkan pernyataan oleh kepala desa dan kemudian dilaporkan ke Dinas Sosial.

“Nanti Dinsos membuat keterangan dan melaporkannya ke Pusat Data Informasi Kementerian Sosial (Pusdatin Kemensos), maka langsung oleh PBI JK-nya diaktifkan kembali. Diharapkan dalam seminggu selesai semuanya,” ucap Bupati Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS ini.

Kemudian untuk semua CPCL disampaikan kepada para Kades agar diketahui masing-masing namanya, sehingga para kader posyandu, RT/RW, dan mengetahui statusnya sesuai layak dan tidak layaknya serta miskin dan tidaknya.

Lalu para kepala desa pun harus langsung membuat surat pernyataan/keterangan yang disampaikan kepada Kepala DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) dan Kepala Dinsos untuk dibuatkan surat keterangan dan disampaikan ke Kepala BPJS Kesehatan Soreang.

“Para camat memantau untuk progres hal ini selama seminggu. Rumah sakit juga agar tidak menolak pasien siapapun itu agar tetap dilayani dan jangan ada penolakan apapun dan dengan alasan apapun,” tegas bupati.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung, Supardian menjelaskan, 147 ribu PBI JK yang dinonaktifkan ini berdasarkan hasil pemeringkatan DTSEN yang ditetapkan dengan Keputusan Menteri Sosial (Kepmensos).

“Artinya, orang yang dihentikan bansosnya berarti dianggap sudah tidak layak menerima bantuan atau dikatakan sudah mampu, yaitu berada di Desil 6 sampai dengan 10 menurut DTSEN sebanyak 1.887.637 jiwa,” jelas Kadinsos.

Sementara Desil 1-5 sebanyak 1.906.963 jiwa merupakan desil masyarakat yang mendapatkan bantuan. Kendati begitu, tukas Supardian, akurasi data dari DTSEN hasi Kepmensos ini harus dicek lagi ke lapangan.

“Makanya kita akan verval data itu. Kalau faktual masih layak diberi bansos, maka akan kita usulkan reaktivasi PBI JK-nya ke Kemensos,” pungkas Supardian.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]