Bale Bandung

Banjir Bandang dan Longsor Terjang Kertasari, Muspika Langsung Turun Tangan

×

Banjir Bandang dan Longsor Terjang Kertasari, Muspika Langsung Turun Tangan

Sebarkan artikel ini
Kapolsek Kertasari Iptu Ahmad Nurdin saat mengatur lalulintas di Jalan Kertasari Kabupaten Bandung, Kamis (8/12/2022)./foto arsip pemkab bandung/bbcom/

KERTASARI,balebandung.com – Hujan deras yang mengguyur kawasan Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung pada Kamis (8/12/2022) siang pukul 11.45 WIB, menyebabkan aliran air mengalir deras di ruas jalan di kawasan Kertasari tersebut. Selain dipicu turun hujan dengan curah hujan yang cukup tinggi, juga aliran air atau debit air yang besar yang tidak tertampung drainase dan mengakibatkan air meluap mengalir di ruas jalan.

Berdasarkan informasi di lapangan, aliran air deras yang mengalir di ruas Jalan Kertasari itu menyebabkan satu unit kendaraan roda dua terseret air hingga puluhan meter. Beruntung, pengendara sepeda motor itu selamat.

Sejumlah sumber di lapangan, aliran air mengalir deras di ruas jalan kawasan Kertasari itu sering terjadi berulang kali setiap memasuki musim hujan. Aliran air deras yang mengalir di ruas jalan itu, berasal dari lahan pertanian sayuran yang ada di bagian atas ruas jalan tersebut. Tak jarang pula dampak dari aliran air deras di ruas jalan Kertasari itu, menimbulkan endapan lumpur dan menghambat laju kendaraan.

Camat Kertasari Nardi Sunardi mendapatkan informasi kejadian banjir bandang di wilayah kerjanya itu, langsung gerak cepat dan turun ke lokasi kejadian pada Kamis siang.

“Sebenarnya, ada dua kejadian, yaitu pertama kejadian longsor di belakang Mapolsek Kertasari Kampung Neglasari dan kedua banjir bandang di ruas Jalan Kertasari,” kata Nardi didampingi Kapolsek Kertasari Iptu Ahmad Nurdin di lokasi banjir bandang dan longsor, Kamis siang.

Camat Kertasari mengatakan, di sekitar lokasi longsor itu, sedang ada pengerjaan pelebaran jalan, yaitu membangun TPT (tembok penahan tebing). “Akibat ada pengerjaan TPT itu, akibatnya jadi longsor. Dampaknya, longsor itu ke ruas jalan,” kata Nardi.

Kebetulan, kata Nardi, di lokasi longsor itu ada alat berat back khoe, sehingga saat ini sedang dilakukan pengerjaan menggunakan alat berat tersebut. “Saat ini sedang dibersihkan oleh mesin back khoe,” katanya.

Nardi pun menyebutkan untuk penanganan longsor dan membersihkan endapan lumpur di ruas jalan itu, akses jalan pun untuk sementara ditutup.

“Hal itu untuk memudahkan pengerjaan alat berat back hoe dalam saat membersihkan material tanah atau endapan lumpur di ruas jalan. Hanya setengah jam jalan itu tidak bisa dilalui kendaraan dan saat ini sudah bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Meski, para pengendara harus pelan-pelan dan hati-hati karena masih ada sisa endapan lumpur,” katanya.

Kemudian, imbuh Nardi, aliran deras di ruas Jalan Kertasari itu, setelah turun hujan deras. “Di Kertasari itu, masih banyak warga yang bertani sayuran dengan tidak dibarengi tanaman keras. Akibatnya, air hujan yang jatuh di lahan pertanian itu, mengalir ke ruas jalan,” katanya.

Disaat lahan pertanian sayuran itu tidak menerapkan pola terasering atau sengkedan untuk menahan air hujan, kata Nardi, ditambah kapasitas daya tambung saluran drainase terbatas, sehingga air meluap dan mengalir di ruas jalan raya.

“Hujan deras, aliran airnya ke jalan. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Hanya satu unit motor yang sempat terseret derasnya aliran air di ruas jalan tersebut. Alhamdulillah, pemilik motornya selamat,” katanya.

Nardi menjelaskan, turun hujan deras di wilayah hulu Sungai Citarum Kecamatan Kertasari itu terjadi pukul 11.45 WIB, dan kemudian terjadi banjir bandang atau aliran air deras di ruas jalan sekitar pukul 12.30 hingga pukul 13.00 WIB.  “Turun hujannya cukup deras,” katanya.

Menurut Nardi, karena kejadian serupa terus berulang kali setiap turun hujan deras, pemerintah setempat baik Muspika Kertasari maupun Pemerintahan Desa Cibeureum dan desa-desa lainnya di Kecamatan Kertasari terus memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Terutama masyarakat yang punya lahan atau menggarap di lahan-lahan kritis, yang memang kondisinya rawan, terus kita berikan edukasi kepada mereka untuk menanam pohon keras,” jelas Nardi.

Untuk menanggulangi lahan kritis itu, kata Nardi, sejumlah pihak pada beberapa bulan silam pernah serentak melaksanakan penanaman pohon keras. “Tetapi masyarakat lebih melihat, tanaman pertanian sayuran yang lebih menjanjikan,” katanya.

Camat Kertasari mengatakan setiap terjadi longsor maupun aliran air deras di ruas jalan itu, menimbulkan endapan lumpur. Untuk melakukan upaya pencegahan kejadian serupa, khususnya banjir bandang di ruas jalan Kertasari, pemerintah setempat maupun Muspika Kertasari akan terus memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat sekitar, terkait persoalan lingkungan tersebut.

“Bahwa, dengan adanya dampak kejadian aliran air deras di Jalan Kertasari itu meluas. Mengingat masyarakat secara umum menggunakan akses jalan itu untuk kegiatan atau aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

Nardi mengungkapkan bahwa pihaknya bersama jajaran Muspika Kertasari serta para kepala desa tidak akan bosen memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya dalam upaya atau ikhtiar meminimalisir ancaman banjir bandang di Kecamatan Kertasari.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]