Bale Jabar

Deddy Mizwar; Bikin Film Harus Berkualitas

×

Deddy Mizwar; Bikin Film Harus Berkualitas

Sebarkan artikel ini
Wagub Jabar Deddy Mizwar saat Malam Penghargaan FFB ke - 29, di Monju, Sabtu (24/9). by Humas Pemprov Jabar
Wagub Jabar Deddy Mizwar saat Malam Penghargaan FFB ke – 29, di Monju, Sabtu (24/9). by Humas Pemprov Jabar

BANDUNG – Wakil Gubernur Jawa Barat, yang juga insan perfilman nasional Deddy Mizwar mengatakan, sebuah film perlu memiliki kualitas. Baik secara teknis gambar, maupun dari konten yang disuguhkan.

Film berkualitas tentu akan diminati sekaligus diapresiasi masyarakat. Selain itu, film berkualitas bisa jadi kebanggaan saat bersaing dengan film-film dunia. Sehingga perfilman akan maju sebagai salah satu komoditas industri kreatif yang dapat diandalkan.

“Film berkualitas akan mendorong tumbuhnya industri kreatif di tanah air. Dengan demikian, film-film karya anak bangsa akan mampu bersaing dengan gempuran film asing. Sehingga pada gilirannya film dalam negeri menjadi pilihan utama bagi masyarakat, dan negara kita dapat menjadi salah satu pengekspor film berkualitas bagi negara lain,” kata Deddy saat Malam Penghargaan Festival Film Bandung ke – 29, di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Sabtu (24/9/16).

Dalam hal mendorong film berkualitas, tandas Demiz, penghargaan pada insan perfilman perlu diberikan. Dengan penghargaan, diharapkan insan film dapat mempertahankan kualitasnya, sekaligus memotivasi pelaku film lainnya untuk juga mengejar mutu.

Oleh karena itu, Deddy mengapresiasi tinggi Forum Film Bandung yang konsisten menggelar FFB sejak 1987. Berbicara tentang sejarah FFB, tak terlepas dari kelahiran film nasional pertama di Bandung, yaitu Lutung Kasarung pada tahun 1926. Festival Film Bandung sebagai festival film tertua, dari tahun ke tahun memberikan penjurian yang ketat dan objektif.

Penyelenggaraan FFB ke – 29 tahun ini juga terasa lebih istimewa, karena berbarengan dengan digelarnya multievent olahraga paling akbar di Indonesia, yaitu PON XIX/2016 Jabar. Sehingga tema kali pun mengambil nuansa PON, yakni ‘FFB Berjaya di Tanah Legenda’. Tema tersebut diambil karena Jabart merupakan tanah legendaris bagi para seniman budayawan, sekaligus olahragawan.

Kali ini, sebanyak tiga nominasi dari kategori Serial Televisi, lima nominasi dari kategori Film Televisi dan Nara Film Televisi, serta 11 Nominasi Film dan Nara Film akan dianugerahkan kepada mereka yang layak menyandang gelar terpuji.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, FFB juga memberikan dua penghargaan Lifetime Achievement bagi insan perfilman yang dinilai berkontribusi dalam sejarah film Indonesia.

“Pemberian gelar Terpuji, diharapkan dapat semakin memotivasi para pelaku industri perfilman tanah air, untuk terus menghasilkan suguhan film berkualitas, yang mampu menginspirasi dan membangkitkan spirit yang positif bagi para penontonnya. Ini adalah bagian dari tanggungjawab moral yang harus diemban dan dilaksanakan oleh segenap insan perfilman,” ungkap Deddy.

Kepada sineas tanah air, Deddy pun mengajak mereka untuk tak sungkan menjadikan Jabar sebagai lokasi pembuatan film. Terlebih jika mereka mau mengangkat Jawa Barat sebagai tema filmnya. “Di Jawa Barat, dan bagian bumi Indonesia lainnya, banyak terdapat ‘surga tersembunyi’ yang layak ‘dijual’,” kata dia.

Dengan diangkatnya daerah pada sebuah film, tentu ke depan akan menarik kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Sehingga nantinya dapat mendorong tumbuhnya perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.

Sebelum menyampaikan sambutannya, mengingat bencana alam yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia, termasuk di Jawa Barat yang saat ini menimpa Garut-Sumedang, Wagub Deddy juga mengajak insan perfilman tanah air untuk bersama-sama membantu para korban.

Selain itu, dirinya ingin ke depan dapat digarap film yang mengangkat tema lingkungan hidup, agar dapat memberikan edukasi kepada khalayak untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Interkulturalitas dalam teater tak lagi cukup dilihat sebagai pertemuan berbagai budaya untuk melahirkan karya artistik. Di balik pertukaran itu terdapat persoalan etika, identitas, hingga relasi kuasa yang membuat gagasan interkulturalitas terus diperdebatkan. Persoalan tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk “Interkulturalitas: Masih Mempesona atau Sudah Ditinggalkan?” yang digelar Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Komunitas motor tidak hanya dituntut tertib di jalan, tetapi juga dapat mengambil peran dalam menjaga kondusivitas dan membangun kepedulian sosial di Jawa Barat. Pesan itu disampaikan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih saat menghadiri rangkaian The 2nd Indonesian Royal Enfield Jamboree 2026–Wingday dan Deklarasi Bandung Kondusif di Laswi Heritage, Kota Bandung, Sabtu (12/9/2026). […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sinergi TNI, Polri dan pemerintah daerah menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pembangunan Jawa Barat. Pesan itu mengemuka dalam Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Jawa Barat di halaman Gedung Sate, Bandung, Senin (17/8/2026). Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih hadir bersama jajaran Forkopimda Jawa Barat dalam upacara […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Pengusaha Pontjo Sutowo mengajak anak-anak yatim mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar diberi kesehatan, kelancaran dan kekuatan dalam memimpin Indonesia hingga akhir masa jabatannya pada 2029. Ajakan tersebut disampaikan Pontjo saat menghadiri acara “Doa Bersama Anak-anak Yatim untuk Keselamatan Bangsa” yang digelar Aliansi Kebangsaan di Aula Gedung RRI Jakarta, Sabtu malam (15/8/2026). Pontjo […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menilai sikap pengusaha Pontjo Sutowo dalam menghadapi sengketa Hotel Sultan menunjukkan bentuk nasionalisme yang tidak berhenti pada simbol, tetapi diuji ketika kepentingan pribadi berhadapan dengan kepentingan negara. Menurut Toto, sikap Pontjo yang tetap menempatkan kepentingan negara sebagai sesuatu yang harus dihormati, sekalipun […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]