Bale Bandung

Buruh Panasia Adukan Nasib ke Disnaker

×

Buruh Panasia Adukan Nasib ke Disnaker

Sebarkan artikel ini

buruh-spsi-panasiaSOREANG – Puluhan buruh dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Bandung menggeruduk ke Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bandung di Soreang, Jumat (29/9/17). Mereka menuntut kepastian dan perlindungan untuk ribuan karyawan PT. Panasia Indo Resources yang dirumahkan.

Wakil Ketua SP TSK SPSI Kabupaten Bandung, Mulyana mengatakan, saat ini nasib para buruh di PT Panasia terkatung-katung. “Kalau memang terjadi force major di sini, kan karyawan dirumahkan. Tapi kami berharap karyawan bisa mendapatkan kelanjutan kerja,” kata Mulyana di sela aksi.

Menurutnya karyawan PT Panasia mendapatkan surat edaran yang berisi penegasan kebijakan pengunduran diri karyawan. Di dalamnya tertuang, karyawan tetap yang memiliki masa kerja (MK) 15-20 tahun akan mendapatkan kompensasi sebesar delapan kali upah pokok, MK 20-25 akan mendapatkan kompensasi sembilan kali upah pokok dan MK 25 tahun ke atas akan mendapatkan kompensasi sebesar 10 kali upah pokok. “Sementara itu karyawan yang kontrak, harus menunggu pekerjaan selama tiga bulan, ia tidak dikasih gaji,” imbuh Mulyana.

Ia berharap dari hasil audiensi antara buruh, Disnaker dan perwakilan Panasia bisa didapatkan hasil yang positif. Bila tak dapat melanjutkan bekerja, setidaknya perusahaan memberikan pesangon yang sesuai dengan undang-undang.

Ketua SPSI Kabupaten Bandung, Uben Yunara mengatakan, perjuangan menuntut hak buruh akan terus dilaksanakan. Pihaknya, akan terus mendampingi hingga hak-hak buruh didapatkan. “Bukan hanya Panasia saja, masih ada 10 perusahaan lain yang melakukan union busting. Akan kami laporkan juga ke Disnaker. Bisa jadi minggu depan akan lebih banyak massa yang datang ke sini,” ujar Uben.

Uben menjelaskan, pengusaha mengaku kesulitan dalam menjalankan roda bisnisnya dalam beberapa tahun ke belakang ini. “Dari ujung Moch Toha sampai ujung Pangalengan, dari Soreang hingga ke Nagreg, Kertasari semuanya selalu mengaku merugi,” kata dia.

Pihaknya pun tidak akan gentar, meskipun pihak perusahaan berupaya untuk menjegal dengan menempatkan preman. “Ini kan murni hubungan antara pengusaha dengan buruh, tidak perlu melibatkan preman,” tukasnya.

Kepala Disnaker Kabupaten Bandung, Rukmana bisa mengerti maksud buruh yang meminta kepastian kerja. Ia pun menyayangkan sikap PT Panasia yang hanya mengutus bagian personalianya untuk menemui para buruh.

“Tutup atau tidaknya kan itu pemimpin perusahaan, bukan manajer atau karyawannya. Pemerintah berinisiatif untuk membantu, agar jangan sampai ada hak pekerja yang terabaikan. Kalau memang mau tutup, pernyataanya harus seperti apa atau bagaimana, harus jelas,” tandas Rukmana.

Rukmana pun meminta langkah konkret dari PT Panasia, salah satunya dengan mendatangkan pimpinan perusahaan untuk menemui buruh secara langsung. “Kalau tiga kali tidak segera dipeuhi, kami akan memberikan anjuran agar diselesaikan di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI),” ujarnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Kabupaten Bandung yang menargetkan 4.718 unit pada 2026 dinilai perlu diperkuat dari sisi kualitas agar bantuan benar-benar menghasilkan hunian layak bagi masyarakat penerima manfaat. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung MA Hailuki mengatakan, program Rutilahu tidak cukup hanya mengejar jumlah rumah yang diperbaiki. Menurut dia, pemerintah […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Bagi Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna, kepedulian terhadap lingkungan hidup dan sanitasi bukan lagi sekadar program pelengkap, melainkan kebijakan mutlak yang tidak dapat ditawar-tawar. Demikian ditegaskan Toto Izul Fatah, Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, dalam kajiannya yang menyoroti peran Bupati Bandung Dadang Supriatna di bidang sanitasi dan pelestarian lingkungan. Ada […]

Bale Bandung

PANGALENGAN, balebandung.com — Kondisi Jembatan Cisangkuy yang menjadi akses menuju kawasan Dodik Secata Rindam III/Siliwangi, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, mendapat perhatian setelah bagian pondasi atau abutment dilaporkan bergeser lebih dari satu meter dan tanah di sekitar struktur mengalami penurunan. Kondisi tersebut mencuat pada 23 September 2026 setelah video kondisi pondasi jembatan beredar di media sosial. […]

Bale Bandung

BANDUNG — Nama KH. Yusuf Ali Tantowi dalam beberapa tahun terakhir tidak hanya dikenal dalam lingkungan Nahdlatul Ulama Kabupaten Bandung, tetapi juga melalui kiprahnya sebagai Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung. Kedua posisi tersebut membuat pengalaman Yusuf berada pada persimpangan antara organisasi keumatan, pengelolaan lembaga, penghimpunan dana masyarakat, pemberdayaan, serta hubungan dengan berbagai […]

Bale Bandung

BOJONGSOANG, balebandung.com – Nonton bareng film Ibadah dan Cinta menjadi momen emosional bagi kader Fatayat NU Bandung Raya. Bukan hanya karena pesan keluarga, cinta dan keikhlasan yang dibawa film tersebut, tetapi juga karena kehadiran sosok almarhumah Margaret Aliyatul Maimunah yang ikut bermain dalam film itu. Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Bandung Susanti mengatakan, keterlibatan Margaret dalam […]

Bale Bandung

BOJONGSOANG, balebandung.com — Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Bandung menggelar nonton bareng (nobar) film Ibadah dan Cinta bersama sekitar 40 kader Fatayat NU se-Bandung Raya, termasuk dari Kabupaten Bandung, Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat. Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Bandung Susanti mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus kesempatan bagi kader untuk menikmati […]