Bale Bandung

Ridho, Korban Oknum Bobotoh, Diangkat Jadi Anak Asuh Kab Bandung

×

Ridho, Korban Oknum Bobotoh, Diangkat Jadi Anak Asuh Kab Bandung

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Naser menjenguk Rdiho di rumahnya, Kampung Badaraksa, Desa Jelegong, Kec Kutawaringin,, Minggu (4/9). by rif
Bupati Bandung Dadang Naser menjenguk Rdiho di rumahnya, Kampung Badaraksa, Desa Jelegong, Kec Kutawaringin,, Minggu (4/9). by rif

KUTAWARINGIN – Masih ingat dengan Ridho Maulidin Sukarna, bocah lima tahun yang terpaksa diamputasi gara-gara ulah oknum bobotoh? Nasib Ridho ternyata masih terpuruk. Meski sudah diamputasi, Ridho masih harus terus melakukan check up dan operasi.

”Masih harus operasi. Pen-nya harus diganti,”ungkap Heri (45), ayah Ridho saat ditemui di rumahnya di Kampung Badaraksa, Desa Jelegong, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Minggu (4/9/16).

Heri mengaku mengalami kesulitan untuk mengobati Ridho. Meski biaya perawatan sudah dijamin melalui Kartu Indonesia Sehat (KIS), tapi sebagian obat-obatan tetap harus dibeli. Itu belum termasuk dengan biaya untuk mobilisasi Ridho berobat ke RS Cibabat, Kota Cimahi.

”Sekali berobat, nyewa angkutan umum Rp 500 ribu. Itu belum termasuk beli obat dan kebutuhan sehari-hari,”keluh Heri.

Sejak Ridho mengalami musibah tertabrak rombongan oknum bobotoh Persib yang akan menonton pertandingan Persib vs Bali United pada semifinal Piala Bhayangkara, Maret 2016 lalu, Heri praktis tidak lagi bekerja. Maklum, Heri berprofesi sebagai buruh bangunan di Kabupaten Garut.

Menurut Heri, dirinya menyesalkan beberapa tokoh dan pejabat yang menjanjikan banyak hal saat Ridho masih dirawat di RS Hasan Sadikin. ”Ada yang menjanjikan beasiswa, kebutuhan operasional berobat, dan lain sebagainya. Saya tidak minta dibantu, saya hanya menagih janji,”ungkap Heri sambil menyebutkan beberapa tokoh olahraga dan pejabat di tingkat Jawa Barat.

Secara kebetulan, Bupati Bandung Dadang M Naser didampingi Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Bandung Ahmad Djohara mengunjungi Ridho pada hari yang sama. Kebetulan, pada pagi hingga siang hari, Dadang menemani Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan untuk mengecek kesiapan venue PON yang ada di kawasan Puseur Olahraga si Jalak Harupat (POJH). Rumah Ridho maupun POJH berada di Kecamatan Kutawaringin.

Bupati mengaku prihatin saat melihat kondisi Ridho. Ridho terlihat hanya tertidur di kasur yang dihamparkan di ruang tengah yang bercampur dengan ruang tamu. Kaki kiri bocah tampan itu terlihat sudah diamputasi. Pahanya hanya tersisa beberapa centimeter saja. Kaki kanannya pun terlihat masih diperban.

Beberapa waktu lalu, Ridho baru selesai operasi transplantasi kulit. Sisa kulit di kaki kanannya, dipindahkan ke kaki kirinya yang habis tergerus aspal.

”Masa depan Ridho masih panjang. Saya akan mengangkatnya jadi anak asuh Kabupaten Bandung,”ungkap Dadang.

Dengan menjadi anak asuh, Dadang mengungkapkan, Pemkab Bandung akan memperhatikan mengenai pendidikan hingga perkembangan psikologisnya. Sebagai anak yang kini mengalami disabilitas, suami dari Nia Agustina ini menilai sangat penting untuk menumbuhkan kepercayaan diri dan psikologis Ridho.

Dadang yakin, Ridho akan menjadi anak yang pintar, sabar, dan memberi kebanggaan terhadap orangtuanya. ”Banyak juga orang yang memiliki disabilitas, tapi kini menjadi orang sukses. Ridho juga pasti bisa,”tambah Dadang.

Saat mengetahui Ridho juga suka nonton Persib di televisi, Dadang menjanjikan kursi gratis untuk menonton klub kebanggaan Jawa Barat itu, langsung di Stadion si Jalak Harupat. Apalagi, kata Dadang, stadion si Jalak Harupat memiliki fasilitas untuk kaum disabel.

”Nanti kalau udah sembuh, Ridho nonton langsung ke stadion (Si Jalak Harupat). Tinggal bilang ke saya,’ ‘tegas Dadang.

Selain memberikan santunan, Dadang pun memberikan Heri pekerjaan di kawasan POJH. Menurut Dadang, masih banyak pekerjaan fisik yang bisa dilaksanakan di POJH. Dengan bekerja di POJH, Heri pun tetap dekat dengan keluarga dan bisa merawat Ridho. ”Sudah, jangan kerja lagi ke Garut. Saya siapkan pekerjaan di Jalak Harupat,” ucap Dadang.

Sementara itu, Kadispopar Ahmad Djohara mengaku akan memfasilitasi pekerjaan untuk Heri. Menurut Ajo, sapaan Ahmad Djohara, saat ini masih banyak pekerjaan fisik untuk penyempurnaan kawasan si Jalak Harupat.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmennya memperkuat program Bisyarah Guru Ngaji sebagai bagian dari upaya membentuk generasi muda yang berkarakter dan berakhlakul karimah. Hal itu disampaikan KDS saat menghadiri Bimbingan Teknis (BIMTEK) Persatuan Guru Ngaji Indonesia (PGNI) Kabupaten Bandung, Senin (10/8/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti sekitar 200 peserta […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bandung meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) Pemerintah Kabupaten Bandung sebagai bagian dari upaya memperkuat digitalisasi transaksi belanja daerah sekaligus meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Peluncuran KKI dilakukan Bupati Bandung Dadang Supriatna di Grand Sunshine Soreang, Senin (10/8/2026). Peluncuran ini menjadi bagian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung untuk menindak tegas tenaga kesehatan (nakes) yang diduga melakukan perundungan atau bullying terhadap pasien melalui media sosial. Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menyatakan kecewa dan prihatin atas perilaku tersebut, terlebih terjadi sebelum pasien yang bersangkutan meninggal dunia. KDS pun meminta Badan Kepegawaian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bandung Bedas Run 2026 makin menunjukkan potensinya sebagai penggerak sport tourism di Kabupaten Bandung. Hingga Sabtu (8/8/2026), sebanyak 3.242 peserta telah mendaftar dan sekitar 20 persen di antaranya berasal dari luar Jawa Barat. Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan tingginya peserta dari luar daerah menunjukkan Bandung Bedas Run yang bakal digelar 6 September […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Dandim 0624 Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah mengimbau masyarakat menghindari aktivitas di luar rumah pada malam hari jika tidak memiliki keperluan yang penting. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Kabupaten Bandung. “Kalau tidak ada kepentingan yang terlalu penting, kalau bisa dihindari untuk keluar malam. […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M.A. Hailuki menilai Operasi Berkala Besar yang digelar aparat gabungan TNI-Polri bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) merupakan bentuk responsivitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di tengah maraknya aksi begal. “Operasi Berkala Besar yang dilaksanakan semalam adalah wujud responsivitas aparat keamanan bersama Forkopimda untuk […]