Bale Bandung

Dana Desa untuk Kab Bandung Naik 4,3%

×

Dana Desa untuk Kab Bandung Naik 4,3%

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung H. Dadang M Naser, SH,S.Ip.,M.Ip saat Sosialisasi Dana Desa di Gedung Moch Toha Soreang, Selasa (27/2/18).by Humas Pemkab Bdg

SOREANG – Peraturan tentang alokasi prioritas penggunaan dana desa untuk tahun 2018, sudah diterbitkan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi(Kemendesa). Peraturan Menteri Desa (Permendes) No 19/2017 ini mengatur secara detail tentang prioritas dana desa (DD) tahun 2018.

Bupati Bandung H. Dadang M Naser, SH,S.Ip.,M.Ip menguraikan sesuai dengan regulasi Permendes 19/2017, disebutkan ada lima point prioritas dalam penggunaan dana desa yakni prioritas penggunaan dana desa untuk membiayai pelaksanaan program dan kegiatan di bidang pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa, program kegiatan lintas bidang, produk unggulan desa atau kawasaan perdesaan , Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) atau Bumdes Bersama, embung desa, dan sarana olahraga sesuai kewenangan desa.

“Hari ini kita lakukan sosialisasi mengenai penggunaan dana desa. Selain itu, dana desa diprioritaskan juga untuk pembangunan sarana olahraga desa, yang pengelolaannya diserahkan kepada Bumdes dan semua prioritas penggunaan dana desa wajib dipublikasikan oleh Pemdes kepada masyarakat desa di ruang publik yang dapat diakses oleh masyarakat desa,” ucap Bupati Bandung usai pelaksanaan Sosialisasi Dana Desa di Gedung Moch Toha Soreang, Selasa (27/2/18).

Penetapan prioritas penggunaan dana desa ini bertujuan sebagai pedoman dan acuan bagi penyelenggaraan kewenangan, acuan untuk pemerintah daerah kabupaten/kota dalam menyusun pedoman teknis penggunaan dana desa, dan acuan bagi pemerintah pusat dalam pemantauan dan evaluasi pelaksanaan penggunaan dana desa.

Bupati berharap dalam pemberdayaan masyarakat melalui Bumdes, masyarakat bisa mengoptimalkan DD dengan serius, sehingga akan berdampak pada peningkatan ekonomi.

“Saya harapkan DD bisa dioptimalkan salah satunya dengan aktivitas Bumdes. Tentu saja ini perlu dikelola secara serius. Masyarakat belanja sembakonya ke Bumdes, kalau bisa bekerjasama dengan minimarket. Jadi kalau Bumdes dijalankan secara profesional, Bumdes bisa mandiri bahkan jadi toko serba ada,” ucap Dadang.

Ia mengungkapkan pada tahun 2018 jumlah bantuan dana desa yang berasal dari pemerintah pusat mengalami kenaikan yakni dari Rp.249.414.249.000,- setelah naik 4,3% menjadi sebesar Rp.259.468.420.000,-. Angka tersebut didistribusikan secara merata berdasarkan beberapa ketentuan, seperti luas wilayah, jumlah penduduk, dan kondisi geografis wilayah.

“Angka terkecil dana desa untuk satu desa sebesar Rp700 jutaan, sedangkan yang laing besar Rp1,4 miliar. Anggaran yang diperoleh, silahkan orientasikan sesuai panduannya. Boleh untuk infrastruktur atau ke pemberdayaan,” ujar Bupati di hadapan para Camat, Kepala Desa, Kepala BKD, Inspektorat, OPD dan para Dewan Perwakilan Daerah itu.

Bupati berpesan agar desa menghindari grativikasi dalam proses pencairan DD, transparan dalam pengelolaan keuangan, lakukan swakelola dan partisipasi masyarakat serta tertib administrasi dalam menyampaikan laporan pertanggungjawaban.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendeklarasikan komitmen bersama menolak judi online dan judi konvensional di lingkungan aparatur negara. Deklarasi itu dibacakan langsung oleh Bupati Kabupaten Bandung Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diikuti 100 peserta dari ASN, pegawai BUMD, serta aparatur pemerintahan desa, di Grand Sunshine […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Badan Permusyawaratan Desa (BPD) semakin aktif menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah desa. BPD dinilai memiliki posisi penting dalam mengawal pemerintahan, pembangunan, serta kepentingan masyarakat di tingkat desa. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang akrab disapa KDS, saat mengukuhkan 435 anggota BPD dari 55 desa yang […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com –  Pemerintah Kabupaten Bandung memperkuat komitmen percepatan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) sebagai instrumen penting dalam memberikan kepastian pemanfaatan ruang, mengarahkan pembangunan, sekaligus mendukung kemudahan berusaha dan investasi di daerah. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Komitmen Bersama Percepatan Penyusunan RDTR Region I Tahun 2026 oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna dalam Rapat Koordinasi […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Bupati Bandung, Dadang Supriatna memberikan kesaksian dalam persidangan perkara PT Bandung Daya Sentosa (BDS) di Pengadillan Negeri Kota Bandung, Selasa (29/9/2026). Kehadiran bupati yang akrab disapa KDS ini merupakan bagian dari proses hukum yang sedang berjalan dan bentuk pemenuhan kewajibannya untuk memberikan keterangan sesuai pengetahuan dan kapasitasnya. Dalam konteks kepemilikan Pemerintah Kabupaten […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Kabupaten Bandung yang menargetkan 4.718 unit pada 2026 dinilai perlu diperkuat dari sisi kualitas agar bantuan benar-benar menghasilkan hunian layak bagi masyarakat penerima manfaat. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung MA Hailuki mengatakan, program Rutilahu tidak cukup hanya mengejar jumlah rumah yang diperbaiki. Menurut dia, pemerintah […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Bagi Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna, kepedulian terhadap lingkungan hidup dan sanitasi bukan lagi sekadar program pelengkap, melainkan kebijakan mutlak yang tidak dapat ditawar-tawar. Demikian ditegaskan Toto Izul Fatah, Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, dalam kajiannya yang menyoroti peran Bupati Bandung Dadang Supriatna di bidang sanitasi dan pelestarian lingkungan. Ada […]