Bale Bandung

Perkuat Arah Kebijakan KBPP, Jawa Barat Didorong Lebih Siap Hadapi Tantangan Keluarga

×

Perkuat Arah Kebijakan KBPP, Jawa Barat Didorong Lebih Siap Hadapi Tantangan Keluarga

Sebarkan artikel ini

BANDUNG, balebandung.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat terus memperkuat program Keluarga Berencana Pascapersalinan (KBPP) sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas keluarga di Jawa Barat.

Upaya tersebut ditegaskan Kepala DP3AKB Jawa Barat, dr Siska Gerfianti, saat membuka webinar optimalisasi KBPP dalam rangka peringatan Hari Kartini, Rabu (22/4/2026).

Menurut dr Siska, Jawa Barat masih menghadapi sejumlah tantangan dalam pembangunan keluarga, mulai dari angka kelahiran, kematian ibu dan bayi, hingga stunting.

Siska menyebut total fertility rate (TFR) tahun 2025 berada di angka 2,07, sedikit di atas target 2,02. Sementara angka kematian ibu tercatat 646 kasus dan angka kematian bayi mencapai 5.037 kasus.

Di sisi lain, prevalensi stunting berada di angka 15,9 persen dan masih menjadi fokus penanganan pemerintah provinsi.

Dalam konteks tersebut, dr Siska menegaskan bahwa penguatan KB pascapersalinan menjadi salah satu langkah kunci yang harus didorong secara masif dan terintegrasi.

“KBPP menjadi salah satu intervensi penting untuk mengatur jarak kelahiran, mencegah kehamilan berisiko, serta menurunkan angka kematian ibu dan bayi, sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting,” tandas Siska.

Di bawah arahannya, DP3AKB Jawa Barat juga mendorong keterlibatan seluruh lini lapangan, mulai dari kader PKK, bidan hingga penyuluh KB, untuk aktif menjangkau masyarakat.

Siska menekankan bahwa penguatan program KB tidak hanya menjadi tanggung jawab perempuan, tetapi juga membutuhkan peran aktif laki-laki dalam perencanaan keluarga.

Ia optimistis, dengan sinergi lintas sektor dan keterlibatan aktif para tenaga lapangan, program KBPP dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas keluarga di Jawa Barat.

“Kalau setiap peserta mampu mengedukasi minimal 10 keluarga, dampaknya akan sangat besar bagi perbaikan indikator kependudukan di Jawa Barat,” katanya.

Webinar ini diikuti lebih dari 1.000 peserta dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat, terdiri dari kepala dinas terkait, kader PKK, penyuluh KB, bidan, hingga tenaga lini lapangan program Bangga Kencana.

Melalui penguatan program KBPP ini, DP3AKB Jabar di bawah kepemimpinan dr Siska Gerfianti menegaskan komitmennya dalam mendorong terwujudnya keluarga yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

KATAPANG, Balebandung.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta kepala daerah tidak khawatir maupun beranggapan Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan menurun akibat kebijakan pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi masyarakat berpenghasilan rendah dalam Program 3 Juta Rumah. Menurut Mendagri, kebijakan tersebut justru akan menggerakkan sektor […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung,com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menegaskan komitmennya membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter melalui pemenuhan hak-hak anak sejak usia dini. Komitmen tersebut disampaikan saat Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Kabupaten Bandung di Kompleks Pemerintah Kabupaten Bandung, Soreang, Sabtu (25/7/2026). Peringatan HAN tahun ini berlangsung semarak dengan melibatkan sekitar 5.000 […]

Bale Bandung

KATAPANG, balebandung.com — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan Jawa Barat menjadi salah satu daerah prioritas Program 3 Juta Rumah. Hal itu ditandai dengan lonjakan kuota rumah subsidi melalu Skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang meningkat dari sekitar 6.000 unit tahun sebelumnya menjadi 46.000 unit pada tahun ini. “Peningkatan kuota rumah […]

Bale Bandung

balebandung.com – Majalaya dikenal sebagai salah satu kawasan industri tekstil terbesar di Kabupaten Bandung. Julukan sebagai “Kota Dolar” pernah melekat karena geliat ekonominya yang tumbuh pesat sejak dekade 1960-an. Di balik deretan pabrik dan aktivitas industri yang tak pernah berhenti, ternyata masih hidup satu warisan budaya yang usianya jauh lebih tua dari mesin-mesin produksi itu: […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, Balebandung.com – Tabuhan rebana berpadu kembali menggema di sejumlah kampung di Kecamatan Rancaekek. Masyarakat setempat lebih akrab menyebut kesenian ini sebagai teureubangan atau terbangan. Teureubangan merupakan salah satu kesenian tradisional Islam yang telah lama berkembang di berbagai daerah di Jawa Barat. Terbangan adalah kesenian tradisional yang memakai tabuhan rebana atau terbang, di mana irama […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Ketua DPRD Kabupaten Bandung Renie Rahayu Fauzi kembali menjadi perhatian publik. Berdasarkan data resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), total harta kekayaan yang dilaporkan mencapai Rp20.555.150.000. Laporan tersebut disampaikan kepada KPK pada 19 Maret 2025 untuk periode pelaporan tahun 2024. Berdasarkan dokumen LHKPN, harta kekayaan Ketua DPRD […]