Bale Bandung

Pemkab Bandung Terus Tingkatkan Pengelolaan Dana Desa

×

Pemkab Bandung Terus Tingkatkan Pengelolaan Dana Desa

Sebarkan artikel ini
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspem Kesra) Kabupaten Bandung, Ruli Hadiana, saat Workshop Evaluasi Penyaluran dan Penggunaan ADD di Gedung M. Toha, Soreang, Selasa (24/11/20). by Humas Pemkab

 

Aspem Kesra Kab Bandung, Ruli Hadiana, saat Workshop Evaluasi Penyaluran dan Penggunaan ADD di Gedung M. Toha, Soreang, Selasa (24/11/20). by Humas Pemkab

SOREANG, Balebandung.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung terus berupaya meningkatkan pemahaman perangkat kecamatan dan desa terkait pengelolaan anggaran dana desa (ADD). Bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Jawa Barat, Pemkab Bandung menggelar Workshop Evaluasi Penyaluran dan Penggunaan ADD di Gedung M. Toha, Soreang, Selasa (24/11/20).

“Dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa disebutkan, bahwa pemerintah desa telah mandiri dalam mengelola pemerintahannya dengan berbagai sumber dana yang dimiliki. Oleh karena itu, semua kegiatan penyelenggaraan pemerintah desa harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan peraturan yang ada,” jelas Ruli Hadiana, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspem Kesra) Kabupaten Bandung.

Ruli menjelaskan, ada tiga aspek penting dalam pengelolaan alokasi anggaran DD, yaitu tepat penyaluran, pemanfaatan, dan tepat pengawasan. Menurutnya, tiga hal itu dapat mendorong terciptanya tata pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.

“Jadi, sangat dibutuhkan peran aktif masyarakat dalam pengawasan. Dengan begitu, alokasi anggaran DD dapat tepat sasaran,” jelasnya.

Di awal tahun 2020, lanjut Ruli, Pemkab Bandung mendapat alokasi anggaran DD dari Pemerintah Pusat (PP) sekitar Rp. 322 miliar. “Namun pasca pandemi Covid-19, anggaran tadi terkena refocusing sebesar Rp. 2,9 miliar menjadi 3,19 miliar,” ungkap Aspem Kesra.

Dengan adanya kegiatan tersebut pihaknya berharap perangkat daerah terkait, para camat dan kepala desa (kades) dapat memahami tata cara penatausahaan. Mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pelaporan penggunaan ADD.

“Kepada para camat dan kades peserta workshop, diharapkan dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk menyampaikan permasalahan di lapangan terkait penggunaan dan pengelolaan ADD,” harap Ruli.

Kepala Perwakilan (Kaper) BPKP Jawa Barat Mulyana menuturkan, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2020 PP telah mengalokasikan DD sebesar Rp.71 triliun. Anggaran itu, urai Mulyana, dibagikan kepada 74.954 desa yang tersebar di 33 provinsi di Indonesia, dengan rata-rata per desa memperoleh anggaran sebesar Rp. 950 juta.

Untuk mempermudah perangkat desa dalam mengelola keuangan, pihaknya bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah mengembangkan aplikasi sistem keuangan desa (Siskeudes).

“Sistem ini telah diresmikan oleh Mendagri dan kepala BPKP pada September 2018 lalu. Untuk mengefektifkan implementasi Siskeudes versi terbaru, maka diperlukan percepatan, monitoring dan evaluasi secara terus-menerus,” kata Mulyana. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

PASIRJAMBU, balebandung.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung bergerak cepat menindaklanjuti keluhan sejumlah orang tua siswa SDN Cisondari 1, Kecamatan Pasirjambu, terkait dugaan pungutan menjelang kegiatan pelepasan siswa kelas VI dan kenaikan kelas. Pengawas SD Kecamatan Pasirjambu Hj. Tati Rohaeti, S.Pd., M.Pd. memastikan seluruh uang yang telanjur terkumpul dari orang tua telah dikembalikan. Sementara kegiatan pelepasan […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal itu disampaikan Ali Syakieb saat meresmikan Rumah Layak Huni Baznas milik Lisna, warga Kampung Nagrak RT 03 RW 02, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – PD-PKPNU Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Mardhotillah, di Kampung Rancabeureum, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung selama tiga hari, Jumat-Minggu 3-5 Juli 2026. Lokasi pesantren berada di wilayah Desa Sukamulya yang relatif mudah dijangkau dari Jalan Raya Rancaekek-Majalaya. Kemudian cari arah Jalan Rancabeureum, jika dari Dangdeur Rancaekek […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita (29), warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dari kasus yang menyita perhatian publik setelah Yunita ditemukan dalam kondisi luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan, khusunya yang melanda Kecamatan Bojongsoang. Selain pembangunan infrastruktur pengendali banjir, Pemkab Bandung juga membuka opsi relokasi warga yang selama ini tinggal di wilayah langganan genangan. Menariknya, proses penanganan banjir tersebut akan melibatkan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri Kabupaten […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Minat calon peserta mengikuti Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung terus meningkat. Hingga saat ini, jumlah peserta yang mendaftar melalui aplikasi Siskader NU telah mencapai 100 orang. Ketua Panitia PD-PKPNU Angkatan XI-Rancaekek, Aan Aliyudin mengatakan, angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan warga Nahdliyin untuk mengikuti kaderisasi […]