Bale Bandung

KDS Kumpulkan Stakeholder se-Bandung Raya, Banjir dan Sampah Jadi Agenda Bersama

×

KDS Kumpulkan Stakeholder se-Bandung Raya, Banjir dan Sampah Jadi Agenda Bersama

Sebarkan artikel ini

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengingatkan bahwa persoalan banjir dan sampah di Bandung Raya telah memasuki tahap yang membutuhkan penanganan bersama lintas daerah dan lintas sektor. Karena itu, seluruh pemangku kepentingan perlu menyatukan langkah agar persoalan lingkungan tersebut tidak semakin membebani masyarakat.

Hal itu disampaikan Bupati Bandung yang akrab disapa Kang DS (KDS) saat membuka Rapat Koordinasi Penanganan Banjir Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum dan Permasalahan Sampah Bandung Raya di Gedung Moh Toha Kodim 0624/Kabupaten Bandung, Rabu 3 Juni 2026.

Menurut KDS, banjir yang berulang di sejumlah wilayah Bandung Selatan tidak bisa dilepaskan dari kondisi Sungai Citarum yang mengalami sedimentasi cukup parah. Berdasarkan hasil evaluasi lapangan, volume sedimentasi di alur Sungai Citarum saat ini diperkirakan mencapai sekitar 10 juta meter kubik.

“Ini menjadi salah satu penyebab berkurangnya kapasitas sungai dalam menampung air saat curah hujan tinggi. Karena itu normalisasi sungai harus menjadi perhatian bersama,” kata KDS.

Ia mengungkapkan, pengalaman pada saat normalisasi Sungai Citarum dilakukan beberapa tahun lalu menunjukkan hasil yang cukup signifikan dalam mengurangi genangan banjir di kawasan Dayeuhkolot, Baleendah dan Bojongsoang. Karena itu, upaya pengerukan sedimentasi dan penataan sungai perlu kembali dipercepat.

Selain normalisasi sungai utama, KDS menilai penanganan anak-anak sungai dan saluran air yang bermuara ke Citarum juga harus dilakukan secara simultan. Pemkab Bandung sendiri saat ini menjalankan penanganan berbasis kolaborasi pentahelix di sejumlah kecamatan rawan banjir dengan melibatkan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi dan media.

Menurut dia, keterbatasan anggaran daerah membuat pendekatan kolaboratif menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari.

“Kami ingin semangat kolaborasi ini diperluas di tingkat Bandung Raya karena manfaatnya akan dirasakan oleh seluruh daerah,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, KDS juga menyoroti persoalan sampah yang dinilai sama mendesaknya dengan penanganan banjir. Ia menyebut kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti yang semakin terbatas harus menjadi perhatian seluruh pemerintah daerah di kawasan Bandung Raya.

Jika tidak segera diantisipasi melalui pengurangan sampah dari sumbernya, peningkatan pengolahan sampah, dan penguatan teknologi pengelolaan, maka Bandung Raya berpotensi menghadapi persoalan lingkungan yang lebih kompleks di masa mendatang.

“Persoalan sampah dan banjir ini saling berkaitan. Karena itu diperlukan kesamaan langkah dan komitmen dari seluruh pihak agar penyelesaiannya bisa berjalan lebih cepat,” kata KDS.

Sementara itu Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah mengatakan rapat koordinasi tersebut digelar untuk mempertemukan seluruh pemangku kepentingan agar dapat mengidentifikasi akar persoalan sekaligus menyusun langkah-langkah konkret yang dapat segera dilaksanakan.

Menurutnya, persoalan banjir dan sampah tidak bisa diselesaikan secara sektoral, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan lingkungan kawasan Bandung Raya.

“Dengan duduk bersama seperti ini, kita berharap lahir solusi yang terukur dan bisa segera ditindaklanjuti demi kepentingan masyarakat,” ujar Samto.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi Indonesia (AKKOPSI) mendorong pengelolaan limbah dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi bagian dari agenda ketahanan pangan nasional. Usulan tersebut disampaikan Ketua Umum AKKOPSI yang juga Bupati Bandung, Dadang Supriatna, dalam audiensi bersama Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) dengan Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq, […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com — BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Bandung bergerak merespons sebaran abu vulkanik yang mulai dirasakan di sejumlah wilayah. BTB membagikan masker kepada pengendara di kawasan Lampu Merah Al Fathu, Soreang, Senin, 7 September 2026. Pembagian masker dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk mengurangi paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu saluran pernapasan. BAZNAS mengingatkan masyarakat […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Sebanyak 4.737 peserta ambil bagian dalam Bandung Bedas Run 2026 yang digelar di kawasan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (6/9/2026). Peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan sejumlah warga negara asing. Mereka turun dalam dua kategori lomba, yakni 5 kilometer (5K) dan 10 kilometer (10K). Bupati Bandung Dadang Supriatna […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong pemenuhan kebutuhan penerangan jalan umum (PJU) melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), menyusul keterbatasan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), terutama setelah adanya pengurangan Transfer ke Daerah (TKD). Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Hilman Kadar mengatakan, berdasarkan survei dan data panjang jalan dari Dinas […]

Bale Bandung

DAYEUHKOLOT, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna atau KDS menegaskan pentingnya integritas, kapasitas, dan pemahaman terhadap aturan bagi kepala desa dalam mengelola pemerintahan dan keuangan desa. Menurut KDS, besarnya anggaran yang dikelola pemerintah desa harus diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. Hal tersebut penting agar anggaran desa benar-benar memberikan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 963/B/O/2026 Telkom University (Tel-U) secara resmi membuka Fakultas Kedokteran (FK Tel-U) sebagai langkah strategis dalam menjawab kebutuhan layanan kesehatan nasional yang terus berkembang. Bertempat di Gedung N kampus Tel-U Bandung, pada Selasa (1/9/2026), peresmian ini menandai era baru pendidikan kedokteran di Indonesia […]