Bale Bandung

Emma Dety Yakin Pengalaman dan Dedikasi Pengurus Baru Mampu Majukan Gerakan PKK dan Pembinaan Posyandu

×

Emma Dety Yakin Pengalaman dan Dedikasi Pengurus Baru Mampu Majukan Gerakan PKK dan Pembinaan Posyandu

Sebarkan artikel ini
Ketua TP PKK sekaligus Ketua TP Posyandu Kabupaten Bandung, Emma Dety Permanawati

SOREANG, Balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengukuhkan dan melantik Pengurus TP PKK dan Pengurus TP Posyandu serta Pembina TP Posyandu Kabupaten Bandung periode 2025-2030, di Gedung M Toha Komplek Pemkab Bandung, Soreang, Kamis (13/3/2025).

Usai dilantik Bupati Bandung, Ketua TP-PKK Kabupaten Bandung Emma Dety Dadang Supriatna langsung melantik 27 Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan se-Kabupaten Bandung. Sedangkan empat kecamatan lainnya belum diikutsertakan karena masih dijabat oleh Plt. Camat dari 31 kecamatan se-Kabupaten Bandung.

Ketua TP PKK sekaligus Ketua TP Posyandu Kabupaten Bandung, Emma Dety Permanawati mengucapkan selamat kepada para pengurus TP PKK Kabupaten Bandung, pengurus TP Posyandu dan TP Posyandu Kecamatan yang baru saja dilantik.

“Saya yakin dengan pengalaman dan dedikasi Ibu-ibu sekalian akan membawa kemajuan bagi gerakan PKK dan pembinaan Posyandu di Kabupaten Bandung,” kata Emma Dety.

Emma menyebut dalam pelantikan ini ada 62 pengurus TP PKK Kabupaten Bandung dan 27 Ketua TP Posyandu Kecamatan.

Selain pengalaman dan dedikasi, Emma berharap nilai dan sikap yang harus dimiliki oleh para pengurus TP-PKK, TP-Posyandu dan Ketua TP-Posyandu Kecamatan adalah integritas, kepedulian, keteladanan dan semangat gotong royong.

“Kita harus menjadi teladan dalam menggerakkan masyarakat serta selalu mendahulukan kepentingan bersama,” harapnya.

Emma juga menandaskan, Program PKK dan Posyandu perlu dilaksanakan dengan prinsip kemitraan, keswadayaan dan kegotongroyongan.

“Oleh karena itu, saya sangat mengharapkan dapat dioptimalkan segala potensi di Kabupaten Bandung yang ada. Termasuk mendayagunakan potensi kemitraan dengan berbagai OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan lembaga mitra kerja untuk mendukung pelaksanaan program,” ucapnya.

Emma menandaskan, TP PKK dan Pembina Posyandi perlu mengadakan penguatan kelembagaan, kolaborasi dan sinergi antara PKK, Posyandu, pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan sebagai kunci keberhasilan.

“Apalagi pemerintah saat ini tengah fokus pada berbagai program prioritas yang tertuang dalam visi misi Presiden dan Wakil Presiden Asta Cita. Dalam hal ini PKK dan Posyandu memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung keberhasilan program Asta Cita tersebut,” tandas Emma.

Karena itu tugas dan fungsi pengurus TP PKK dan TP Posyandu adalah untuk mengakselerasi program-program PKK dan Posyandu agar sesuai dengan prioritas program pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Seperti program ketahanan pangan, peningkatan ekonomi masyarakat, pemberian makan bergizi pada anak dan peningkatan pelayanan sosial dasar.

“Untuk itu, besar harapan saya dukungan dari Bapak Bupati selaku Pembina TP-PKK kiranya dapat memberikan dukungan dan fasilitas terhadap program-program PKK dan juga Posyandu,” harapnya.

Bupati Dadang Supriatna selaku Pembina TP-PKK mengatakan PKK dan Posyandu merupakan garda terdepan untuk bisa mensejahterakan keluarga dan membantu pelaksanaan program pembangunan pemerintah, baik pusat, provinsi maupun kabupaten.

Bupati Bandung mengungkapkan kader PKK dan Posyandu ini terjun langsung ke grassroot. Namun bupati berseloroh, kader PKK dan Posyandu itu dulu gajinya sajuta (sabar, jujur dan tawakal).

“Tapi saat ini secara bertahap kader PKK di desa dan kelurahan diberikan perhatian berupa insentif dan BPJS Ketenagakerjaan secara keseluruhan yang totalnya mencapai 60 ribuan kader. Alhamdulillah di Kabupaten Bandung sudah berjalan,” kata bupati.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Kabel bawah laut menjadi salah satu infrastruktur penting yang menopang lalu lintas data kawasan Asia-Pasifik. Namun, penguatan jaringan tersebut tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur. Indonesia juga membutuhkan talenta yang memahami teknologi, regulasi hingga pengelolaan jaringan subsea. Kebutuhan itu menjadi fokus Connexus 2026: Limitless Waves (Bandung Series) yang digelar Telkom University (Tel-U) […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung menyiapkan belanja daerah Rp5,30 triliun dalam Rancangan APBD 2027. Angka tersebut lebih besar dibandingkan proyeksi pendapatan daerah yang berada di level Rp5,16 triliun, sehingga APBD 2027 dirancang mengalami defisit Rp145 miliar. Kondisi tersebut menjadi salah satu gambaran ruang fiskal Kabupaten Bandung dalam menjalankan program pembangunan tahun depan. Bupati Bandung […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung tidak berhenti pada seremoni. Warga justru menjadikan malam puncak perayaan sebagai panggung budaya dengan menghadirkan pagelaran Wayang Golek Putra Giri Harja 5 dengan Dalang Kiki Mardani Subasrana Sunarya yang diselenggarakan Karang Taruna RW 03 Desa Sukamenak. Pagelaran tersebut digelar di Lapang RT […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Bandung Susanti menilai Latihan Kader Dasar (LKD) menjadi langkah penting untuk memperkuat kualitas kader sekaligus membangun organisasi yang lebih solid hingga tingkat akar rumput. Hal itu disampaikan Susanti saat menghadiri LKD PC Fatayat NU Kabupaten Bandung di Pondok Pesantren Sirojul Muhtadin, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, Sabtu-Minggu (12-13/9/2026). […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Yusuf Ali Tantowi mengajak jajaran MWC NU Rancaekek memperkuat gerakan berbagi dan mengedukasi masyarakat agar menjadi “tangan di atas”, yakni mereka yang mampu memberi dan membantu sesama. Pesan tersebut disampaikan Yusuf saat menghadiri Konferensi Wakil Cabang (Konfercam) MWC NU Rancaekek ke-3 di Pondok Pesantren Addzimat Da’i Indonesia, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Pimpinan Pondok Pesantren Addzimat Da’i Indonesia, KH Dai Nanang Qosim, mendorong MWC NU Kecamatan Rancaekek tampil lebih responsif dan inovatif dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Menurut Dai Nanang, NU tidak boleh hanya menjalankan pola organisasi yang sudah ada. Kader dan pengurus NU harus cepat membaca perubahan serta menghadirkan program yang benar-benar dibutuhkan warga. […]