Bale Bandung

Sejak 2022, Kab Bandung Sudah ODF dan Tidak Ada Lagi BABS

×

Sejak 2022, Kab Bandung Sudah ODF dan Tidak Ada Lagi BABS

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dr. HM. Dadang Supriatna saat deklarasi ODF di Desa Cipaku Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung, beberapa waktu lalu./foto diskominfo kab bandung/

SOREANG,balebandung.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung telah melakukan deklarasi ODF (Open Defecation Free) 100% di 270 Desa dan 10 Kelurahan pada tahun 2022 dan telah diverifikasi oleh Tim Provinsi Jawa Barat.

“Pemkab Bandung pun turut menyikapi terkait data yang tercantum dalam monev.stbm.kemenkes.go.id terdapat 130.896 KK (kepala keluarga) atau 523.584 jiwa masih termasuk ke dalam jumlah masyarakat yang melakukan Buang Air Besar Sembarangan (BABS),” kata Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik dan Persandian Kabupaten Bandung H. Yosep Nugraha dalam keterangannya, Rabu (5/4/2023).

Menurut Yosep, di masyarakat terdapat persepsi yang berbeda terkait dengan akses sanitasi dan Buang Air Besar Sembarangan atau Open Defecation Free. “Capaian akses sanitasi menurut data Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Tahun 2022 mengalami penurunan sebesar 0,54 % dari 90,8% pada tahun 2021 menjadi 90,26% pada tahun 2022,” jelas Yosep.

Yosep menegaskan, sejak tahun 2022, Kabupaten Bandung sudah ODF. “Jadi tidak benar, kalau dinyatakan 523.584 jiwa masyarakat Kabupaten Bandung masih BABS. Untuk diketahui, sejak 2022 Kabupaten Bandung sudah ODF dan tidak ada lagi BABS,” jelasnya.

Dikatakannya, masyarakat yang tidak memiliki akses layak terhadap sanitasi, tidak serta merta mereka masih BABS, tetapi dapat juga memanfaatkan fasilitas yang ada di sekitarnya seperti pemanfaatan jamban pada tetangga terdekat atau MCK (Mandi Cuci Kakus). Yosep juga mengungkapkan terkait dengan jumlah jamban dan MCK di Kabupaten Bandung memang masih kurang.

“Hal ini sudah tertera dalam dokumen SSK (Strategi Sanitasi Kabupaten) Bandung Tahun 2021-2026 terkait dengan rencana pengembangan sanitasi diantaranya pemenuhan jumlah kebutuhan jamban rumah dan MCK untuk mencapai akses sanitasi di Kabupaten Bandung,” katanya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

III Gambar Puteri Galuh Pagi itu Majapahit tampak berseri. Para hadirin berkumpul. Sang Prabu Tua, Prabu Daha, dan Sang Nalendra Majapahit duduk di tempat kehormatan. Sang Nalendra Majapahit tampil gagah tiada tanding. Cahayanya benderang terang. Gagah pembawaan, tampan dari kodrat, patut menjadi pengayom negara. Tajam pandang matanya yang elok, tanda berakal tajam. Busana Sang Hayam […]

Bale Bandung

Catatan Redaksi: Serial ini merupakan saduran prosa dari Kidung Sunda, karya sastra Jawa Pertengahan yang dikenal melalui tradisi manuskrip Bali/Jawa-Bali. Pengarangnya tidak diketahui secara pasti. Ada keterangan yang mengaitkan teks ini dengan kemungkinan pengarang berlatar Jawa yang pindah dan tinggal menetap di Bali, tetapi hal itu tetap perlu dibaca sebagai dugaan, bukan fakta final. Menariknya, […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna melepas sebanyak 141 Jemaah Calon Haji Kabupaten Bandung di Gedung Cenderawasih, Lanud Sulaiman, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Senin (18/5/2026) pagi. Pelepasan Jemaah Calon Haji Kabupaten Bandung Tahun 1447 H/2026 M ini merupakan keberangkatan Kloter 38 yang didominasi jemaah lanjut usia dengan rentang usia 64 hingga 94 tahun. Kloter […]

Bale Bandung

CIMENYAN, balebandung.com – Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Bandung menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak angin puting beliung di Kampung Cibanteng, Desa Mandalamekar, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung yang terjadi pada Senin 11 Mei 2026. Bantuan tersebut disalurkan langsung kepada lebih dari 60 kepala keluarga yang rumah maupun penghidupannya terdampak bencana. Ketua PC Fatayat NU […]

Bale Bandung

balebandung.com – Perang Bubat bukan akhir Kerajaan Sunda. Yang gugur di Lapangan Bubat adalah rombongan kerajaan, bukan negara Sunda-Galuh. Setelah tragedi itu, Sunda-Galuh justru berlanjut di bawah Pangeran Niskala Wastu Kancana, Putra dari Prabu Wangi Linggabuana dan Kerajaan Sunda mencapai kegemilangan baru pada masa Sri Baduga Maharaja atau Prabu Siliwangi. Sebaliknya, Majapahit membawa noda politik […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – aum awighnamastu (semoga tiada halangan / semoga selamat) Pupuh DHINGDANG  ndan kawana h sang r narendra haneng wilatika nagari hanma r hayamuruk prabhu subala…maka dikisahkanlah sang Sri Narendra yang berada di negeri Wilwatikta, bernama Sri Hayam Wuruk, raja yang perkasa… *** Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah terhadap […]