Bale Jabar

Aher Minta Dana Desa Diawasi Ketat

×

Aher Minta Dana Desa Diawasi Ketat

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menerima penghargaan dari Kepala BPKP Jabar Deni Suardini, saat upacara peringatan HUT Ke-34 BPKP Perwakilan Jabar di Kota Cimahi, Selasa (30/5). by Humas Pemprov Jabar
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menerima penghargaan dari Kepala BPKP Jabar Deni Suardini, saat upacara peringatan HUT Ke-34 BPKP Perwakilan Jabar di Kota Cimahi, Selasa (30/5). by Humas Pemprov Jabar

CIMAHI – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meminta pengawasan ketat terhadap dana desa yang jumlahnya setiap tahun terus bertambah, khususnya pengawasan dini yang dilakukan oleh Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP).

Aher mengatakan, sebelum pengawasan eksternal yang dilakukan oleh lembaga-lembaga di luar pemerintahan, dana tersebut terlebih dahulu harus diawasi oleh pengawas internal yaitu Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), yang kemudian menjadi koordinator bagi APIP di daerah seperti Inspektorat.

“Pengawasan dini harus dilakukan oleh APIP yaitu BPKP dan Inspektorat, sebelum oleh pihak ekternal. Kedua pengawas ini harus bekerja lebih efektif untuk melakukan pengawasan supaya dipastikan bahwa dana tersebut digunakan betul-betul untuk pembangunan,” kata Aher usai jadi Inspektur upacara peringatan HUT Ke-34 BPKP Perwakilan Jabar di Kota Cimahi, Selasa (30/5/17).

Seperti diketahui dana desa yang dikucurkan pemerintah pusat tahun 2017 ini sebesar total Rp 60 triliun dengan rata-rata setiap desa mendapatkan Rp 800 juta. Rencananya untuk tahun 2018 dana desa akan naik dua kali lipat menjadi Rp 120 triliun, dengan begitu setiap desa akan menerima Rp 1 miliar pertahunnya.

Dana desa pertama kali ada sejak tahun 2015 dengan jumlah sebesar Rp 20,76 triliun dan setiap desanya mendapatkan Rp 280 juta. Dana tersebut meningkat di tahun 2016 yaitu menjadi Rp 49,98 triliun.

Di Jawa Barat sendiri dengan jumlah desa sebanyak 5.319 desa dari 27 kabupaten/kota, dana desa tahun ini meningkat menjadi Rp 4,7 triliun dari sebelumnya Rp 3,5 triliun atau mengalami peningkatan 20%.

“Dana pembangunan desa ini kan cukup besar. Kita ingin penyalurannya berjalan dengan baik ke desa-desa dan diimplementasikan dengan tepat sasaran, outcome dan outputnya pun jelas. Tentu ini butuh pengawasan yang ketat, supaya jelas manfaatnya dapat dirasakan masyarakat berupa kemajuan yang dampaknya kesejahteraan,” tutur Aher.

Meningkatnya dana desa tersebut menurut Aher, patut disyukuri oleh para pimpinan desa. Namun di saat yang sama ada kekhawatiran penggunaannya tidak berjalan baik.

“Oleh karena itulah supaya dipastikan bahwa dana desa tersebut betul-betul efektif, efisien, tepat sasaran dan tidak ada penyimpangan. Maka harus ada pengawasan dini, ini lebih bagus daripada pengawasan saat berlangsung atau setelahnya,” pesannya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BPKP Jabar Deni Suardini menuturkan, semakin besarnya dana desa harus ditunjang oleh kualitas pengelolaan keuangan yang akuntabel. Disitulah peran BPKP sangat dibutuhkan untuk memperkuat kualitas pengelolaan dana tersebut.

“Selama ini peran BPKP selalu memberikan upaya membangun sistem pengendalian intern pemerintahan desa yang kuat, sehingga semua potensi-potensi yang bisa menimbulkan permasalahan hukum bisa dideteksi secara dini,” kata Deni. Ia menambahkan, BPKP lebih banyak berorientasi untuk mencegah daripada mengobati.

“Kalau sudah menjadi masalah hukum kan itu menjadi mubazir. Lebih baik kita mendukung secara preventif dari mulai perencanaannya, penganggarannya, pelaksanaannya, tata usahanya, pelaporannya dan pertanggungjawabannya akan kita kawal,” tuturnya.

Untuk mengawalnya BPKP Jabar bekerjasama dengan Kemendagri dan KPK telah membuat aplikasi bernama Sistem Keuangan Desa atau Siskudes.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Interkulturalitas dalam teater tak lagi cukup dilihat sebagai pertemuan berbagai budaya untuk melahirkan karya artistik. Di balik pertukaran itu terdapat persoalan etika, identitas, hingga relasi kuasa yang membuat gagasan interkulturalitas terus diperdebatkan. Persoalan tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk “Interkulturalitas: Masih Mempesona atau Sudah Ditinggalkan?” yang digelar Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Komunitas motor tidak hanya dituntut tertib di jalan, tetapi juga dapat mengambil peran dalam menjaga kondusivitas dan membangun kepedulian sosial di Jawa Barat. Pesan itu disampaikan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih saat menghadiri rangkaian The 2nd Indonesian Royal Enfield Jamboree 2026–Wingday dan Deklarasi Bandung Kondusif di Laswi Heritage, Kota Bandung, Sabtu (12/9/2026). […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sinergi TNI, Polri dan pemerintah daerah menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pembangunan Jawa Barat. Pesan itu mengemuka dalam Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Jawa Barat di halaman Gedung Sate, Bandung, Senin (17/8/2026). Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih hadir bersama jajaran Forkopimda Jawa Barat dalam upacara […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Pengusaha Pontjo Sutowo mengajak anak-anak yatim mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar diberi kesehatan, kelancaran dan kekuatan dalam memimpin Indonesia hingga akhir masa jabatannya pada 2029. Ajakan tersebut disampaikan Pontjo saat menghadiri acara “Doa Bersama Anak-anak Yatim untuk Keselamatan Bangsa” yang digelar Aliansi Kebangsaan di Aula Gedung RRI Jakarta, Sabtu malam (15/8/2026). Pontjo […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menilai sikap pengusaha Pontjo Sutowo dalam menghadapi sengketa Hotel Sultan menunjukkan bentuk nasionalisme yang tidak berhenti pada simbol, tetapi diuji ketika kepentingan pribadi berhadapan dengan kepentingan negara. Menurut Toto, sikap Pontjo yang tetap menempatkan kepentingan negara sebagai sesuatu yang harus dihormati, sekalipun […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]