Bale Kab Bandung

Galian C Diduga Timbulkan Longsor di Jalur Wisata Ciwidey

SOREANG, Baebandung.com – Hujan deras yang mendera Bandung Raya sejak Selasa (17/12/19) siang menyebabkan banjir dan longsor di jalur utama Soreang-Ciwidey, tepatnya di Jembatan Sungapan, Jalan Sadu, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, sekitar pukul 14.48 WIB. Jalan tersebut merupakan jalur utama menuju kawasan wisata Ciwidey.

Longsor di Sungapan ini memutuskan arus lalu lintas sekitar tiga jam jam dan para petugas gabungan dari Dinas Kebakaran Kab Bandung, BPBD Kab Bandung, Dinas Perhubungan Kab Bandung dan Satlantas Polresta Bandung, hingga pukul 18.30 WIB masih berupaya membersihkan jalan dari material longsor.

Kepala Satlantas Polresta Bandung AKP Hasby Ristama mengatakan hingga menjelang malam petugas terus berjibaku membersihkan material longsor agar kendaraan dari kedua arah dapat kembali melintas. “Untuk sementara jalur dibuka tutup, jadi satu jalur dulu di lokasi longsor.Kendaraan roda dua maupun roda empatsudah mulai bisa melintas,” kata AKP Hasbi.

Pihaknya menghhimbau kepada para pengguna jalan untuk tidak melalui Jalur Sadu Soreang, karena proses evakuasi material longsor masih berlangsung. “Diharapkan juga kepada para warga saat hujan turun tidak keluar rumah apabila tidak ada kepentingan yang mendesak, mengingat curah hujan di wilayah Bandung mulai tinggi,” ucap Hasby.

Sementara itu salah seorang relawan bencana, Dacis mengatakan, banjir diduga dipicu galian C atau tanah dari sebuah tebing ketinggian sekitar 10 meter yang ambrol di Kampung Sungapan, Desa Sadu, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung.

“Di atas Jalan Sadu ini memang ada galian C, sementara kawasan Sadu ini rawan longsor. Sudah beberapa kali di Jalan Sadu ini mengalami longsor dan material tanahnya menutupi jalan,” kata Dacis.

Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Dalam beberapa foto yang beredar, tampak tumpukan tanah, bebatuan, dan pepohonan tampak ambrol menutup badan jalan sehingga tidak dapat dilalui kendaraan. Tak hanya itu, tanah lumpur dan bebatuan kecil tampak tampak mengalir deras terbawa arus air ke arah Soreang. ***

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close