Bale Bandung

SKTM untuk Masyarakat yang Betul-betul Tidak Mampu

×

SKTM untuk Masyarakat yang Betul-betul Tidak Mampu

Sebarkan artikel ini
Pelayanan kesehatan gunakan SKTM.

SOREANG,balebandung.com – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Bandung Hilman Farouq mengatakan ada anggaran BTT (Belanja Tidak Terduga) nilanya sebesar Rp 8,3 miliar yang disimpan di BKAD (Badan Keuangan dan Aset Daerah) untuk penanganan SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) bagi warga miskin untuk mengurus pelayanan kesehatan di tiga rumah sakit umum daerah (RSUD) di Kabupaten Bandung.

“Ini belum ada rapat lagi, terkait dengan SKTM yang dianggarkan dari BTT itu. Tapi Dinas Sosial Kabupaten Bandung sudah bisa merekomendasikan terkait SKTM untuk betul-betul masyarakat yang tidak mampu dan yang tidak tercover oleh UHC (Universal Healt Coverage),” kata Hilman, Selasa (17/1/2023).

Untuk sekarang ini, kata Hilman, dari Komisi D meminta kepada stakeholder yang ada, yaitu dari pihak BPJS, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan Dinas Kependudukan, dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung terkait sinkronisasi data kependudukan.

“Yang dikhawatirkan oleh kita itu, data penduduk yang sudah meninggal atau pindah domisili masih dicover oleh pemerintah daerah,” ujarnya.

Jadi kemarin, kata Hilman, saat rapat dua kali di Komisi D DPRD Kabupaten Bandung itu, belum ada sinkronisasi data. “Diharapkan ada sinkronisasi data, kita bisa mengurangi anggaran yang betul-betul sudah tidak menerima UHC itu,” ujar Hilman.

Artinya, imbuh Hilman, penerima manfaat ini yang mendapatkan jaminan kesehatan, kalau sudah meninggal dunia harusnya tidak dibayar lagi oleh pemerintah daerah. “Nah, ini kita lagi sinkronisasi data dari berbagai pihak,” ucapnya.

Untuk saat ini, kata dia, kalaupun ada masyarakat yang betul-betul tidak mampu dan belum dijamin kesehatannya, itu bisa diakses melalui Puskesos.

“Bisa bikin SKTM online, dan nanti direkomendasikan oleh Dinas Sosial. Jadi warga masyarakat yang betul-betul tidak mampu. Jadi di kita itu, ada warga yang sudah mampu, tapi ingin dibikini SKTM. Nah ini dari pihak Dinas Sosial juga harus lebih teliti,” katanya.

Dipastikan, Hilman mengatakan, karena capaian UHC masyarakat Kabupaten Bandung telah mencapai 97 persen, artinya sekitar 3 persen lagi masyarakat Kabupaten Bandung belum tercover jaminan kesehatan.

“Baik itu mandiri atau pekerja di perusahaan. Yang 3 persen itu, khususnya untuk masyarakat yang mampu bisa daftar ke BPJS Kesehatan mandiri dan yang tidak mampu bisa diakses melalui anggaran BTT tadi,” katanya.

Intinya, Hilman mengatakan, supaya masyarakat tidak khawatir, kalau betul-betul ada masyarakat yang tidak mampu, akses saja seperti biasa melalui SKTM untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Nanti, kalau SKTM belum bisa dikeluarkan anggarannya, bisa mengakses ke Baznas atau yayasan-yayasan yang betul-betul bisa membantu masyarakat miskin,” ujarnya.

“Jangan khawatir untuk warga miskin di Kabupaten Bandung, tapi yang betul-betul miskin. Ada di antaranya warga yang punya kendaraan, saat masuk rumah sakit ingin dilayani dengan menggunakan SKTM. Artinya, mental masyarakat kita masih kurang. Artinya, kalau ada masyarakat yang betul-betul miskin, bisa diakses seperti biasa. Masyarakatnya juga dirujuk ke rumah sakit umum daerah Kabupaten Bandung, supaya ada solusi-solusi untuk pemecahan anggarannya,” tuturnya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com — BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Bandung bergerak merespons sebaran abu vulkanik yang mulai dirasakan di sejumlah wilayah. BTB membagikan masker kepada pengendara di kawasan Lampu Merah Al Fathu, Soreang, Senin, 7 September 2026. Pembagian masker dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk mengurangi paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu saluran pernapasan. BAZNAS mengingatkan masyarakat […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Sebanyak 4.737 peserta ambil bagian dalam Bandung Bedas Run 2026 yang digelar di kawasan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (6/9/2026). Peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan sejumlah warga negara asing. Mereka turun dalam dua kategori lomba, yakni 5 kilometer (5K) dan 10 kilometer (10K). Bupati Bandung Dadang Supriatna […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong pemenuhan kebutuhan penerangan jalan umum (PJU) melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), menyusul keterbatasan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), terutama setelah adanya pengurangan Transfer ke Daerah (TKD). Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Hilman Kadar mengatakan, berdasarkan survei dan data panjang jalan dari Dinas […]

Bale Bandung

DAYEUHKOLOT, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna atau KDS menegaskan pentingnya integritas, kapasitas, dan pemahaman terhadap aturan bagi kepala desa dalam mengelola pemerintahan dan keuangan desa. Menurut KDS, besarnya anggaran yang dikelola pemerintah desa harus diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. Hal tersebut penting agar anggaran desa benar-benar memberikan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 963/B/O/2026 Telkom University (Tel-U) secara resmi membuka Fakultas Kedokteran (FK Tel-U) sebagai langkah strategis dalam menjawab kebutuhan layanan kesehatan nasional yang terus berkembang. Bertempat di Gedung N kampus Tel-U Bandung, pada Selasa (1/9/2026), peresmian ini menandai era baru pendidikan kedokteran di Indonesia […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat mengecam keras aksi seorang oknum yang mengaku wartawan dan mengamuk di SDN 2 Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Ketua PWI Jawa Barat Terpilih Tantan Sulthon Bukhawan menegaskan, tindakan tersebut tidak mencerminkan perilaku seorang wartawan dan telah mencederai marwah profesi kewartawanan. “PWI Jawa Barat mengecam keras tindakan oknum yang […]