Bale Bandung

Merasa Sering Dihina, Pria Ini Cekik Selingkuhannya Hingga Tewas

×

Merasa Sering Dihina, Pria Ini Cekik Selingkuhannya Hingga Tewas

Sebarkan artikel ini
Kapolsek Margahayu Kompol Agus Wahidin saat ekspos kasus pembunuhan di Mapolsek Margahayu, Selasa (9/6/20). by iwa/bbcom

 

Kapolsek Margahayu Kompol Agus Wahidin saat ekspos kasus pembunuhan di Mapolsek Margahayu, Selasa (9/6/20). by iwa/bbcom

MARGAHAYU, Balebandung.com – Sakit hati sering diejek tak bisa mencari uang, seorang pria membunuh selingkuhannya. Pelaku menghabisi nyawa korban dengan cara dicekik dan dibungkam dengan bantal.

Setelah korban tak bernyawa, pelaku menggasak barang-barang milik korban. Lantas meninggalkan jasad korban begitu saja di rumah kontrakannya dan dikunci dari luar.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan, melalui Kapolsek Margahayu Kompol Agus Wahidin mengatakan, kasus pembunuhan itu terungkap pada 31 Mei 2020 saat ditemukan mayat yang sudah membusuk di sebuah rumah kontrakan di Desa Sayati Kecamatan Margahayu. Awalnya warga sekitar merasa curiga dengan bau busuk yang menyengat.

Petugas pun mendatangi TKP dan mendapat rumah kontrakan dalam keadaan terkunci. Pintu pun dibuka paksa dan ditemukan sesosok mayat perempuan yang sudah membusuk. Dari KTP-nya, korban diketahui seorang janda berinisial AC (33), Kampung Cedok, Desa Sayati, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung.

“Pelaku telah menghilangkan nyawa korban disertai dengan pengambilan barang milik korban. Motifnya karena pelaku merasa sakit hati selalu dihina korban,” kata Kompol Agus di Mapolsek Margahayu, Selasa (9/6/2020).

Selanjutnya diketahui korban adalah selingkuhan dari pelaku berinisial M (34), dan sudah hubungan setahun belakangan. Padahal pelaku sudah punya istri di Kabupaten Garut.

“Pelaku suka diejek oleh korban dengan kata-kata ‘jadi laki-laki kok tidak ada gunanya, yang cari uang kok perempuan terus,” jelas Agus.

Pelaku naik pitam dan pada Rabu (27/5) sekitar pukul 23.00 WIB, korban ditindih, kemudian dicekik. Karena korban meronta, pelaku menghimpit tangan korban dengan pahanya. Terakhir korban dibungkam dengan bantal selama 30 menit hingga akhirnya korban tidak berdaya. Melihat korban tidak berdaya, pelaku merasa menyesal dan berpikir harus berbuat apa.

“Pelaku mengambil dompet korban, kemudian ditemukan sebuah KTP milik dari mantan suami korban. Pelaku meletakan KTP tersebut di sekitar lokasi kejadian, dengan tujuan agar penyelidikan diarahkan kepada pemilik KTP,” tutur Agus.

Petugas terus melakukan pendalaman hingga tingkat autopsi. Hasilnya, korban dikethui sudah empat hari meninggal dunia, pada tulang lunak bagian tenggorokan milik korban yang rusak akibat dicekik.

Kapolsek Margahayu bekerjasama dengan Satreskrim Polresta Bandung dan Reskrim Polda Jabar untuk menuntaskan kasus ini. Hingga pada 3 Juni 2020, pelaku berhasil ditangkap di daerah Cilame Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat, dengan barang bukti berupa motor dan yang lainnya. Karena berupaya melawan petugas saat hendak ditangkap, pelaku pun ditembak di bagian betis kirinya.

“Pelaku dijerat Pasal 338 dan atau Pasal 365 ayat (3) KUH-Pidana dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” tandas Kapolsek.***

 

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Komitmen PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Pabrik Narogong dalam memperluas akses pendidikan dan mendorong pemberdayaan masyarakat kembali mendapatkan predikat Platinum melalui program Sinergi Jejak Baik untuk Negeri (SIJEBI), serta predikat Gold melalui program SARtiKa BERDAYA (Sahabat Perempuan Kepala Keluarga Berdaya) dalam ajang Indonesian SDGs Award (ISDA) 2026 di Binakarna Hall, Bidakara Jakarta, […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendeklarasikan komitmen bersama menolak judi online dan judi konvensional di lingkungan aparatur negara. Deklarasi itu dibacakan langsung oleh Bupati Kabupaten Bandung Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diikuti 100 peserta dari ASN, pegawai BUMD, serta aparatur pemerintahan desa, di Grand Sunshine […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Badan Permusyawaratan Desa (BPD) semakin aktif menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah desa. BPD dinilai memiliki posisi penting dalam mengawal pemerintahan, pembangunan, serta kepentingan masyarakat di tingkat desa. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang akrab disapa KDS, saat mengukuhkan 435 anggota BPD dari 55 desa yang […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com –  Pemerintah Kabupaten Bandung memperkuat komitmen percepatan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) sebagai instrumen penting dalam memberikan kepastian pemanfaatan ruang, mengarahkan pembangunan, sekaligus mendukung kemudahan berusaha dan investasi di daerah. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Komitmen Bersama Percepatan Penyusunan RDTR Region I Tahun 2026 oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna dalam Rapat Koordinasi […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Bupati Bandung, Dadang Supriatna memberikan kesaksian dalam persidangan perkara PT Bandung Daya Sentosa (BDS) di Pengadillan Negeri Kota Bandung, Selasa (29/9/2026). Kehadiran bupati yang akrab disapa KDS ini merupakan bagian dari proses hukum yang sedang berjalan dan bentuk pemenuhan kewajibannya untuk memberikan keterangan sesuai pengetahuan dan kapasitasnya. Dalam konteks kepemilikan Pemerintah Kabupaten […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Kabupaten Bandung yang menargetkan 4.718 unit pada 2026 dinilai perlu diperkuat dari sisi kualitas agar bantuan benar-benar menghasilkan hunian layak bagi masyarakat penerima manfaat. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung MA Hailuki mengatakan, program Rutilahu tidak cukup hanya mengejar jumlah rumah yang diperbaiki. Menurut dia, pemerintah […]