Bale Bandung

Bupati Bandung Ungkapkan Dampak dari Program Insentif Guru Ngaji

×

Bupati Bandung Ungkapkan Dampak dari Program Insentif Guru Ngaji

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatna bersilaturahmi dengan guru ngaji di Kec Rancaekek Kabupaten Bandung, Selasa (30/5/23) malam. by Diskominfo

RANCAEKEK, Balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menjalin silaturahmi dengan guru ngaji di Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung, Senin (29/5/23) malam. Pertemuan silaturahmi itu difasilitasi pengelola pendidikan SMP-SMK Skye Digipreneur School di Jalan Walini Desa Bojongloa Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung.

“Di Kecamatan Rancaekek ini hampir 800 guru ngaji, sehingga saya sangat senang bisa silaturahmi dengan guru ngaji. Di Kabupaten Bandung yang mencapai sekitar 15.570 guru ngaji. Melalui program guru ngaji itu, Pemerintah Kabupaten Bandung mengeluarkan anggaran Rp 109 miliar, anggaran terbesar se-Indonesia,” kata Bupati Bandung.

Bupati mengatakan melalui program guru ngaji  pemerintah juga turut memberikan pelayanan BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan. Di saat ada guru ngaji, marbot, Ketua RT dan RW, Linmas, kader PKK, maupun tenaga honorer yang meninggal dunia dan  mendapatkan jaminan BPJS Ketenagakerjaan, ahli warisnya mendapatkan santunan Rp 42 juta.

“Selama tahun 2022-2023, setelah program guru ngaji dan pemberian insentif itu digulirkan Pemkab Bandung, kita sudah mengeluarkan santunan untuk ahli waris sebesar Rp 10,5 miliar,” sebut Dadang Supriatna.

Dadang mengatakan Pemkab Bandung menggulirkan program guru ngaji karena ingin memuliakan para ulama. Ia pun menitipkan kepada para guru ngaji untuk mendidik anak-anak yang menjadi generasi penerus bangsa untuk mengaji. “Dengan harapan anak-anak itu berakhlakul karimah dan berkarakter,” ucapnya.

Menurutnya,program guru ngaji  bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Bandung dan program ini pula berdampak pada tingkat penurunan kriminalitas di Kabupaten Bandung.

“Perceraian juga menurun, yang semula pada tahun 2021 sebanyak 10 ribu pasang suami yang mengurus perceraian di Kabupaten Bandung, pada tahun 2022 angka perceraian menurun jadi 8.000 pasangan. Mudah-mudahan pada tahun 2023 tidak ada perceraian,” kata dia.

Menurutnya, perceraian itu ada beberapa penyebab, di antaranya terjadi KDRT (kekerasan dalam rumah tangga), dan persoalan ekonomi.

“Ada juga yang disebabkan karena bank emok, ketika seorang istri pinjam ke bank emok, suaminya tidak tahu, sehingga terjadi persoalan di dalam rumah tangga,” ungkapnya.

Pada silaturahmi ini hadir pula  jajaran Forkopimcam Rancaekek, para kepala desa di Kecamatan Rancaekek dan Kader PKK dan pihak lainnya.

Di hadapan sejumlah unsur, bupati juga mengungkapkan, angka pengangguran di Kabupaten Bandung mengalami penurunan karena adanya pinjaman modal bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan.

Selain itu ada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Bandung dari tahun 2021 sebesar Rp 960 miliar dan tahun 2022 meningkat menjadi sebesar Rp 1,237 triliun, sehingga ada kenaikan sebesar 30 persen.

“Kenapa PAD Kabupaten Bandung naik karena memuliakan ulama dan doa para guru ngaji se-Kabupaten Bandung,” tandasnya.

Dikatakannya, apa yang menjadi program kerjanya merupakan bentuk karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Bandung.

Bupati Bandung menyatakan komitmennya untuk kemajuan masyarakat Kabupaten Bandung. Di sela kegiatan itu, Dadang juga berharap SMP-SMK Skye Digipreneur School dapat mencetak calon para pengusaha muda tidak hanya ada di Rancaekek saja.

“Tapi saya berharap Skye bisa dikembangkan di Pangalengan, Ciwidey, Nagreg dan daerah lainnya di Kabupaten Bandung,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan kepada para orang tua yang memiliki anak sebagai generasi penerus bangsa dan negara, tidak harus berpikir anaknya itu bekerja menjadi PNS atau bekerja di pabrik.

“Tapi bagaimana anak itu menjadi orang sukses. Termasuk menjadi pengusaha. Saya memberikan suport, supaya anak-anak yang belajar di SMP dan SMK Skye Digipreneur School ini tetap semangat dalam belajar. Dan jangan lupa berbuat baik kepada kedua orang tua,” pesan Bupati Bandung. ***

Example 300250

Respon (1)

  1. Ada sebagian guru ngaji di SMPN 1 kutawaringin belum mendapat kan hak nya.malah ada yang dari awal tahun belum menerima.mengadu ke pengurus sekolah nya.jawaban nya tidak memuaskan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

CIMENYAN, balebandung.com – Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Bandung menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak angin puting beliung di Kampung Cibanteng, Desa Mandalamekar, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung yang terjadi pada Senin 11 Mei 2026. Bantuan tersebut disalurkan langsung kepada lebih dari 60 kepala keluarga yang rumah maupun penghidupannya terdampak bencana. Ketua PC Fatayat NU […]

Bale Bandung

balebandung.com – Perang Bubat bukan akhir Kerajaan Sunda. Yang gugur di Lapangan Bubat adalah rombongan kerajaan, bukan negara Sunda-Galuh. Setelah tragedi itu, Sunda-Galuh justru berlanjut di bawah Pangeran Niskala Wastu Kancana, Putra dari Prabu Wangi Linggabuana dan Kerajaan Sunda mencapai kegemilangan baru pada masa Sri Baduga Maharaja atau Prabu Siliwangi. Sebaliknya, Majapahit membawa noda politik […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – aum awighnamastu (semoga tiada halangan / semoga selamat) Pupuh DHINGDANG  ndan kawana h sang r narendra haneng wilatika nagari hanma r hayamuruk prabhu subala…maka dikisahkanlah sang Sri Narendra yang berada di negeri Wilwatikta, bernama Sri Hayam Wuruk, raja yang perkasa… *** Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah terhadap […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]