Bale Bandung

Bupati Resmikan 4 Infrastruktur Desa Sekaligus

×

Bupati Resmikan 4 Infrastruktur Desa Sekaligus

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung H.Dadang M.Naser,SH.,M.Ip meresmikan Kantor Desa Margahayu Selatan di Kp.Margahayu Kencana RW 13 Desa Margahayu Selatan, Kec Margahay Kab Bandung, Senin (2/10/17). by Humas Pemkab Bdg
Bupati Bandung H.Dadang M.Naser,SH.,M.Ip meresmikan Kantor Desa Margahayu Selatan di Kp.Margahayu Kencana RW 13 Desa Margahayu Selatan, Kec Margahay Kab Bandung, Senin (2/10/17). by Humas Pemkab Bdg

MARGAHAYU – Sebagai wujud nyata pembangunan infrastruktur untuk pelayanan publik, Bupati Bandung H.Dadang M.Naser,SH.,M.Ip meresmikan tiga gedung sekaligus satu sarana pengelolaan air bersih di Kecamatan Margahayu Kab Bandung. Bupati menyebut 95% Kabupaten Bandung sudah memiliki kantor desa yang representatif.

“Sudah 95 persen kantor desa di Kabupaten Bandung sudah representatif. Hari ini kita resmikan dua kantor desa yakni Desa Margahayu Selatan dan Sukamenak, satu gedung serbaguna di Desa Sayati dan satu sarana air bersih di Desa Margahayu Tengah,” sebut Dadang saat peresmian Kantor Desa Margahayu Selatan di Kp.Margahayu Kencana RW 13 Desa Margahayu Selatan, Senin (2/10/17).

Bupati mengapresiasi peresmian tersebut, karena dilakukan sekaligus. Menurutnya hal itu akan menyebabkan efisiensi waktu dan anggaran.”Dengan sinergitas, pelayanan publik untuk masyarakat harus menjadi prioritas. Dengan hadirnya gedung yang representatif, kita fokuskan bagaimana masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang nyaman, leluasa dan cepat. Sedangkan untuk layanan kebutuhan air bersih masyarakat, pemdes dan bumdes sudah kompak,” kata Kang DN.

Kepala Desa Margahayu Selatan Amin M Barkah mengungkapkan, peresmian gedung kantor desa yang dipimpinnya memiliki konstruksi dua lantai, dengan luas 532 meter persegi . Pembangunan tersebut didanai dari Alokasi Dana Perimbangan Desa (ADPD) dan Bantuan Gubernur (Bangub) sebesar Rp.848.441.240,-.

“Sedangkan untuk Kantor Desa Sukamenak, konstruksi dua lantai yang dibangun di atas tanah seluas 259 meter, dan didanai ADPD juga Bangub sebesar Rp.486.929.750,-” ungkap Amin.

Sementara pembangunan gedung serbaguna di Desa Sayati memiliki konstruksi satu lantai dengan luas tanah 371,91 meter dan sumber dana dari ADPD sebesar Rp.490.192.400,-.

“Untuk pembangunan sarana air bersih, kita bangun di Desa Margahayu Tengah di titik 21 dengan volume 120. Menggunakan tiga mesin dengan torn berkapasitas 5.000 kubik dan didanai ADPD sebesar Rp250 juta,” urai Amin. Sarana air bersih tersebut sudah beroperasi ke 1.892 sambungan rumah, dengan melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Margahayu Tengah.

Amin menandaskan keberhasilan pembangunan di desa yang dipimpinnya, merupakan keberhasilan yang dibangun bersama antara pemerintah dan masyarakat. Bukan saja dari infrastruktur tambahnya, keberhasilan juga diperoleh dari hasil review pemeriksaan inspektorat dengan hasil yang memuaskan.

“Tahun 2016 kami mendapat predikat A dari hasil pemeriksaan Inspektorat atas penggunaan yang didanai dana desa. Desa Sayati 92 poin, Margahayu Selatan 89 poin, Sukamenak 85,5 poin dan Desa Margahayu Tengah 80,5 poin. Artinya, saat ini kita menyumbang IPM terbesar antar kecamatan di Kabupaten Bandung,” ungkap Amin.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]

Bale Bandung

Sebuah naskah tua dari daun lontar menyimpan ingatan panjang tentang Sunda. Namanya Carita Parahyangan. Naskah ini dikenal sebagai naskah anonim Sunda Kuno. Nama penulisnya tidak diketahui. Para ahli umumnya memperkirakan naskah ini disusun pada akhir abad ke-16, sekitar tahun 1580 M, tidak lama setelah masa akhir Pakuan Pajajaran. Dalam tradisi pernaskahan, naskah ini dikenal sebagai […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com — Bupati Bandung Dadang Supriatna menghadiri audiensi bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) RI, Rini Widyantini, di Kantor Kementerian PAN-RB, Jakarta, Rabu (13/5). Dalam pertemuan tersebut, Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) hadir dalam kapasitasnya sebagai Ketua Harian Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI). Ia bersama jajaran pengurus APKASI menyampaikan berbagai […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com — Pembahasan Raperda Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) di DPRD Kabupaten Bandung diperpanjang bukan tanpa alasan. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, MA Hailuki menyebut regulasi tersebut harus disusun lebih matang karena menyangkut masa depan pengelolaan aset strategis dan potensi peningkatan PAD daerah Hailuki, menilai Raperda tentang Pengelolaan BMD memiliki posisi strategis bagi masa […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Pada tahun 2009, sebuah benda logam berbentuk mahkota ditemukan di Kampung Leuwidulang, Desa Sukamaju, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung. Lokasinya tidak jauh dari kompleks SMA Pasundan Majalaya. Benda itu kemudian dikenal dengan nama Makuta Ulun Umbul. Sejak awal kemunculannya, Makuta Ulun Umbul berada di ruang yang samar: antara temuan benda, tradisi tutur, pusaka […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Puncak peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) tingkat Kabupaten Bandung berlangsung meriah, aman, dan kondusif di Gedung Moh. Toha Soreang, Rabu (13/5/2026). Momentum tersebut menjadi ruang penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, pengusaha, dan serikat pekerja dalam menjaga iklim industri sekaligus meningkatkan kesejahteraan buruh di Kabupaten Bandung. Bupati Bandung Dadang Supriatna yang akrab […]