Bale Bandung

Linggaria Festival Hari Kedua, BAZNAS Serahkan Santunan untuk Puluhan Anak Yatim dan Dhuafa

×

Linggaria Festival Hari Kedua, BAZNAS Serahkan Santunan untuk Puluhan Anak Yatim dan Dhuafa

Sebarkan artikel ini
Ketua BAZNAS Kab Bandung, Yusuf Ali Tantowi,menyerahkan santunan kepada anak yatim,dhuafa dan jompok, di Linggaria Festival, Jl Pancasila, Kampung Cipasir RT 03/RW 09 Desa Linggar Kec Rancaekek Kab Bandung, Minggu (20/9/26)

BANDUNG — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah pada Linggaria Festival Hari Kedua tidak hanya diisi tausiah dan penyerahan santunan. Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Dr. KH. Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A., mengaitkan momentum Maulid dengan makna kemerdekaan dan tanggung jawab sosial umat.

Yusuf menyampaikan hal itu saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Linggaria Festival yang dipersembahkan Balebandung.com, di Jalan Pancasila, Kampung Cipasir RT 03/RW 09, Desa Linggar, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Minggu (20/9/2026).

Menurut Yusuf, kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai bebas dari penjajahan. Kemerdekaan juga harus memberikan ruang kepada masyarakat untuk menjalankan ibadah sekaligus memperoleh kehidupan yang aman dan sejahtera.

Ia mencontohkan keberadaan BAZNAS sebagai salah satu bentuk fasilitas yang diberikan negara kepada umat Islam untuk menjalankan salah satu rukun Islam, yakni zakat.

“Rukun Islam ada lima, syahadat, salat, zakat, puasa dan ibadah haji. Untuk ibadah zakat, pemerintah sudah memberikan fasilitas dengan adanya Badan Amil Zakat Nasional atau BAZNAS. Di Kabupaten Bandung ada BAZNAS Kabupaten Bandung dan di bawahnya ada UPZ BAZNAS Rancaekek,” kata Yusuf.

Ia kemudian mengutip kandungan Surah Quraisy yang menurutnya menggambarkan tiga kondisi yang harus diwujudkan dalam kehidupan masyarakat.

Pertama, masyarakat memiliki ruang untuk beribadah kepada Allah. Yusuf menyebut kondisi tersebut tercermin dari tersedianya masjid dan fasilitas keagamaan di berbagai wilayah.

“Kita harus memastikan warga negara bisa beribadah kepada Allah. Alhamdulillah, masjid sudah banyak di mana-mana,” ujarnya.

Kedua, masyarakat harus terbebas dari kelaparan. Ketiga, masyarakat harus memperoleh rasa aman.

Yusuf menyebut ketiga hal tersebut sebagai bagian dari makna kemerdekaan yang harus terus diupayakan.

“Negara disebut sudah merdeka kalau warganya bisa beribadah, bebas dari rasa lapar, dan bebas dari rasa takut,” katanya.

Dari konteks tersebut, Yusuf mengajak masyarakat tidak menjadikan Maulid Nabi sekadar kegiatan seremonial tahunan. Peringatan kelahiran Rasulullah SAW, kata dia, harus menjadi momentum untuk melihat kembali perilaku umat dalam kehidupan sehari-hari.

“Maulid Nabi jangan hanya diperingati saja, tapi kelakuan kita masih bertolak belakang dengan Kanjeng Rasul. Jadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum meneladani Rasulullah SAW,” ujarnya.

Ia menekankan salah satu keteladanan Rasulullah adalah sifat dermawan dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Dalam hadis yang disampaikannya, Yusuf mengatakan Rasulullah dikenal sebagai sosok yang dermawan dan semakin dermawan ketika memasuki bulan Ramadan.

“Sedekah dan infaknya luar biasa. Jadi tidak ada yang kelaparan,” kata Yusuf.

Karena itu, ia mengajak masyarakat meneladani Rasulullah dengan memperkuat kepedulian terhadap anak yatim dan masyarakat miskin.

Ia juga mengingatkan pesan Al-Qur’an dalam Surah Al-Ma’un tentang perilaku yang berkaitan dengan kepedulian sosial, termasuk larangan menghardik anak yatim dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.

“Pastikan kita bisa mencontoh dan meneladani Kanjeng Nabi, termasuk menyayangi dan dermawan kepada anak yatim,” ujarnya.

Pesan tersebut disampaikan di tengah rangkaian Linggaria Festival Hari Kedua, yang salah satu agendanya adalah penyerahan santunan BAZNAS Kabupaten Bandung bagi anak yatim, dhuafa, dan jompo.

Melalui momentum tersebut, peringatan Maulid Nabi di Linggaria Festival tidak berhenti pada perayaan, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian sosial dan penyaluran manfaat kepada warga yang membutuhkan.

Linggaria Festival 2026 digagas dan diselenggarakan Balebandung.com selama 19–20 September 2026 sebagai ruang berekspresi warga yang memadukan hiburan, UMKM, kegiatan sosial dan keagamaan. Hari kedua diisi Maulid Nabi dan tabligh akbar, sekaligus penyerahan santunan BAZNAS Kabupaten Bandung kepada warga penerima manfaat.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

MARGAASIH, balebandung.com – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung, Dr. KH. Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A., menghadiri kegiatan Wakaf Al-Qur’an bersama International Networking for Humanitarian (INH) dan perwakilan lembaga kemanusiaan dari Turki di Aula Pondok Pesantren Al-Basyariyah 2, Jalan Mahmud in Desa Cigondewah Hilir, Kecamatan Margaasih,Kabupaten Bandung, Minggu (20/9/2026). Kegiatan tersebut dihadiri jajaran […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com — Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung menilai Linggaria Festival 2026 tidak sekadar menjadi panggung hiburan warga. Festival yang digelar di Jalan Pancasila, Kampung Cipasir RT 03/RW 09, Desa Linggar, Kecamatan Rancaekek itu dinilai menjadi ruang untuk melestarikan kebudayaan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat. Sekretaris Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung Agus Ismail Danuningrat (Agis) menyampaikan hal tersebut […]

Bale Bandung

BALEENDAH, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kab. Bandung M. Hailuki melaksanakan kegiatan berbagi kacamata dan pemeriksaan mata gratis. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (19/9/2026) di Aula Mako Rancage, Baleendah, Kab. Bandung. Hadir dalam kegiatan ini Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Dede Yusuf Macan Effendi dan Ketua DPC Kab. Bandung Saeful Bachri. “Kegiatan ini diberi […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Kabar gembira datang bagi ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Bandung. Bupati Bandung Dadang Supriatna atau yang akrab disapa Kang Dadang Supriatna (KDS) menyampaikan kabar menggembirakan tersebut melalui akun media sosial pribadinya, Sabtu (19/9/2026). Sebanyak 7.550 PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Bandung direncanakan segera beralih status menjadi […]

Bale Bandung

BANDUNG — PT Geo Dipa Energi (Persero) Unit Patuha menyerahkan satu unit tangki air berkapasitas 5.000 liter kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung. Bantuan itu ditujukan untuk memperkuat distribusi air bersih bagi masyarakat yang terdampak kemarau. Penyerahan dilakukan dalam program “Bukti Bhakti Geo Dipa Energi” pada Jumat, 18 September 2026. General Manager PT […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Ketua Dewan Pembina Olahraga Domino (Orado) Jawa Barat, Dadang Supriatna mendorong organisasi Orado Jawa Barat terus berkembang hingga tingkat desa. Selain memperkuat pembinaan atlet, pengembangan Orado dinilai dapat membuka ruang silaturahmi sekaligus peluang ekonomi bagi masyarakat. Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Orado Jawa Barat Tahun 2026 di […]