Bale Jabar

Jabar Jadi Provinsi Pembumian Pancasila

×

Jabar Jadi Provinsi Pembumian Pancasila

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat Pembukaan Senam Sehat dan Gerak Jalan Jabar Bangkit dalam rangkaian Peringatan HUT  ke-50 PDI Perjuangan di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu (28/1/23). by Adpim Jabar

BANDUNG, Balebandung.com – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan Jabar menjadi Provinsi Pembumian Pancasila. Jabar juga mampu menghadirkan kurikulum anti-radikalisme dan anti-terorisme di SMA dan SMK.

Hal itu disampaikan Gubernur Jabar saat menghadiri Pembukaan Senam Sehat dan Gerak Jalan Jabar Bangkit dalam rangka Peringatan HUT ke-50 PDI Perjuangan di halaman depan Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu (28/1/2023).

“Jawa Barat merupakan provinsi pertama yang menghadirkan kurikulum anti-radikalisme dan anti-terorisme di SMA/SMK tahun 2022 untuk membentengi generasi-generasi kami dari hal-hal yang menjauhkan dari Pancasila,” kata gubernur.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki; dan anggota DPR RI dari Fraksi PDI-P TB. Hasanuddin.

Ridwan Kamil menyampaikan Jabar juga memiliki program revolusi mental yang diimplementasikan lewat Jabar Masagi, sebuah model pendidikan karakter berbasis kearifan lokal dan paripurna.

Program ini berjalan sukses yang terlihat dari hasil survei mengenai indeks toleransi di Jabar. Hasilnya, survei membuktikan rata-rata di atas 90 persen menyatakan siap untuk berdampingan dengan mereka yang berbeda dalam urusan agama maupun kegiatan keagamaan di lingkungannya.

“Jadi ini membuktikan bahwa Jawa Barat secara umum adalah masyarakat yang sangat Pancasilais dan toleran terhadap keberagaman,” ujarnya.

Kemudian Ridwan melaporkan, Jabar termasuk provinsi yang terbanyak memiliki Warisan Budaya Tak Benda  (WBTB) dengan jumlah 110 ekspresi budaya yang diakui sebagai WBTB nasional.

Dalam konteks pembangunan, sampai akhir Desember 2022, Jabar menerima 480 penghargaan, di antaranya perencanaan pembangunan ranking satu dari Bappenas, kinerja PNS terbaik, keterbukaan pers serta keterbukaan informasi pembangunan.

“Ini menandakan kami serius membangun Jawa Barat, salah satunya adalah penurunan kemiskinan tertinggi di Indonesia tahun 2022 adalah Provinsi Jawa Barat. Mudah-mudahan ini adalah bukti dengan semangat Trisakti Bung Karno kita bumikan Pancasila menjadi hakiki dan abadi di tanah Jawa Barat,” tutur Kang Emil.

Pada kesempatan tersebut Kang Emil juga mengapresiasi arahan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri dalam merawat lingkungan. Alhasil dalam tiga tahun terakhir sudah ditanam 50 juta bibit pohon di utara Jabar.

Sebagai anak bangsa yang mencintai sosok Bung Karno dan ideologinya, Kang Emil menyelesaikan program revitalisasi yang diwariskan Bung Karno saat ia menjabat sebagai Wali Kota Bandung.

Salah satunya, ia menyelesaikan revitalisasi Penjara Banceuy, tempat Presiden Soekarno pernah dipenjara yang dulu terbengkalai, kini sudah representatif. Lalu menyelesaikan satu jalan di sebelah Gedung Merdeka menjadi Jalan Dr. Ir. Sukarno sebagai bentuk dedikasi serta revitalisasi makam Ki Marhaen di Kota Bandung.

“Kami juga mendesain patung Soekarno di Negara Aljazair. Alhamdulillah, penghormatan di luar negeri kita wujudkan ada Bundaran Bung Karno di Ibu Kota Aljazair, juga persiapan membangun patung Bung Karno di Kota Bandung. Mudah-mudahan dalam waktu 6 sampai 7 bulan bisa diselesaikan,” ungkap Kang Emil.

Terakhir, Klinik Lansia atas nama Ibu Inggit Garnasih yang akan beroperasi di Kota Bandung.  “Saya juga sangat terharu di podium ini. Saya mendengar bahwa sosok Ibu Inggit Garnasih disetujui untuk diusulkan sebagai pahlawan nasional,” kata Ridwan Kamil. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menilai sikap pengusaha Pontjo Sutowo dalam menghadapi sengketa Hotel Sultan menunjukkan bentuk nasionalisme yang tidak berhenti pada simbol, tetapi diuji ketika kepentingan pribadi berhadapan dengan kepentingan negara. Menurut Toto, sikap Pontjo yang tetap menempatkan kepentingan negara sebagai sesuatu yang harus dihormati, sekalipun […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Seniman, budayawan, sekaligus pendekar silat Abah Nanu menitipkan filosofi kepemimpinan Sunda “Wana, Wani, Wanoh” kepada Ketua Pelaksana Festival Al Jabbar, Bambang Melga, sebagai bekal mengawal penyelenggaraan festival yang akan memadukan seni, budaya, dan spiritualitas Islam. Dalam perbincangan yang berlangsung penuh kehangatan, Abah Nanu menekankan bahwa memimpin sebuah perhelatan besar tidak cukup hanya […]

Bale Jabar

Tantangan yang dihadapi dunia pers hari ini benar-benar tidak main-main. Di tengah gempuran teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), ruang redaksi dituntut bergerak secepat kilat. Tapi, di balik kecepatan itu, ada harga mahal yang dipertaruhkan: kepercayaan publik. Realitas inilah yang mendasari pandangan Tantan Sulthon B, M.Sos., calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2026-2031. Baginya, organisasi […]

Bale Jabar

BOGOR, balebandung.com – Calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2027–2031 yang juga Pemimpin Redaksi InilahKoran, Tantan Sulthon Bukhawan menyambangi Sekretariat PWI Kota Bogor, Jalan Tirto Adhi Soerjo nomor 4, Kecamatan Tanah Sareal pada Senin (3/8/2026). Tantan berdiskusi dengan jajaran PWI Kota Bogor perihal visi mewujudkan ‘PWI Jabar Istimewa’ dengan tagline ‘Wartawannya Kompeten, Organisasinya Hebat, Anggotanya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Tidak banyak orang yang memilih menjadikan musik sebagai jalan untuk mendekatkan masyarakat kepada Al-Qur’an. Di tengah perkembangan berbagai metode pembelajaran, Drs. H. Ahmad Kholid HS, M.Li. justru mengambil jalur yang berbeda. Ia memadukan irama, seni baca Al-Qur’an, dan pendekatan pembelajaran yang lebih mudah diterima berbagai kalangan. Nama Ahmad Kholid dikenal sebagai pendiri Metode […]