Bale Jabar

Jabar Jadi Salah Satu Objek Survei Data Ekonomi Kreatif

×

Jabar Jadi Salah Satu Objek Survei Data Ekonomi Kreatif

Sebarkan artikel ini
Kepala BEKRAF Triawan Munaf saat konferensi pers Rakor Teknis Penyusunan Data Statistik Ekonomi Kreatif, di The Papandayan Hotel Bandung, Kamis (6/7/17). by Humas Pemprov Jabar
Kepala BEKRAF Triawan Munaf saat konferensi pers Rakor Teknis Penyusunan Data Statistik Ekonomi Kreatif, di The Papandayan Hotel Bandung, Kamis (6/7/17). by Humas Pemprov Jabar

BANDUNG – Untuk kedua kalinya, Badan Pusat Statistik (BPS) bekerja sama dengan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) guna menjaga kesinambungan serta memperkaya data ekonomi kreatif (ekraf) Indonesia.

Sebelumnya pada tahun 2016 lalu, BEKRAF menggaet BPS dalam penyediaan data Produk Domestik Bruto (PDB), tenaga kerja, ekspor, Klarifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI), dan Survei Khusus Ekonomi Kreatif (SKEK) 2016. Tahun ini, BPS-BEKRAF tidak hanya akan memperbaharui data tahun lalu, tetapi juga menambah jumlah cakupan data, meliputi profil usaha subsektor berdasarkan Survei Ekonomi 2016, penyediaan Klasifikasi Baku Jabatan Indonesia (KBJI), data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), serta Tabel Input-Output (I-O) ekraf.

Berdasarkan hasil SKEK 2016, tiga subsektor ekraf yang menjadi primadona adalah fashion, kriya, dan kuliner. Sedangkan usaha/perusahaan start up bidang ekraf cenderung dijumpai pada subsektor aplikasi dan games developer, industri musik, serta perfilman. Guna memenuhi kebutuhan data enam subsektor ekraf tersebut, BPS-BEKRAF pun memilih lima provinsi yang akan menjadi objek survei data, antara lain Jawa Barat, Sumatera Utara, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali.

Kepala BEKRAF Triawan Munaf memaparkan, pemilihan kelima provinsi tersebut berdasar pada pertumbuhan ekonomi kreatif di masing-masing provinsi yang dinilai layak dijadikan contoh. Ekonomi kreatif yang dimaksud mencakup enam subsektor yang menjadi konsentrasi BPS-BEKRAF.

“Lima provinsi itu semua sudah bisa dijadikan contoh, sample yang mendekati sangat akurat untuk mewakili seluruh Indonesia,” ungkap Triawan saat konferensi pers Rapat Koordinasi Teknis Penyusunan Data Statistik Ekonomi Kreatif, di The Papandayan Hotel Jl. Gatot Subroto no.83 Bandung, Kamis (6/7/17).

“Tentunya idealnya seluruhnya bisa diukur secara detail, tapi sekarang kita lebih memenuhi semua itu dengan keterbatasan yang ada. Anggaran kami (BEKRAF) juga terbatas,” sambungnya.

“Dari 16 subsektor ekonomi kreatif, kita ingin konsentrasi di enam subsektor, tiga yang sudah besar, tiga yang jadi prioritas untuk dikembangkan. Tiga yang sudah besar itu selain sudah besar dan percepatan pertumbuhannya luar biasa di Indonesia, tapi juga percepatan pertumbuhan ekspornya juga luar biasa,” papar Triawan.

Disinggung terkait target rampungnya data, Kepala BPS Kecuk Suhariyanto menekankan percepatan penyelesaian data akan dilakukan dengan menggabungkan data Sensus Ekonomi 2016 dan Survei Khusus Ekonomi Kreatif 2016. Diharapkan, data baru bisa dilaunching pada Desember 2017.

“Untuk bisa mengumpulkan data ekonomi kreatif, kita tidak bisa mengandalkan hanya dari satu survei, karena itu kita akan meng-combine berbagai sensus dan survei yang ada di BPS,” pungkas Suhariyanto. “Kita bikin target Desember 2017, hasilnya bisa dilaunching, tahun 2018 sudah bisa digunakan,” lanjutnya.

Terbukti, data ekraf dari BPS-BEKRAF sukses meraih capaian-capaian positif. Pada tahun 2015, sektor ekraf berkontribusi 7,38% terhadap total perekonomian nasional. PDB ekraf yang tercipta tahun 2015 adalah sebesar 852 triliun rupiah, naik 4,38% dibandingkan tahun 2014.

Dari sisi ketenagakerjaan, sektor ekraf mampu menyerap 15,9 juta tenaga kerja atau 13,90% dari total tenaga kerja tahun 2015. Indikator lain yaitu ekspor barang-barang ekraf senilai US$ 19,4 miliar atau 12,88% dari total ekspor Indonesia tahun 2015.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Interkulturalitas dalam teater tak lagi cukup dilihat sebagai pertemuan berbagai budaya untuk melahirkan karya artistik. Di balik pertukaran itu terdapat persoalan etika, identitas, hingga relasi kuasa yang membuat gagasan interkulturalitas terus diperdebatkan. Persoalan tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk “Interkulturalitas: Masih Mempesona atau Sudah Ditinggalkan?” yang digelar Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Komunitas motor tidak hanya dituntut tertib di jalan, tetapi juga dapat mengambil peran dalam menjaga kondusivitas dan membangun kepedulian sosial di Jawa Barat. Pesan itu disampaikan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih saat menghadiri rangkaian The 2nd Indonesian Royal Enfield Jamboree 2026–Wingday dan Deklarasi Bandung Kondusif di Laswi Heritage, Kota Bandung, Sabtu (12/9/2026). […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sinergi TNI, Polri dan pemerintah daerah menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pembangunan Jawa Barat. Pesan itu mengemuka dalam Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Jawa Barat di halaman Gedung Sate, Bandung, Senin (17/8/2026). Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih hadir bersama jajaran Forkopimda Jawa Barat dalam upacara […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Pengusaha Pontjo Sutowo mengajak anak-anak yatim mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar diberi kesehatan, kelancaran dan kekuatan dalam memimpin Indonesia hingga akhir masa jabatannya pada 2029. Ajakan tersebut disampaikan Pontjo saat menghadiri acara “Doa Bersama Anak-anak Yatim untuk Keselamatan Bangsa” yang digelar Aliansi Kebangsaan di Aula Gedung RRI Jakarta, Sabtu malam (15/8/2026). Pontjo […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menilai sikap pengusaha Pontjo Sutowo dalam menghadapi sengketa Hotel Sultan menunjukkan bentuk nasionalisme yang tidak berhenti pada simbol, tetapi diuji ketika kepentingan pribadi berhadapan dengan kepentingan negara. Menurut Toto, sikap Pontjo yang tetap menempatkan kepentingan negara sebagai sesuatu yang harus dihormati, sekalipun […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]