Bale Bandung

Bupati Bandung Launching Bedas Caang Baranang

×

Bupati Bandung Launching Bedas Caang Baranang

Sebarkan artikel ini

PANGALENGAN,balebandung.com – Bupati Bandung Dr. HM. Dadang Supriatna melaksanakan launching Bedas Caang Baranang (Program Masjid dan Kampung Terang) di Kampung Legok Pocong RW 12 Desa Sukamanah, Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung, Minggu 19 Maret 2023.

Pelaksanaan launching Bedas Caang Baranang ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung bersinergi dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bandung. Melalui program Bedas Caang Baranang itu, dengan tema “Caang Imahna, Caang Hatena, Caang Kahirupanna”. Program ini pula sebagai realisasi dalam mewujudkan Limar (listrik mandiri rakyat) untuk meningkatkan ekonomi maupun kesejahteraan masyarakat.

Bupati Bandung pun secara simbolis menyerahkan seperangkat Limar kepada Ujang (44), warga setempat sebagai penerima manfaat bantuan solar cell itu untuk dipasang di rumah yang berhak menerima kegiatan Bedas Caang Baranang tahun 2023. Pada saat itu, Dadang Supriatna langsung menyalakan listrik yang terbuat dari solar cell tersebut. Rumah Ujang pun langsung terlihat caang baranang, dan tidak lagi menggunakan cempor disaat malam hari.

Bupati Dadang Supriatna mengatakan, bahwa pelaksanaan launching Bedas Caang Baranang ini bekerjasama dengan DMI Kabupaten Bandung.

“Pada hari ini, kita bersama DMI mulai launching program Bedas Caang Baranang. Ternyata di Kabupaten Bandung ini masih ada sekitar 3.045 unit rumah yang belum mendapatkan listrik di 16 desa di 6 kecamatan se-Kabupaten Bandung,” jelas Dadang Supriatna.

Bupati Bandung berharap dengan adanya inovasi yang dilakukan DMI Kabupaten Bandung ini, dapat membantu masyarakat sekitar.

“Ini merupakan hasil produksi keluarga besar DMI atau para santri DMI yang ditempatkan di Kabupaten Bandung. Hari ini kita launching dan lihat langsung dari solar cell menghasilkan listrik, dan kemudian disimpan dan otomatis bisa dimanfaatkan untuk penerangan di rumah,” kata Dadang Supriatna.

Menurutnya, solar Clcell yang difasilitasi para santri DMI itu dengan kekuatan bisa selama 10 tahun, dan kalau ada kerusakan dari pihak DMI siap mensuport.

“Disamping itu juga ada program masjid, dari delapan program yang ada di DMI. Diantaranya untuk membantu masjid-masjid untuk pembuatan sertifikasi wakaf masjid dan lain-lainnya. Tetapi yang jelas dalam hal ini, saya sangat mengapresiasi dan bersyukur dan berterima kasih kepada DMI yang sudah melangsungkan kegiatan launching Bedas Caang Baranang ini,” tuturnya.

Dadang Supriatna mengatakan, bahwa program ini merupakan awal yang baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mengingat sebelumnya, sejumlah warga di kampung itu yang saat ini terpasang solar cell menjadi listrik itu menggunakan penerangan dari cempor.

Pada pekan depan, Bupati Bandung berencana mengundang para pengusaha untuk bisa mendorong dan membantu sehingga 3.045 unit rumah yang belum teraliri atau tersambung listrik bisa selesai ditangani tahun 2023 ini.

“Karena tidak dianggarkan di APBD, tapi kita cari dengan CSR-CSR yang ada termasuk perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Bandung,” katanya.

Bupati Bandung pun mengucapkan terima kasih dan langsung memberikan fasilitas solar cell menjadi listrik ini kepada masyarakat yang belum memiliki penerangan.

“Semoga penerangan ini bisa lebih manfaat dan digunakan dengan penuh keberkahan. Tentunya, saya berharap juga dorong doa dari semuanya, semoga kita mampu meningkatkan inovasi-inovasi dan melakukan perbaikan-perbaikan dari semua bidang untuk kemajuan Kabupaten Bandung yang bangkit, edukatif, dinamis, agamis dan sejahtera (Bedas),” katanya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah DMI Kabupaten Bandung KH. Shohibul Ali Fadhil, M.Sq, mengatakan, kegiatan Bedas Caang Baranang ini merupakan awal dari tahapan pelaksanaan program masjid dan kampung terang yang sudah teragendakan berdasarkan hasil rapat kerja daerah PD DMI tahun 2022.

“Program ini merupakan salah satu program unggulan PD DMI Kabupaten Bandung dari 8 program unggulan lainnya selama 5 tahun kedepan, di antaranya digitalisasi data masjid, fasilitasi sertifikasi wakaf masjid, pembentukan dan pengelolan koperasi masjid,” katanya.

Selain itu, kata Shohibul, program revitalisasi kelembagaan masjid, pembentukan masjid ramah anak, masjid berwawasan Bedas, moderasi beragama berbasis masjid serta masjid dan kampung terang.

“Program masjid dan kampung terang ini dilandasi dari keprihatinan kami melihat di beberapa wilayah, masih terdapat sarana masjid maupun kampung yang belum mendapatkan jaringan listrik maupun ketidakmampuan masyarakat untuk mengakses sambungan listrik tersebut,” terang Shohibul.

Ia mengungkapkan setelah diidentifikasi serta diinventarisi warga yang belum mendapatkan jaringan listrik sebanyak kurang lebih 3.045 unit rumah tersebar di 16 desa di 6 kecamatan.

“Solusi yang kami lakukan melalui penyediaan listrik secara mandiri atau Limar (listrik mandiri rakyat) yang diproduksi oleh komunitas masyarakat, sehingga memberikan nilai tambah bagi lingkungan sekitarnya terutama para santri yang di Ponpes maupun para pemuda yang belum mendapatkan pekerjaan,” tuturnya.

Shohibul juga turut mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bandung yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut melalui pendekatan pentahelix. “Dimana keterlibatan swasta/badan usaha yang telah mendukung, sehingga terselenggaranya launching Bedas Caang Baranang ini.

“Semoga cahaya yang diterima dari penerangan Limar ini dapat dimanfaatkan secara maksimal, apalagi menjelang bulan suci Ramadan dapat meningkatkan kekhusyuan amal ibadah di bulan yang mulia ini,” katanya.

Ujang, penerima manfaat bantuan solar cell menjadi listrik hasil produksi para santri DMI Kabupaten Bandung itu, mengaku sudah lima tahun menempati rumah tanpa penerangan listrik. Untuk kebutuhan penerangan, Ujang bersama keluarganya menggunakan penerangan dari cempor. Namun sekarang, Ujang sudah bisa menikmati penerangan listrik di rumahnya setelah dipasang solar cell yang menghasilkan listrik.

“Alhamdulillah, sekarang ini saya bisa mendapatkan perangan listrik. Hatur nuhun Pak Bupati Bandung. Hatur nuhun DMI Kabupaten Bandung,” katanya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]