Bale Jabar

Hingga Mei 2017, Jabar Siaga Banjir dan Longsor

×

Hingga Mei 2017, Jabar Siaga Banjir dan Longsor

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan berdialog dengan warga korban banjir di Desa Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (28/7). by Humas Pemprov Jabar
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan berdialog dengan warga korban banjir di Desa Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (28/7). by Humas Pemprov Jabar

BOGOR – Atas bencana yang belakangan ini kerap terjadi di wilayah Jabar, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengingatkan status Provinsi Jawa Barat yang dalam keadaan siaga darurat bencana banjr dan tanah longsor. Pernyataan ini tertuang pada surat penetapan bernomor 360/284-BPBD dan ditandatangani tanggal 1 November 2016.

“Provinsi Jawa Barat dalam keadaan siaga darurat bencana alam banjir dan tanah longsor, terhitung mulai tanggal 1 November 2016 sampai dengan 29 Mei 2017,” ungkap gubernur saat meninjau lokasi jebolnya tanggul yang berada di halaman SMUN 2 Bogor, Selasa (28/7/17).

Menurutnya, penetapan status darurat ini kelak akan berpengaruh pada kemudahan administrasi/mekanisme penggunaan anggaran untuk penanggulangan bencana.

Diungkap Aher, status ini berdasarkan rapat koordinasi antara Pemprov Jabar dengan para pemangku kepentingan dan instansi terkait pada 4 September 2016, serta hasil evaluasi terhadap bencana alam banjir dan longsor yang terjadi di beberapa wilayah di Jabar.

“Saya instruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jabar melaksanakan upaya-upaya kesiapsiagaan keadaan darurat, sehingga mampu meminimalisasi potensi dampak bencana melalui penanganan yang bersifat cepat, tepat dan terpadu, seusai ketentuan peraturan perundangan,” katanya.

Untuk itu, Aher menghimbau kepada kepala daerah kota kabupaten se-Jabar untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan tindakan-tindakan preventif yang diperlukan.

“Kepada masyarakat saya berpesan untuk selalu berwaspada mengingat rekomendasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sampai bulan Mei 2017 curah hujan di berbagai daerah di Jabar cukup tinggi,” pesannya.

Gubernur pun berbela sungkawa atas kejadian banjir dan longsor di Bogor kemarin yang merenggut nyawa dua warga Sukaresmi Kecamatan Tanah Sareal yang terseret arus banjir akibat tanggul di SMUN 2 Bogor jebol.

“Kami berbela sungkawa kepada para korban. Saya tadi sudah serahkan bantuan dari Pemprov,” ucap Aher. Dirinya sempat berdialog dengan para korban yang rumahnya hancur dihantam kuatnya arus hujan yang mengguyur Kota Bogor secara merata di siang itu.

Pasca bencana pihaknya akan membangun ulang tanggul yang jebol di SMUN 2 sesuai standar teknis konstruksi, terlebih saat ini SMU/ SMK pengelolaannya berada di tangan Pemerintah Provinsi.

Menurut Aher, tanggul yang jebol tersebut bukanlah tanggul yang semestinya, melainkan hanya tembok setinggi 2,5 meter yang berfungsi hanya untuk menahan pergerakan tanah dan sebagai tanda batas bangunan sekolah.

“Ini bukan tanggul, tapi tembok biasa untuk menahan tanah saja. Ke depan akan diperbaiki tanggulnya dengan konstruksi tanggul yang sesungguhnya,” ungkapnya.

Ia khawatir bila masih tetap menggunakan tanggul seperti itu akan kembali jebol saat hujan deras. “Kita kan khawatir suatu saat muncul lagi luapan air kalau pembangunannya tetap seperti ini,” ujarnya.

Dari pantauan Humas Pemprov Jabar di lokasi saat ini air sudah kembali surut di beberapa titik. Di area jebolnya tanggul dan rumah yang hancur masih terpasang garis polisi dan dijaga pihak berwajib.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Polda Jawa Barat akhirnya menangkap Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita, perempuan asal Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, yang kasusnya menyita perhatian publik dalam beberapa hari terakhir. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, penangkapan dilakukan setelah tim penyidik berhasil melacak keberadaan tersangka melalui aktivitas transaksi perbankan yang […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebadung.com – Dewan Pakar Majelis Musyawarah Sunda (MMS) Yudi Latif menilai Indonesia membutuhkan revolusi Pancasila yang mampu menghadirkan pemerataan keadilan ekonomi sekaligus memperkuat pemahaman nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda. Hal itu disampaikan Yudi Latif saat menyampaikan Pidato Kebangsaan pada peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar MMS di Gedung Indonesia Menggugat, Kota Bandung, Senin […]

Bale Jabar

SORONG, balebandung.com – Ketua Umum Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) Dadang Supriatna menghadiri dan menyambut baik Deklarasi 42 Kepala Daerah se-Tanah Papua dalam Gerakan Nasional Pemberantasan Tuberculosis (TBC) Berbasis Komunitas di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Sabtu 30 Mei 2026. Kang Dadang Supriatna (KDS) yang juga menjabat sebagai Bupati Bandung ini mengatakan, deklarasi ini […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Ganesha Business Festival (GBF) 2026 yang diselenggarakan Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) berhasil menarik lebih dari 7.000 pengunjung di Sawarga Courtyard Summarecon Mall Bandung, Sabtu (30/5/2026). Ajang tahunan yang menampilkan berbagai inovasi, karya bisnis, dan kreativitas mahasiswa itu mengusung tema “Human Edge: The Power Beyond Technology”. Tema tersebut […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Ketua Harian DKM Masjid Raya Al Jabbar KH Tata Moch Tasdiq SH mengajak umat Islam memaknai Idul Adha tidak hanya sebagai ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai momentum menyembelih sifat sombong, egoisme, dan kecintaan berlebihan terhadap dunia. Hal itu disampaikan KH Tata Moch Tasdiq yang juga pimpinan Pondok Pesantren Al-Qur’an Fajar Ashshidiqi, […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana atau DP3AKB Jawa Barat mendorong penguatan edukasi kesehatan reproduksi sebagai bagian dari upaya membangun keluarga berkualitas. Kepala DP3AKB Jawa Barat, Siska Gerfianti, mengatakan keluarga yang kuat menjadi fondasi penting pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat. Menurut dia, kesehatan reproduksi tidak boleh dipandang sebagai […]