Bale Bandung

Urai Kepadatan di Nagreg, Kapolresta Bandung Beri Minuman Gratis ke Pengendara

×

Urai Kepadatan di Nagreg, Kapolresta Bandung Beri Minuman Gratis ke Pengendara

Sebarkan artikel ini

NAGREG, Balebandung.com – Kepadatan kendaraan kembali terjadi di ruas jalan Nagreg menuju Tasik, Ciamis dan Pangandaran Jawa Barat.

Kepadatan kendaraan tersebut terjadi masih adanya para pemudik maupun masyarakat yang akan melaksanakan silaturahmi dan berwisata.

Guna mengantisipasi adanya pemudik yang kelelahan, Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo didampingi Waka Polresta Bandung AKBP Dwi Indra Laksmana dan Kasat Lantas Polresta Bandung Kompol Rislam Harfian melayani para pengendara roda empat.

“Untuk menghilangkan rasa jenuh bagi pengendara yang terjebak macet di sini, kami berikan minuman dingin,”kata Kapolresta Bandung di Pos Pam Cikaledong. Rabu,(4/5/2022).

Pada kesempatan itu, pihaknya juga menawarkan beberapa fasilitas yang ada di Pos Pam Cikaledong.

“Tadi juga kami menawarkan beberapa fasilitas gratis yang ada di Pos Cikaledong ini, seperti mie instan gratis, minuman gratis dan pijat relaksasi gratis,” sebutnya.

Sebelumnya, rombongan menggunakan kendaraan roda dua melakukan pengecekan di sepanjang jalur Cileunyi menuju Cikaledong, Nagreg.

Lebih lanjut dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat yang masih melaksanakan mudik maupun berwisata yang melintasi jalur Nagreg, apabila merasa kelelahan bisa beristirahat di pos-pos yang telah disediakan Polresta Bandung.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – aum awighnam?stu (semoga tiada halangan / semoga selamat) Pupuh DHINGDANG  ndan kawana h sang r narendra haneng wilatika nagari hanma r hayamuruk prabhu subala…maka dikisahkanlah sang Sri Narendra yang berada di negeri Wilwatikta, bernama Sri Hayam Wuruk, raja yang perkasa… *** Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]