Bale Bandung

1.048 Ha Sawah Diserang Wereng Batang Coklat

×

1.048 Ha Sawah Diserang Wereng Batang Coklat

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, SH.,M.IP saat Gerakan Pengendalian Hama Wereng Batang Coklat di Desa Kamasan, Kec Banjaran, Rabu (8/2). by Humas Pemkab Bandung
Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, SH.,M.IP saat Gerakan Pengendalian Hama Wereng Batang Coklat di Desa Kamasan, Kec Banjaran, Rabu (8/2). by Humas Pemkab Bandung
Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, SH.,M.IP saat Gerakan Pengendalian Hama Wereng Batang Coklat di Desa Kamasan, Kec Banjaran, Rabu (8/2). by Humas Pemkab Bandung

BANJARAN – Pemerintah Kabupaten Bandung bekerjasama dengan Kementrian Pertanian (Kementan) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar, mengaktifkan Brigade Proteksi untuk pengendalian Wereng Batang Coklat (WBC) di musim pancaroba.

Berdasarkan data dari Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, luas lahan yang terjangkit WBC mencapai 1.048 hektar. Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, SH.,M.IP mengatakan, kerugian tersebut terjadi di beberapa kecamatan. Jika dikalkulasikan mencapai 5,8 ton per hektar atau sekitar 6.078,4 kwintal.

“Dalam mengantisipasi WBC, Kementan, Pemprov dan Pemkab akan aktifkan Brigade Proteksi. Tindakan teknis yang akan dilakukan yakni sosialisasi pengendalian WBC, gerakan pengendalian WBC oleh Pemprov, pembagian pestisida untuk para petani, pemupukan dan pemberian bibit unggul padi,” sebut Bupati Bandung, saat Gerakan Pengendalian Hama Wereng Batang Coklat di Desa Kamasan, Kec Banjaran, Rabu (8/2/17).

Ia mengingatkan pada seluruh petani agar menggunakan metode tanam serentak dalam proses penanaman padi. Sehingga dengan didukung penggunaan pestisida baik kimia maupun hayati, perkembangan WBC bisa ditekan.

“Saya ingatkan, sebaiknya masa tanam dilakukan serentak untuk luasan lahan, dengan disebarkannya pestisida baik kimia maupun hayati, perkembangan WBC bisa ditekan, selain melestarikan musuh alami untuk WBC,” pesannya.

Dadang menyebut luas lahan pertanaman padi sampai 6 Februari 2016 seluas 36,159 hektar. Dari sasaran luas tanam Oktober 2016 sampai Maret 2017 seluas 54,614 hektar atau mencapai 66,20%. Sasaran produksi padi sebesar 508.820 ton gabah kering pungut dengan rata-rata produktivitas 62,03 kwintal per hektar.

Bupati berharap upaya preventif ini bisa meningkatkan hasil panen padi dan kesejahteraan petani Kabupaten Bandung. Karena menurutnya keberhasilan dalam usaha tani akan dipengaruhi ada tidaknya gangguan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT). Jika tidak diantisipasi secara serius, OPT ini bisa menyebabkan puso.

“Kunci keberhasilan panen selain upaya ini, yang terpenting adalah menjaga keseimbangan ekosistem. Jika ekosistem terjaga, OPT bisa dikendalikan,” tandasnya.

Kepala Dinas Pertanian Ir.H.A. Tisna Umaran,MP menjelaskan kondisi serangan OPT sudah bisa dikendalikan dan berada pada level aman dalam keseimbangan ekologi.

“Saat ini jumlah OPT WBC masih aman, yakni 5 sampai 10 ekor per rumpun. Pada level aman, saatnya kita menanam dan melestarikan musuh OPT WBC alami, yakni parasitoid, jamur atau tanaman refuzia yang menghasilkan nektar sebagai makanan OPT,” terang Tisna.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BANJARAN, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung bersama Forkopimda dan elemen serikat pekerja serta serikat buruh mematangkan kesiapan keberangkatan ribuan buruh ke kegiatan May Day Fiesta di Jakarta. Pertemuan tersebut digelar di Warung Kopi Pabinihan, Kampung Dangdeur, Desa Kiangroke, Kecamatan Banjaran, Rabu (29/4/2026). Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menyebutkan sekitar 5.500 buruh dari Kabupaten Bandung akan […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Gunung Lalakon yang berdiri di Kampung Badaraksa, Desa Jelegong, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, hingga kini masih menyimpan misteri. Dengan ketinggian sekitar 870 meter di atas permukaan laut, dari kejauhan bentuknya terlihat berbeda dibandingkan gunung lain di kawasan Bandung Selatan. Tegak, simetris, dan menyerupai kerucut sempurna. Karena itulah, banyak warga menyebutnya sebagai “gunung […]

Bale Bandung

DAYEUHKOLOT, balebandung.com – Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan pentingnya literasi digital dan etika dalam pemanfaatan teknologi. Hal itu diutarakannya saat menghadiri Sidang Terbuka Senat Wisuda Telkom University (Tel-U) Periode II Tahun Akademik 2025/2026, Sabtu (25/4/2026), di Telkom University Convention Hall, Bandung. Dalam inspiring speech yang disampaikannya, Meutya menekankan lulusan Telkom University sebagai bagian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.om – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung MA Hailuki menyoroti serius insiden robohnya plafon ruang kelas di SMKN 1 Soreang yang menyebabkan sejumlah siswa menjadi korban. Ia meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat untuk bersikap terbuka dan transparan terkait pihak pelaksana proyek pembangunan tersebut, mengingat bangunan tersebut diketahui baru sekitar enam bulan digunakan. “Saya […]

Bale Bandung

KATAPANG, balebandung.com – Kondisi Jembatan Junti Hilir di Jalan Raya Katapang–Andir Baleendah, tepatnya di Kampung Junti Hilir, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, kini mengkhawatirkan. Jalan di sisi jembatan mulai ambles dan pondasi terancam tergerus aliran Sungai Cikasungka, namun hingga kini belum terlihat penanganan nyata dari Dinas PUTR Kabupaten Bandung. Air sungai yang terus mengikis badan jalan […]

Bale Bandung

BALEENDAH, balebandung.com – Jembatan Hijau Cijeruk yang menghubungkan Kecamatan Bojongsoang dan Baleendah kembali menjadi sorotan warga. Belum genap beberapa bulan sejak diresmikan Bupati Bandung Dadang Supriatna pada 9 Januari 2026, akses masuk jembatan itu justru harus diperbaiki karena dinilai terlalu curam, sempit, dan menyulitkan pengendara sepeda motor. Padahal saat peresmian, jembatan sepanjang 60 meter tersebut […]