Bale BandungBale Jabar

Akselerasi Pemulihan Ekonomi Masyarakat Harus Segera Diimplementasikan

×

Akselerasi Pemulihan Ekonomi Masyarakat Harus Segera Diimplementasikan

Sebarkan artikel ini
Ketua Forum Camat Kabupaten Bandung, Akhmad Rizky Nugraha, bersama isteri.
Ketua Forum Camat Kabupaten Bandung, Akhmad Rizky Nugraha, bersama isteri.

SOREANG, Balebandung.com – Genap yang diusianya yang ke-380 Kabupaten Bandung, Ketua Forum Camat Kabupaten Bandung, Ahmad Rizky Nugraha, mengharapkan akselerasi pemulihan ekonomi di masa pandemi dapat diimplementasikan dengan baik.

Program akselerasi tersebut, dia menambahkan, telah diwadahi oleh pemerintah melalui beberapa program pendidikan dan pelatihan kerja yang akan dilaksanakan oleh beberapa instansi terkait.

“Termasuk program UMKM dan UKM itu merupakan salah satu upaya upaya penanggulangan masalah perekonomian masyarakat,” katanya di Pemkab Bandung, Jum’at (23/4/2021).

Namun untuk memaksimalkan permasalahan tersebut, lanjutnya, masyarakat harus terlebih dahulu sehat. Agar saat diklat kondisinya terbebas dari paparan pandemi sehingga tidak menciptakan kluster baru.

Dia mengingatkan, saat ini Kabupaten Bandung masih dalam kategori Zona Kuning, yang artinya relatif aman. Tapi tidak kemungkinan akan berubah. Dan itu tergantung dari masyarakatnya saat mengikuti atau mematuhi protokol kesehatan yang diinstruksikan pemerintah.

Hal lainnya sebagai penunjang pemulihan ekonomi, dikemukakan dia, dengan penggalian potensi daerah secara maksimal berikut pendampingan modal serta ada bantuan dalam hal pemasarannya.

“Bila hal itu bisa dilaksanakan, kami yakin pertumbuhan ekonomi masyarakat bisa merangkak naik kembali,” ujar dia.

Selain melalui diklat, ia menyebutkan, potensi-potensi daerah atau kecamatan itu kadangkala berbeda. Jadi pada hakekatnya itu sudah menjadi penunjang program pemerintah.

Sementara dari diklat yang diselenggarakan pemerintah, lebih cenderung pada pekerjaan baru, karena berupa pelatihan tata boga, home industri, otomotif, dan elektro. Berbeda dengan kegiatan pemberdayaan potensi alam yang sudah lama dilakukan tapi kurang di bantu untuk pemasarannya.

“Dengan menyeimbangkan potensi daerah dengan hasil pendidikan yang diperoleh, maka masalah perekonomian dan sosial masyarakat bisa cepat tertanggulangi,” pungkasnya. @fattah.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah terhadap mahapatih yang mengubah perkawinan menjadi penaklukan. Perang Bubat sering datang kepada kita dalam kalimat-kalimat pendek. Dalam Carita Parahyangan, ia hanya muncul sebagai jejak singkat: orang-orang berperang di Majapahit. Dalam Pararaton, ia dicatat lebih terang, tetapi tetap ringkas: ada peristiwa Pasunda […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]