Bale Bandung

Nih, Surat Terbuka Kader Muda Golkar Buat Dedi Mulyadi

×

Nih, Surat Terbuka Kader Muda Golkar Buat Dedi Mulyadi

Sebarkan artikel ini

bb-kader-muda-golkar-jpgSOREANG – Kader muda Golkar Kabupaten Bandung yang kebanyakan mendukung Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kab Bandung Dadang Supriatna sebagai bakal calon ketua DPD Golkar Kabupaten Bandung kembali bereaksi setelah mendapat kabar bahwa penyelenggaraan tempat Musda Golkar Kab Bandung digelar di Sekretariat Golkar Jabar, Jl Maskumambang, Kota Bandung.

Setelah kader muda Golkar Kab Bandung Topan Lesmana bersuara (15/7/16) karena dugaan ada kebepihakan dari Ketua DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi dalam Musda Golkar Kab Bandung, kali ini reaksi yang disebar melalui media sosial kembali muncul dari kader muda Golkar Kab Bandung lainnya dengan nama aku Facebook Teja Sungkawa.

Selain itu, kader Golkar Kab Bandung lainnya pun mempertanyakan kenapa hingga kini Panitia Musda Golkar Kab Bandung belum juga ada progres menggelar tahapan-tahapan musda. Padahal musda bakal digelar Minggu 24 Juli 2016.

Nih, Surat Terbuka Buat Dedi Mulyadi dari Kader Muda Golkar yang tersebar di medsos itu;

Pesan untuk Saudara Dedi Mulyadi…

Melihat sikap saudara sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat dalam menghadapi momen Musda Golkar Kabupaten Bandung tidaklah mencerminkan seorang pemimpin yang dapat diteladani. Melihat cara saudara menutup keran demokrasi terhadap beberapa pihak yang sedang mencoba membangun proses demokrasi di Kabupaten Bandung melalui perhelatan Musda Golkar Kabupaten Bandung beberapa hari ke depan, hanya karena ada keberpihakan kepada salah satu calon.

Posisi Saudara yang hari ini sebagai pimpinan partai tingkat provinsi tidak bisa bersikap elegan dan beretika dalam berpolitik. Bahkan seakan-akan menjauhkan visi partai Saudara sebagai partai demokratis dan transparan. Saya melihat itu sangatlah jauh dari karakter Saudara yang sering diperlihatkan yakni kesantunan.

Saya pikir keberpihakan dalam politik itu sah-sah saja, karena itu bagian dari dinamika politik itu sendiri. Tapi menutup keran demokrasi dengan cara menghalangi kader-kader potensial untuk maju dalam pencalonan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung, itu merupakan sebuah kecacatan Saudara dalam melangkah di awal kepemimpinan saudara di partai Golkar Jawa Barat.

Jangan pernah berharap partai Saudara akan menjadi besar dan dihargai, jika Saudara malah kemudian menjadi corong penutup proses demokrasi dalam internal partai Saudara sendiri. Apalagi lagi jika saat ini partai Saudara mencoba melakukan persiapan menjelang Pemilihan Gubernur nanti dua tahun lagi. Alih-alih meningkatkan jumlah suara partai, justru malah semakin merosot hanya karena persoalan-persoalan internal yang saudara hancurkan sejak sekarang.

Cara Saudara ini hanya akan berdampak kepada dua hal. Pertama, kader-kader potensial yang merasa kecewa di Partai Golkar akan banyak yang bersikap apatis dan memunculkan rasa mosi tidak percaya, bahkan bisa jadi antipati. Kedua, merusak kredibilitas Saudara di mata publik khususnya Kabupaten Bandung.

Saya sebetulnya tidak terlalu perduli terhadap keberpihakan saudara terhadap salah satu calon, karena tidak akan berpengaruh sama sekali terhadap pemilik suara. Tapi cara saudara yang mencoba menutup keran demokrasi akan berimplikasi terhadap niatan Saudara nanti pada momentum tahun 2018 yang digadang-gadang akan mencalonkan gubernur periode mendatang.

Saya merasa sangat kecewa terhadap saudara yang sudah saya anggap “lanceuk” karena notabene lahir, dididik dan berkembang dari organisasi yang sama, tapi sangat jauh dari nilai-nilai yang sering kita pelajari.

Jangan pernah bermimpi untuk mejadi pemimpin yang baik dalam skala yang besar, kalau Saudara sudah tidak mau belajar memimpin yang baik dalam skala yang kecil…
Salam hormat tinu jadi adi…

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Bupati Bandung, Dadang Supriatna memberikan kesaksian dalam persidangan perkara PT Bandung Daya Sentosa (BDS) di Pengadillan Negeri Kota Bandung, Selasa (29/9/2026). Kehadiran bupati yang akrab disapa KDS ini merupakan bagian dari proses hukum yang sedang berjalan dan bentuk pemenuhan kewajibannya untuk memberikan keterangan sesuai pengetahuan dan kapasitasnya. Dalam konteks kepemilikan Pemerintah Kabupaten […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Kabupaten Bandung yang menargetkan 4.718 unit pada 2026 dinilai perlu diperkuat dari sisi kualitas agar bantuan benar-benar menghasilkan hunian layak bagi masyarakat penerima manfaat. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung MA Hailuki mengatakan, program Rutilahu tidak cukup hanya mengejar jumlah rumah yang diperbaiki. Menurut dia, pemerintah […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Bagi Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna, kepedulian terhadap lingkungan hidup dan sanitasi bukan lagi sekadar program pelengkap, melainkan kebijakan mutlak yang tidak dapat ditawar-tawar. Demikian ditegaskan Toto Izul Fatah, Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, dalam kajiannya yang menyoroti peran Bupati Bandung Dadang Supriatna di bidang sanitasi dan pelestarian lingkungan. Ada […]

Bale Bandung

PANGALENGAN, balebandung.com — Kondisi Jembatan Cisangkuy yang menjadi akses menuju kawasan Dodik Secata Rindam III/Siliwangi, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, mendapat perhatian setelah bagian pondasi atau abutment dilaporkan bergeser lebih dari satu meter dan tanah di sekitar struktur mengalami penurunan. Kondisi tersebut mencuat pada 23 September 2026 setelah video kondisi pondasi jembatan beredar di media sosial. […]

Bale Bandung

BANDUNG — Nama KH. Yusuf Ali Tantowi dalam beberapa tahun terakhir tidak hanya dikenal dalam lingkungan Nahdlatul Ulama Kabupaten Bandung, tetapi juga melalui kiprahnya sebagai Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung. Kedua posisi tersebut membuat pengalaman Yusuf berada pada persimpangan antara organisasi keumatan, pengelolaan lembaga, penghimpunan dana masyarakat, pemberdayaan, serta hubungan dengan berbagai […]

Bale Bandung

BOJONGSOANG, balebandung.com – Nonton bareng film Ibadah dan Cinta menjadi momen emosional bagi kader Fatayat NU Bandung Raya. Bukan hanya karena pesan keluarga, cinta dan keikhlasan yang dibawa film tersebut, tetapi juga karena kehadiran sosok almarhumah Margaret Aliyatul Maimunah yang ikut bermain dalam film itu. Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Bandung Susanti mengatakan, keterlibatan Margaret dalam […]