MARGAASIH, balebandung.com – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung, Dr. KH. Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A., menghadiri kegiatan Wakaf Al-Qur’an bersama International Networking for Humanitarian (INH) dan perwakilan lembaga kemanusiaan dari Turki di Aula Pondok Pesantren Al-Basyariyah 2, Jalan Mahmud in Desa Cigondewah Hilir, Kecamatan Margaasih,Kabupaten Bandung, Minggu (20/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pimpinan pesantren Al-Basyariyah, para santri, serta perwakilan lembaga kemanusiaan. Momentum ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus membuka peluang kolaborasi internasional dalam mendukung pendidikan Al-Qur’an di Kabupaten Bandung.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung menyampaikan apresiasi atas kepedulian lembaga kemanusiaan dari Turki terhadap penguatan pendidikan Al-Qur’an di Indonesia. Menurutnya, gerakan wakaf dan sedekah Al-Qur’an memiliki peran strategis dalam membangun generasi Qur’ani, terutama bagi masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses pendidikan keagamaan.
“BAZNAS Kabupaten Bandung memiliki komitmen kuat dalam pengentasan buta huruf Al-Qur’an. Komitmen tersebut diwujudkan melalui program Dai Pelosok, bantuan bisyaroh bagi ustadz dan ustadzah, peningkatan kapasitas para pengajar Al-Qur’an, serta program Sedekah Al-Qur’an. Kami ingin memastikan bahwa Al-Qur’an dapat dipelajari oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berada di wilayah pelosok,” ungkap KH. Yusuf Ali Tantowi.
Ia menegaskan bahwa pengentasan buta huruf Al-Qur’an membutuhkan sinergi berbagai pihak. Penyediaan mushaf harus berjalan beriringan dengan penguatan kualitas pengajar, dukungan terhadap guru ngaji, dan keberlanjutan proses pembelajaran.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung juga menyampaikan harapannya agar pertemuan dengan pihak Turki dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama program Sedekah Al-Qur’an.
“Kami berharap silaturahmi ini menjadi pintu pembuka kerja sama antara BAZNAS Kabupaten Bandung dan lembaga kemanusiaan dari Turki. Insya Allah, melalui kolaborasi Sedekah Al-Qur’an, kita dapat memperluas jangkauan pendidikan Al-Qur’an dan bersama-sama mengentaskan buta huruf Al-Qur’an di Kabupaten Bandung,” ujarnya.
Lebih lanjut, KH. Yusuf Ali Tantowi mengajak masyarakat, aparatur pemerintah, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat gerakan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui BAZNAS Kabupaten Bandung.
Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam menunaikan ZIS merupakan kekuatan penting untuk mendukung berbagai program pemberdayaan umat, termasuk pendidikan keagamaan dan peningkatan kesejahteraan para guru ngaji.
“Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Bandung. Setiap kebaikan yang kita titipkan, insya Allah, menjadi jalan untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Melalui ZIS, kita bersama-sama memuliakan para guru ngaji, membantu masyarakat yang membutuhkan, dan menghadirkan cahaya Al-Qur’an hingga ke pelosok Kabupaten Bandung,” ajaknya.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bandung optimistis dapat terus memperluas jejaring kemitraan dan menguatkan peran zakat, infak, dan sedekah dalam membangun masyarakat yang religius, berdaya, dan semakin dekat dengan Al-Qur’an.
BAZNAS Kabupaten Bandung: Bersama Umat, Menguatkan Pendidikan Al-Qur’an dan Menebar Manfaat hingga ke Pelosok.***







