Bale Jabar

Kereta Cepat Laju Perekonomian pun Cepat

×

Kereta Cepat Laju Perekonomian pun Cepat

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan saat Sosialisasi dan Dialog Publik Kereta Cepat Jakarta – Bandung di Grand Royal Panghegar, Jumat (19/2). by Humas Pemprov Jabar
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan saat Sosialisasi dan Dialog Publik Kereta Cepat Jakarta – Bandung di Grand Royal Panghegar, Jumat (19/2). by Humas Pemprov Jabar
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan saat Sosialisasi dan Dialog Publik Kereta Cepat Jakarta – Bandung di Grand Royal Panghegar, Jumat (19/2). by Humas Pemprov Jabar

KOTA BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan kereta cepat adalah moda transportasi alternatif masa depan, yang jadi solusi di tengah kepadatan lalu lintas jalan raya.

Menurut gubernur, kereta cepat sudah sangat diperlukan keberadaannya, di saat rute Jakarta-Bandung via jalan tol dinilai sudah sangat padat lalu lintasnya. Sehingga, efisiensi waktu perjalanan sudah tak dapat diperkirakan lagi.

Selain itu, seperti yang ia sering katakan, terkait pentingnya aksesbilitas dalam peningkatan konektivitas suatu daerah. Pembangunan akses transportasi yang baik, dan tentunya cepat, juga diperlukan untuk mendorong laju perekonomian.

Pembangunan kereta cepat pun merupakan bagian dari rencana besar pemerintah pusat dalam meningkatkan konektivitas antar-kota, dan menciptakan sentra ekonomi baru. Di saat kota-kota besar seperti Bandung dan Jakarta sebagai titik aktivitas perekonomian sudah sangat padat dan telah menemukan titik jenuhnya, maka kawasan ekonomi baru itu sudah sangat diperlukan.

“Pemerintah provinsi selain harus tunduk patuh kepada pemerintah pusat, pada saat yang bersamaan juga secara rasional saja, dulu Bandung-Jakarta lewat tol nyaman, sekarang sudah tidak nyaman lagi,” kata Heryawan saat Sosialisasi dan Dialog Publik Kereta Cepat Jakarta – Bandung di Grand Royal Panghegar Bandung, Jumat (19/2/16).

Aher menambahkan, kelancaran pergerakan orang, distribusi barang, otomatis di situ perekonomian tumbuh. Seperti di Jabar Selatan, ketika jalan yang sebelumnya offroad, kini sudah diperbaiki, diaspal, sudah onroad, dan sudah dibuatkan beberapa jembatan di beberapa daerah di sana.

“Perekonomian masyarakat di sana pun naik. Karena mau jual hasil pertanian mudah aksesnya. Orangnya mau ke kota gampang, itu sederhana saja. Pembangunan untuk siapa? Untuk masyarakat tentunya,” papar Aher.

Ia pun berharap, pembangunan kereta cepat tidak menyalahi hukum lingkungan. Dia sepakat dengan adanya seluruh pembangunan yang ada, tetapi tidak boleh menghadirkan kerusakan lingkungan. “Kita selesaikan urusan lingkungannya,” tandas Aher.

Ketika ada pembangunan, lanjut dia, maka kelestarian harus diperhatikan. “Itu saya juga setuju. Mari pendayagunaan lingkungan semakin tumbuh, kelestariannya juga perlu diperhatikan. Saya kira Amdal bukan sekedar ijin, tapi juga perlu pertanggunganjawabnya,” kata dia.

Terkait permasalahan lingkungan ini, Direktur Utama PT KCIC Hanggoro Budi Wirjawan menegaskan pihaknya siap menunjukkan dokumen Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) sebagai bukti proyek kereta cepat tidak bermasalah.

“Ini kan sudah jelas semua. Kami juga siap memberikan dokumen Amdal walaupun harus terus di-update lagi,” ujar Hanggoro.

Menteri BUMN RI Rini Soemarno juga menjelaskan, proyek kereta cepat Jakarta – Bandung merupakan proyek yang diprakarsai Presiden Joko Widodo. Jalur proyek High Speed Railway ini terbentang dari Halim sampai dengan Tegalluar sepanjang 142,3 km.

Berdasarkan Perpres No 107/2015 proyek Kereta Cepat Jakarta – Bandung ini, murni Busines-to-Busines (B2B). Sehingga, tidak ada jaminan finansial dan penggunaan dana APBN. Pemerintah hanya akan memberikan kepastian hukum berupa Surat Jaminan Kelayakan Usaha (SJKU).

Senada dengan Gubernur Jabar Aher, Menteri Rini pun berpendapat, akses yang cepat, konektivitas yang lancar, juga dapat mendorong perekonomian untuk juga melaju dengan cepat.

“Pembangunan di kota-kota itu menjadi berkembang perekonomiannya dengan cepat karena konektivitasnya juga terjadi dengan cepat. Oleh karena itu, pembangunan moda transportasi cepat ini bertujuan agar masyarakat dapat berbisnis, berusaha, dan berwisata dengan tidak harus naik kendaraan pribadi, sehingga menyumbang kepadatan lalu lintas,” terang Rini.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Seniman, budayawan, sekaligus pendekar silat Abah Nanu menitipkan filosofi kepemimpinan Sunda “Wana, Wani, Wanoh” kepada Ketua Pelaksana Festival Al Jabbar, Bambang Melga, sebagai bekal mengawal penyelenggaraan festival yang akan memadukan seni, budaya, dan spiritualitas Islam. Dalam perbincangan yang berlangsung penuh kehangatan, Abah Nanu menekankan bahwa memimpin sebuah perhelatan besar tidak cukup hanya […]

Bale Jabar

Tantangan yang dihadapi dunia pers hari ini benar-benar tidak main-main. Di tengah gempuran teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), ruang redaksi dituntut bergerak secepat kilat. Tapi, di balik kecepatan itu, ada harga mahal yang dipertaruhkan: kepercayaan publik. Realitas inilah yang mendasari pandangan Tantan Sulthon B, M.Sos., calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2026-2031. Baginya, organisasi […]

Bale Jabar

BOGOR, balebandung.com – Calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2027–2031 yang juga Pemimpin Redaksi InilahKoran, Tantan Sulthon Bukhawan menyambangi Sekretariat PWI Kota Bogor, Jalan Tirto Adhi Soerjo nomor 4, Kecamatan Tanah Sareal pada Senin (3/8/2026). Tantan berdiskusi dengan jajaran PWI Kota Bogor perihal visi mewujudkan ‘PWI Jabar Istimewa’ dengan tagline ‘Wartawannya Kompeten, Organisasinya Hebat, Anggotanya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Tidak banyak orang yang memilih menjadikan musik sebagai jalan untuk mendekatkan masyarakat kepada Al-Qur’an. Di tengah perkembangan berbagai metode pembelajaran, Drs. H. Ahmad Kholid HS, M.Li. justru mengambil jalur yang berbeda. Ia memadukan irama, seni baca Al-Qur’an, dan pendekatan pembelajaran yang lebih mudah diterima berbagai kalangan. Nama Ahmad Kholid dikenal sebagai pendiri Metode […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Festival Al Jabbar 2026 mulai memperkuat jajaran kreatifnya dengan menggandeng dua maestro seni pertunjukan Jawa Barat, Rosikin WK, S.Sn., M.Sn. dan aktor teater sekaligus film senior R. Irwan Guntari WK, S.Sn. Keduanya dipercaya menggarap konsep pembukaan dan penutupan festival yang diproyeksikan menjadi salah satu atraksi utama dalam perhelatan budaya tersebut. Kedua seniman itu […]